Home MotoGP Toprak Razgatlioglu: Simulasi Balapan Saya Hentikan Karena Terlalu Lambat

    Toprak Razgatlioglu: Simulasi Balapan Saya Hentikan Karena Terlalu Lambat

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    RiderTua.com – Untuk kalian yang rutin mampir ke RiderTua, Toprak Razgatlioglu mengungkapkan bahwa pada sesi pagi dia fokus pada set-up yang berbeda pada tes Buriram hari terakhir. Namun rookie tim Pramac Yamaha itu tidak puas dengan hasilnya,

    “Kami mencoba simulasi balapan, dan saya juga sempat mengikuti Jack (Miller). Tapi saya tidak menyukai set-upnya. Kami punya dua motor dengan set-up yang berbeda. Setelah sekitar 10 lap, saya kembali ke pit karena saya terlalu lambat. Saya bilang, ‘lebih baik masuk pit karena semuanya tidak berjalan dengan baik’,” ungkap Toprak.

    Toprak Razgatlioglu: Simulasi Balapan Saya Hentikan Karena Terlalu Lambat

    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller
    Toprak Razgatlioglu – Jack Miller – Yamaha Pramac

    Pada sesi sore hari, Toprak Razgatlioglu melanjutkan tes dengan ban bekas untuk mencoba mendapatkan feel yang baik pada motornya. Dan hasilnya cukup positif. “Kami menggunakan ban bekas untuk lebih memahami motor dan masih berhasil mencetak waktu lap yang bagus. Saya sendiri juga kaget. Ketika saya melahap banyak lap, saya mulai bisa menyesuaikan diri dan juga mengelola ban dengan lebih baik,” ungkap El Turco.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Toprak mengaku bahwa saat berada di belakang Miller, dia sadar masih banyak yang harus dipelajari. “Saya sering kehilangan waktu di sektor pertama, terutama di Tikungan 1. Saya selalu memasuki tikungan dengan lebih hati-hati karena saya tidak sepenuhnya percaya pada ban depan. Saat pengereman, semuanya baik-baik saja. Tetapi saat motor miring, saya tidak tahu batasnya. Ketika saya melihat Jack langsung berbelok dengan agresif, saya kaget. Saya kira dia akan jatuh, tapi ternyata motornya terus berbelok dengan baik,” jelas juara dunia WSBK 3 kali itu.

    Toprak sangat kesulitan dalam menaklukkan ban Michelin. “Saya masih belajar. Pembalap lain sudah mengenal ban ini dan langsung percaya diri saat berbelok. Saya masih belajar. Bahkan, mungkin saya harus jatuh dulu untuk benar-benar memahami batasnya. Saya belum pernah jatuh, motor masih utuh. Tetapi mungkin saya perlu itu untuk benar-benar memahaminya,” jelas rider berusia 29 tahun itu.

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Saat ini Toprak masih cenderung berhati-hati. “Saat pengereman semuanya baik-baik saja, saya bahkan mengerem sangat keras. Tetapi ketika berbelok, saya tidak mempercayai ban depan seperti halnya pembalap lain. Mereka bisa miring sepenuhnya ke tikungan dan motor terus berbelok. Saya lebih berhati-hati karena saya selalu khawatir roda depan akan selip,” ujar rider asal Turki itu.

    Toprak mendapat dukungan dari pembalap tim pabrikan Yamaha Fabio Quartararo, dimana hal ini diakui sendiri oleh pembalap asal Prancis itu. “Kami ngobrol soal musim ini. Dia bilang kepada saya untuk tidak terburu-buru. Yamaha sedang berkembang dan saya harus beradaptasi selangkah demi selangkah. Dia juga bilang bahwa motor baru ini juga sulit baginya. Dia bilang, ‘tetap tenang, anda tidak perlu memaksakan apa pun’,” ungkap Toprak.

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Meski begitu Toprak mengaku belum puas dengan performanya saat ini. “Saya selalu berpikir tikungan demi tikungan dan berusaha semaksimal mungkin, tetapi catatan waktunya tidak sesuai ekspektasi. Itu bikin saya kecewa. Tapi saya tahu bahwa MotoGP benar-benar berbeda, ban dan motornya benar-benar berbeda. Saya harus beradaptasi, tetapi saya belum sepenuhnya menguasainya terutama dengan ban depan,” jelasnya.

    Meski Toprak kesulitan namun dia merasa nyaman dan mendapat dukungan penuh dari timnya. “Saya sangat senang bekerja dengan tim saya. Semua orang ramah, kami bekerja bersama. Rekan setim saya juga membantu saya setiap hari, setiap sesi. Dia lebih berpengalaman daripada saya, jadi masih banyak yang harus saya pelajari. Saya suka paddock MotoGP. Ketika saya cepat, saya mungkin akan sangat menikmatinya. Saat ini, saya belum menikmatinya. Tapi itu normal,” imbuhnya.

    Namun Toprak ada sedikit kemajuan terutama dalam mengelola ban belakang. “Jika saya tidak melahap lebih dari 15 lap, saya tidak punya masalah dengan spin di lintasan lurus. Saya telah mempelajarinya. Saya mencetak beberapa catatan waktu yang bagus hari ini dengan ban bekas. Tidak seperti Marc (Marquez) atau Pecco (Bagnaia), tetapi bagi saya ini adalah peningkatan. Saya mencatatkan lap terbaik saya dengan ban medium,” ujarnya.

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Toprak melanjutkan, “Saya ingin melakukan simulasi balapan yang panjang, tetapi saya berhenti setelah 10h lap karena motornya tidak terasa sama seperti kemarin. Saya harus terus bekerja. Saya hanya butuh waktu.”

    Toprak hanya menempati posisi ke-21 atau kedua dari belakang pada tes Buriram hari terakhir. Dia hanya unggul dari tes rider Ducati Michele Pirro dan tertinggal 2,104 detik dari waktu terbaik yang dicetak Marco Bezzecchi (Aprilia). Namun 3 pembalap Yamaha lainnya juga tampil kurang memuaskan dalam tes Buriram. Jack Miller berada di posisi ke-16, Quartararo ke-17, dan Alex Rins ke-20.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini