RiderTua.com – Salam gaspol buat pembaca setia RiderTua, Ertiga mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Memang ini sudah saatnya bagi model LMPV tersebut untuk mendapat penyegaran.
▶Daftar Isi
Ertiga Masih Mendapat Penyegaran di Indonesia?
Sepanjang tahun lalu, Suzuki menghadirkan penyegaran untuk sejumlah mobil SUV yang dijualnya disini, termasuk merilis model baru seperti Fronx. Sementara XL7 mendapat varian terbaru dan Grand Vitara disegarkan, model lainnya seperti Ertiga tidak mendapat penyegaran apapun. Baleno Hatchback sendiri sudah dihentikan penjualannya sejak awal tahun 2025.

Sebelum GJAW 2025, sempat muncul rumor soal Ertiga yang akan mendapat penyegaran, tapi yang dirilis justru penyegaran untuk Grand Vitara. Sebenarnya Suzuki masih punya rencana untuk menghadirkannya, tapi modelnya baru bisa dirilis tahun ini, tepatnya di IIMS 2026. Tentunya informasi tersebut didapat dari sejumlah tenaga penjual.
Disebutkan ubahannya tidak begitu signifikan untuk penyegaran seperti ini, dan pemesanannya bakal dibuka sekitar akhir bulan ini. Memang untuk sekarang belum ada detail lebih lanjut mengenai ubahan untuk Ertiga, apakah nantinya ada penyegaran pada tampilan luar dan dalam hingga penambahan fitur, atau justru berupa minor change. Kalau melihat dari ubahan pada Grand Vitara, ubahannya tidak begitu signifikan, baik dari tampilan maupun fiturnya.

Penjualan Terus Menurun
Tapi jelas penyegaran ini dibutuhkan mengingat penjualan Ertiga yang terus mengalami penurunan sepanjang tahun 2025. Jelas ini sudah menjadi sesuatu yang harus dilakukan kalau mereka tidak ingin LMPV unggulannya ini bernasib serupa dengan Baleno Hatchback awal tahun lalu. Walau tidak seperti Baleno, Ertiga tetap mencatatkan hasil penjualan hingga ribuan unit tahun lalu, bahkan dengan nol pengiriman sejak bulan Mei hingga November.

Ertiga masih mencatatkan hasil penjualan hingga ribuan unit, walau penjualannya ini tidak selaris dulu. Persaingan di pasarnya cukup ketat dengan rival tangguh seperti Avanza hingga Xpander. Belum lagi Veloz HEV dirilis di Indonesia dan menawarkan teknologi full hybrid, sementara Ertiga masih memakai teknologi mild hybrid alias MHEV.
Spesifikasi Suzuki Ertiga (Varian Umum)
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Mesin | 1.5L (1462 cc) K15B, DOHC, VVT |
| Tenaga Maksimal | 103 HP @ 6,000 rpm |
| Torsi Maksimal | 138 Nm @ 4,400 rpm |
| Kapasitas Penumpang | 7 Kursi |
| Transmisi | Manual (MT) & Otomatis (AT) |
| Dimensi (PxLxT) | 4395 mm x 1735 mm x 1690 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 2740 mm |
| Ground Clearance | 180 mm |
| Kapasitas Tangki BBM | 45 Liter |
Fitur & Keamanan
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Platform | HEARTECT (lebih ringan, lebih aman, lebih stabil) |
| Keselamatan | Dual SRS Airbags, ABS, EBD, Brake Assist, Side Impact Beam, Immobilizer Key & Security Alarm, Child-Proof Doorlock |
| Kenyamanan | Kabin luas, jok nyaman, adjuster tinggi kursi pengemudi (Height Adjuster) |






