RiderTua.com – Bro pembaca RiderTua sekalian, update ini cukup menarik, saat presentasi tim Ducati Lenovo untuk 2026, Davide Tardozzi (manajer tim) ditanya terkait Pecco Bagnaia yang tahun lalu mengalami musim terburuk dalam karirnya di MotoGP.
Dia menjelaskan, “Kami banyak berbicara dengan Pecco, karena kami menganalisis secara menyeluruh situasi yang dihadapinya di tahun 2025. Saran pertama kami setelah musim berakhir adalah agar dia menghabiskan waktu bersama istrinya, beristirahat, dan tidak memikirkan musim lalu selama beberapa pekan.”
Davide Tardozzi: Belum Bernegosiasi dengan Pecco Bagnaia, Kami Mengutamakan Kesepakatan dengan Marc Marquez

Tardozzi melanjutkan, “Ketika dia kembali dari liburannya, kami duduk bersama untuk meninjau musim lalu secara detail. Gigi Dall’Igna, Mauro Grassilli, dan saya berbicara dengannya secara ekstensif. Kesimpulannya, saya dapat mengatakan bahwa dia menyadari apa masalahnya. Dia orang yang cerdas. Banyak hal menjadi jelas baginya, misalnya banyak situasi di mana Ducati mendorong ke arah tertentu yang tidak dia mengerti. Hubungan kami yang kuat satu sama lain sangat membantu dalam memahami apa yang salah dan apa yang benar. Kami menatap masa depan dengan penuh optimisme.”

Resmi! Peluncuran Ducati Lenovo Team 2026: Peringatan 100 Tahun Borgo Panigale
Acara peluncuran ini dimulai pukul 17.00 WIB dan menjadi penanda dimulainya persiapan…
Tardozzi menegaskan bahwa tahun ini Ducati akan melakukan segalanya untuk menyesuaikan motor sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhan Bagnaia. “Kami memiliki kapasitas untuk bekerja secara individual untuk setiap pembalap. Tidak benar, seperti yang saya baca bahwa Ducati hanya memenuhi keinginan Marc. Itu sama sekali tidak benar,” tegas mantan pembalap berusia 66 tahun itu.
Tardozzi menambahkan, “Ketika kami membawa suku cadang baru, itu untuk kedua pembalap. Kami tidak pernah membawa hanya satu komponen dan memberikannya hanya kepada satu pembalap. Pada akhirnya, pembalaplah yang memutuskan apakah dia menginginkan komponen baru atau tidak. Pembalap pabrikan punya kesempatan untuk menyesuaikan motornya dengan gaya balapnya. Kami menyediakan hal-hal yang menurut kami bisa membantu. Tetapi keputusan akhir tetap di tangan pembalap, apakah pengembangan baru tersebut dipasang pada motornya atau tidak.”

Bagaimana dengan kelanjutan kontrak Pecco? “Yang paling utama adalah meyakinkan kami bahwa dia adalah Pecco yang sama yang sudah kami kenal dengan baik. Kami belum bernegosiasi dengan Pecco. Kami akan melangkah setahap demi setahap, langkah pertama adalah menyelesaikan kesepakatan dengan Marquez. Setelah dia mengambil keputusan, kami akan berbicara dengan pembalap satunya (Pecco),” pungkas Tardozzi.
Ducati bukannya meningggalkan atau mengesampingkan Pecco yang sudah membawa pabrikan asal Borgo Panigale itu meraih juara dunia MotoGP 2 kali, tapi seperti yang sering dibilang pembalap bahwa ‘bisnis ini kejam’ karena hanya performa di lintasan saja yang menjadi acuan.


Marc Marquez: Beberapa Pembalap Sudah Membuat Keputusan Kontrak Sebelum Balapan Pertama dan Saya Salah Satunya
Tahun lalu Marquez dipromosikan ke tim pabrikan Ducati Lenovo menjadi rekan setim…







Semoga pecco bagniqya bisa iberi kesempatan di kubu Ducati dan semoga pecco bagniqya bisa membuktikan dirinya bisa bersaing dg baik dg marwies bahkan bisa mengalahkan march Marques di motorgp 2026 sehingga di motorgp 2027 pecco bagniqya bisa menjadi kepercayaan penuh dari pihak pengurus Ducati .