RiderTua.com – Halo Sobat RiderTua pecinta otomotif dan balap, Pecco Bagnaia ingin melupakan musim 2025 dimana rider Ducati Lenovo itu kesulitan dengan GP25 miliknya. Di awal musim dia masih bisa meraih podium, tapi keterpurukannya semakin nyata di paruh kedua musim. Di sisi lain, rekan setim barunya yang merupakan juara dunia 8 kali (waktu itu) Marc Marquez justru sangat mendominasi dengan memenangkan 11 grand prix dan 14 sprint serta mengamankan gelar dunia MotoGP 2025 lebih awal di GP Jepang dengan 5 seri tersisa…
Meskipun performa dua pembalap Ducati tersebut bak langit dan bumi, namun hubungan Pecco dan Marc sangat harmonis dan saling respect. “Saya tidak pernah mengklaim bahwa saya berteman dengan semua orang, tetapi saya berhubungan baik dengan semua orang dan tidak pernah memiliki masalah besar di masa lalu. Dengan pembalap yang memiliki karisma khusus seperti Marquez, ada dua kemungkinan. Entah langsung muncul konflik atau kita dengan cepat menemukan cara untuk saling memahami,” ujar Pecco…
Pecco Bagnaia: Marc Marquez Diistimewakan Ducati? Kami Diperlakukan Setara

Francesco Bagnaia menambahkan, “Marc datang dengan pendekatan yang sangat tenang, memahami dinamika tim, dan tahu betapa pentingnya suasana kerja yang positif. Karena itulah kami bisa saling mengenal dengan baik dan hubungan kami juga sangat baik.”
Dalam urusan teknis, Pecco menekankan bahwa Ducati tidak pilih kasih dan bersikap adil kepada 2 pembalapnya. “Tentu saja, di beberapa tim bisa muncul perdebatan jika satu pembalap mendapatkan suku cadang baru sementara yang lain tidak. Namun itu tidak terjadi di Ducati karena kami diperlakukan setara. Jika suatu suku cadang tidak tersedia untuk kedua pembalap, maka tidak ada yang mendapatkannya. Filosofi inilah yang membuat Ducati berkembang dan menjadi tolok ukur selama beberapa tahun terakhir,” tegas juara dunia MotoGP 2 kali itu.

Apakah Ducati secara khusus mengistimewakan Marquez? “Di Honda, Marquez adalah satu-satunya pembalap yang benar-benar dapat memaksimalkan motornya dan itu yang membuat perbedaan besar. Namun Ducati bekerja dengan cara yang berbeda. Di sini, setiap pembalap dapat menempuh ‘jalannya’ sendiri. Tidak ada kewajiban bagi keduanya untuk menggunakan peralatan yang sama. Misalnya, kami pernah menggunakan dua fairing yang berbeda,” jawab Pecco menepis anggapan tersebut.
BTW, tim Ducati Lenovo akan menggelar presentasi tim MotoGP untuk musim 2026, hari ini 19 Januari di Madonna di Campiglio Italia. Kemudian Pecco dan Marquez akan menjalani tes resmi pertama di Sepang pada 3-5 Februari mendatang.







