RiderTua.com – Pembaca setia RiderTua, GPONE melaporkan bahwa Alex Marquez akan pindah ke tim pabrikan Red Bull KTM dan masuk dalam daftar kandidat sebagai pengganti Pedro Acosta yang rumornya akan pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo pada 2027.
Pasar pembalap mulai bergejolak bahkan sebelum tes pramusim pertama digelar. Spekulasi pertama datang dari Fabio Quartararo yang dikabarkan akan meninggalkan Yamaha untuk pindah ke Honda. Kemudian Jorge Martin secara mengejutkan justru akan bergabung dengan Yamaha untuk 2027, bukan dengan Honda seperti yang selama ini dikaitkan dengan Juara dunia MotoGP 2024 itu. Dan yang terbaru, Acosta menandatangani kesepakatan dengan tim Ducati Lenovo untuk menggantikan Pecco Bagnaia.
Alex Marquez ke Tim Pabrikan KTM Sebagai Pengganti Pedro Acosta?

Musim 2025 menjadi titik balik bagi Alex. Konsistensinya berbuah manis. Rider berusia 29 tahun itu berhasil menjadi runner-up 2025 sekaligus menjadikannya salah satu pembalap paling kuat di MotoGP. Performa kuatnya diganjar kontrak berkelanjutan dengan Ducati. Dia akan mengendarai Desmosedici spek pabrikan terbaru sama seperti 2 pembalap tim pabrikan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia serta Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 musim ini.

Marc Marquez: Tahun Depan Adik Saya Alex Marquez Menjadi Rival Saya Sejak Awal
Itulah sebabnya, tahun depan Marc akan menganggap adiknya itu sebagai rival bukan…
Namun sayangnya, mimpinya bertandem dengan sang kakak di tim pabrikan Ducati tak lebih dari sekedar angan belaka. Pabrikan asal Borgo Panigale tersebut dikabarkan sudah meneken kontrak dengan Acosta untuk 2027 dan 2028. Dalam konteks ini, tak heran jika Alex terbuka untuk mendapatkan tawaran yang lebih menjanjikan untuk masa depan karir balapnya.

KTM sendiri sudah mengakui bahwa mereka berpotensi kehilangan Acosta. Pembalap berusia 21 tahun itu merupakan salah satu pembalap yang paling diincar di paddock, dan kepergian Acosta akan memaksa KTM untuk bereaksi cepat. Di saat proyek dengan fokus pada mesin 850cc berjalan dan prototipe pertama mereka juga sudah mengaspal, line-up pembalap juga butuh perencanaan.
Tampaknya opsi Alex merupakan alternatif yang masuk akal. Seorang pembalap berpengalaman dengan hasil yang sudah terpampang nyata dan sedang berada di puncak kariernya. Selain itu, potensi restrukturisasi internal dengan rencana perubahan di tim pabrikan dan perpindahan antara Tech3 dan struktur utama, bisa membuat proses masuknya Alex menjadi lebih mudah.

Saat ini, semuanya bergantung pada apa yang akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang. Keputusan Acosta, perpanjangan kontrak para pembalap top, dan efek domino yang ditimbulkannya, akan menentukan jalannya peristiwa. Saat ini, Alex akan tetap fokus pada pekerjaannya bersama tim Gresini Ducati. Bisa jadi, performa kuatnya tanpa disengaja membuatnya berada dalam incaran proyek ambisius KTM.

Penolakan Pedro Acosta Menjadi Pemicu Honda Mengamankan Fabio Quartararo?
Sebelumnya, Motorsport.com melaporkan bahwa Quartararo telah menandatangani kontrak dengan Honda, dan sebagai…






