Home MotoGP Jorge Martin: Saya Tidak bisa Menjanjikan Gelar Dunia!

    Jorge Martin: Saya Tidak bisa Menjanjikan Gelar Dunia!

    Jorge Martin
    Jorge Martin

    RiderTua.com – Dua kali finis di posisi ke-2 di Mugello, tidak cukup bagi Jorge Martin untuk mengkudeta rekan setimnya Marco Bezzecchi dari puncak klasemen. Bezzecchi yang hanya finis ke-4 dalam sprint, kembali membuktikan kehebatannya dalam race utama dan meraih kemenangan di balapan kandangnya. Dengan perolehan 156 poin, kini Martin tertinggal 17 poin dari Bezz..

    “Dua kali finis di posisi ke-2 cukup bagus. Saya balapan dengan baik, tetapi saya tidak punya feel terbaik. Sebaliknya, Marco menjalani hari Minggu yang fantastis dia berhasil meningkatkan levelnya. Ditambah lagi, balapan di Italia memberi motivasi tambahan bagi para pembalap Italia,” ujar Martinator.

    Jorge Martin: Saya Tidak bisa Menjanjikan Gelar Dunia!

    Jorge Martin - Kumo
    Jorge-Martin – Kumo

    Tahun lalu, Jorge Martin melakukan upaya comeback di MotoGP Hungaria setelah pulih dari cedera (crash di Qatar). Rider asal Madrid itu start dari posisi ke-16 di grid dan finis di posisi ke-4 yang sangat mengesankan.

    “Itu memberi saya kepercayaan diri. Meskipun terlihat sulit untuk menyalip di sini, ini balapan yang panjang. Jadi kita punya waktu untuk memperbaiki posisi. Ada satu area yang ingin saya tingkatkan yakni kualifikasi. Tahun lalu, start dari posisi ke-16 bukanlah posisi terbaik. Tapi kalau dari tiga baris terdepan, kita bisa bertarung untuk hasil yang bagus,” jelas Martin.

    Secara fisik, Martin merasa lebih baik dari sebelumnya. “Dibanding Mugello, kondisi fisik saya meningkat. Saya merasa dalam kondisi prima. Ini adalah salah satu momen terbaik dalam karier saya dalam hal kondisi fisik,” ungkapnya, dimana Martin berhasil mencetak rekor top speed selama sesi FP2 di Mugello dengan 368,6 km/jam.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Jorge Martin - Marco Bezzecchi
    Jorge-Martin – Marco-Bezzecchi

    Apakah Aprilia RS-GP cocok dengan sirkuit Balaton Park yang sempit? “Austin adalah trek dengan tikungan yang sangat panjang dan lebar, dan kami cukup kuat disana. Disini situasinya mirip. Namun kami masih punya satu kelemahan, yaitu kemampuan untuk mengubah arah dengan cepat,” jawab rider tim pabrikan Aprilia itu.

    Soal peluang meraih gelar dunia musim ini, Martin menegaskan, “Saya tidak bisa menjanjikan gelar dunia kepada siapa pun, itu mustahil. Yang bisa saya jamin adalah meningkatkan performa saya. Ketika kita terlalu memikirkan gelar dunia, performa kita akan turun. Itulah alasan, mengapa saya fokus pada pengembangan diri sendiri sebagai pembalap.”

    Martin tetap menganggap sang juara bertahan Marc Marquez sebagai favorit di Balaton Park, mengingat juara dunia 9 kali itu mendominasi dan tak terkalahkan tahun lalu. “Marc membuat perbedaan tahun lalu, dia dominan. Dia akan menjadi orang yang harus dikalahkan akhir pekan ini,” tegasnya.

    Jorge Martin - Enea Bastianini
    Jorge-Martin – Enea-Bastianini

    Enea Bastianini mengusulkan bahwa chicane yang membuatnya crash tahun lalu untuk diperbaiki agar tidak terlalu berbahaya. Awalnya Martin terkejut, karena dia belum mendengar berita itu. “Ada beberapa chicane yang memang berisiko jika crash disana. Balaton Park adalah trek dengan aspal yang bagus. Kami pembalap profesional dan bisa mengatasinya,” pungkas Martin.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini