RiderTua.com – Halo Bro-Sis RiderTua, Valentino Rossi menjadi buah bibir belakangan ini. Tapi kali ini tidak ada kaitannya dengan dunia balap, melainkan konfliknya dengan sang ayah Graziano Rossi. Pemilik tim VR46 Ducati itu saat ini tengah mengajukan gugatan terhadap pacar ayahnya yang diduga melakukan tindak penyelewengan uang milik sang ayah yang jumlahnya mencapai 200.000 Euro atau Rp 3,5 miliar.
Rossi mengaku bahwa tindakan hukum yang dia tempuh merupakan pilihan terakhirnya untuk melindungi sang ayah. Namun dalam sebuah wawancara Graziano menepis klaim putranya tersebut. Graziano membenarkan bahwa akar masalah terjadi pada 2024 lalu ketika dia dalam kondisi fisik dan emosional yang sangat rapuh.
Terkait Konflik dengan Putranya Valentino Rossi, Graziano Rossi: Itu Uang Saya, Mau Dibuat Apa Itu Hak Saya

Menurut pengakuan Graziano, setelah beberapa kali dirawat di rumah sakit dan menjalani dua kali operasi, putranya Valentino dan beberapa orang terdekatnya memintanya untuk menandatangani sebuah dokumen yang dampaknya tidak dia ketahui. “Mereka bilang bahwa dokumen itu hanya formalitas tanpa ada konsekuensi apapun. Saya mempercayai putra saya lalu menandatanganinya,” ungkap Graziano.
Graziano mengklaim bahwa ternyata di kemudian hari, baru dia ketahui bahwa dokumen tersebut menjadi dasar ditunjuknya Valentino sebagai wali hukumnya. Menurut pengakuan Graziano, sejak saat itu dia merasa seperti dikendalikan di luar kehendaknya.
Graziano juga mengaku bahwa sejak saat itu anak-anaknya tidak pernah mengunjungi atau mendukungnya. Satu-satunya orang yang terus mendampinginya adalah pasangannya saat ini, Ambra Arpino yang rencananya akan dinikahinya sebelum musim panas tahun ini. Menurutnya, gugatan yang diajukan Valentino berkaitan langsung dengan dua hal yakni pencabutan hak perwalian hukum dan pengumuman rencana pernikahannya.

“Saya yakin semua ini berakar dari ketakutan akan berkurangnya ekspektasi tertentu terkait warisan,” tegasnya.
Soal uang yang dipermasalahkan Valentino, Graziano menegaskan bahwa dia berhak mengelola atau mempergunakan hartanya sendiri. “Saya tidak perlu membenarkan diri hanya karena saya membantu membayar sebagian cicilan rumah yang saya tinggali bersama pasangan saya. Saya merasa dikhianati,” imbuhnya dengan nada kecewa.

Valentino Rossi Berseteru dengan Ayahnya: Bawa Kasus Dugaan Penggelapan Pasangan Graziano Ke Meja Hijau
Penyelidikan difokuskan pada dugaan penarikan yang tidak wajar dari rekening bank Graziano…
Pacar Graziano, Arpino sendiri secara tegas membantah telah melakukan tindakan melanggar hukum dan menegaskan bahwa seluruh uang yang diterimanya telah dicatat dengan jelas. Menurut pengakuannya, €100.000 berasal dari dua kali transfer yang dilakukan Graziano sebagai pinjaman tanpa bunga, yang digunakan untuk melunasi cicilan rumahnya. Dan €100.000 lainnya, menurutnya didapat melalui kartu (ATM) yang diberikan oleh Valentino sendiri ketika dia bertindak sebagai pengelola pendamping.

“Setiap pengeluaran bisa dipertanggungjawabkan dan sepenuhnya digunakan untuk kebutuhan pasangan saya dan rumah tangga kami. Saya merasa dipermalukan dan tersinggung atas perlakuan yang saya terima dari keluarganya,” ujar Ambra Arpino.
Proses hukum akan terus berlanjut dan pengadilanlah yang akan menentukan apakah terjadi penyalahgunaan kepercayaan atau tidak. Sementara itu, Graziano akan tetap ‘keukeuh’ dengan pendiriannya dan menegaskan kembali kekecewaannya, “Saya merasa dikhianati, tetapi saya terus berharap kebenaran akan terungkap.”






