RiderTua.com – Halo Bro-Sis pembaca RiderTua di mana pun kalian berada, Pablo Nieto selaku manajer tim VR46 merasa ikut tersentil, tatkala pembalapnya Franco Morbidelli kerap dikritik lantaran gaya balapnya yang terbilang agresif yang selalu bikin rivalnya marah. Itulah sebabnya Franky sering berhadapan dengan Steward FIM untuk mempertanggungjawabkan tindakannya.
Yang paling menjadi sorotan musim lalu adalah manuvernya atas Jorge Martin di Catalunya. Setelah menabrak rider Aprilia itu, Franky dijatuhi penalti sekaligus mendapatkan peringkat terakhir dari Steward FIM yang dipimpin oleh Simon Crafar.
βΆDaftar Isi
Pablo Nieto (Tim VR46) Terkait Manuver Agresif Franco Morbidelli: Terkadang Kita Harus Mengambil Risiko di Lap-lap Awal

Di Mandalika, terkait manuver agresifnya Franco Morbidelli mengatakan, “Kita semua tahu saya pembalap yang agresif. Saya akan menyerang kapan pun jika ada kesempatan. Terkadang saya membuat kesalahan, tetapi saya tidak pernah berniat jahat.”
“Tahun ini saya sempat dipanggil ke kantor Simon. Dia banyak berbicara dengan saya. Dia membuat saya memahami bagaimana seharusnya melakukan manuver menyalip terhadap pembalap lain dan bagaimana cara menyalip yang benar di MotoGP,” ujar rider asal Roma Italia itu.
Di lap pembuka GP Portugal, Morbidelli kembali terlibat dalam duel jarak dekat tetapi kali ini dia lolos dari hukuman. Pablo Nieto sedikit membela Morbidelli. Menurutnya ketika pembalap harus start dari belakang tapi punya kecepatan lebih, dia sering ‘dipaksa’ mengambil risiko besar di awal balapan. Dalam kondisi seperti itu, insiden dan kesalahan lebih mudah terjadi.
Pablo Nieto menjelaskan, “Terkadang hal-hal seperti ini bisa terjadi, seperti di Portimao di mana tidak ada penalti. Tetapi kami sudah membicarakannya dengan Race Direction. Terkadang saya bisa memahami tindakan Franky.”

“Karena bayangkan, apa yang terjadi jika kita tidak melakukan kualifikasi dengan baik? Start dari belakang, tetapi sebenarnya kita sedikit lebih cepat. Terkadang kita harus mengambil risiko di lap-lap awal. Dan saya paham bahwa dalam situasi seperti itu, terkadang hal-hal lain bisa terjadi dan kita dapat membuat lebih banyak kesalahan. Jadi memang sulit,” imbuh Pablo.
Menurut Nieto, kunci untuk mengurangi risiko di awal balapan adalah dengan meningkatkan kualifikasi. “Yang harus kita lakukan adalah bekerja keras saat kualifikasi, untuk mencoba start di barisan depan. Dengan cara ini, kita dapat menghilangkan semua risiko ketika kita harus duel di belakang,” tegas putra legenda MotoGP Angel Nieto itu.
Hasil kualifikasi Morbidelli naik turun antara start dari posisi ke-3 hingga ke-17 di grid, dengan rata-rata berada di posisi ke-7.
BTW, Nieto mengaku menyukai format kualifikasi saat ini, di mana 10 pembalap teratas pada pra-kualifikasi Jumat sore dapat langsung lolos ke Kualifikasi 2. Kemudian 2 pembalap teratas dari Kualifikasi 1, juga akan bergabung di Q2.

Nieto mengatakan, “Saya suka format kualifikasi seperti saat ini. Ini sangat bagus karena pada hari Jumat, kita sudah melakukan ‘kualifikasi’. Saya rasa katakanlah 50 % dari akhir pekan, ditentukan pada hari Jumat. Karena jika kita lolos ke Q2, itu berarti mungkin kita dapat bersaing untuk meraih hasil yang bagus.”
“Jika kita keluar dari Q2, jika kita membuat satu kesalahan, ada bendera kuning atau semacamnya, kita keluar. Dan ketika kita keluar dari Q2, akan sulit untuk menjalani balapan yang bagus. Jadi hari Jumat menjadi hari yang benar-benar penting,” pungkasnya.
Tahun lalu, Morbidelli berhasil 2 kali meraih podium. Rider berusia 30 tahun itu menyelesaikan debutnya bersama tim VR46 di peringkat 7 dalam klasemen, sementara rekan setimnya Fabio di Giannantonio yang menunggangi GP25 spek pabrikan terbaru menempati peringkat unggul 31 poin atas Franky yang menggunakan GP24.
Tim VR46 akan melakukan presentasi tim MotoGP untuk 2026 pada hari Rabu (14 Januari).
Jadwal Peluncuran Tim MotoGP Minggu Ini
| Tanggal | Tim | Lokasi | Waktu (WIB) | Pabrikan | Catatan Penting |
|---|---|---|---|---|---|
| 13 Januari | Prima Pramac Racing | Siena | 23.00 WIB | Yamaha | Debut Toprak Razgatlioglu, proyek V4 Yamaha |
| 14 Januari | Pertamina Enduro VR46 | Roma | 17.00 WIB | Ducati | Di Giannantonio pakai GP26 spek pabrikan |
| 15 Januari | Aprilia Racing | Milan | 17.00 WIB | Aprilia | Tahun kedua duet MartinβBezzecchi |






