RiderTua.com – RiderTua readers di rumah, penjualan mobil tahun lalu memang tidak mencapai angka 900 ribu unit, tapi hasilnya sudah melebihi target yang baru. Meskipun dengan banyaknya kompetitor di pasarnya, ada satu merek yang tetap memimpin pasarnya hingga kini.
Penjualan Tahun Lalu Tembus 800 Ribu Unit
Merek tersebut adalah Toyota, dan jelas mereka sudah cukup lama memimpin pasar roda empat di Indonesia. Tahun lalu mereka sukses menjual 250.431 unit mobil secara wholesales, dan ini membuatnya unggul jauh atas kompetitor di pasarnya. Seperti Daihatsu yang hanya menjual 130.677 unit, itupun keduanya menjadi dua merek yang mencatatkan penjualan lebih dari 100 ribu unit.

Sementara Mitsubishi, Suzuki, dan Honda bersaing ketat di posisi 3, 4, dan 5, masing-masing mencatatkan penjualan sebanyak 71.781 unit, 66.345 unit, dan 56.500 ribu unit. Menariknya, BYD berada di posisi keenam dengan 46.711 unit terjual, dan ini membuatnya tidak bisa masuk peringkat lima besar. Meskipun begitu, BYD masih bisa unggul dari kompetitor senegaranya, seperti Chery yang hanya menjual 19.391 unit mobil.
Selanjutnya ada Hyundai yang mencatatkan penjualan sebanyak 19.007 unit, kemudian Wuling dengan hasil mencapai 18.605 unit terjual. Disusul merek lainnya seperti VinFast yang menjual 10.886 unit mobil, Denza 7.474 unit, dan Aion 6.839 unit. Untuk Denza sendiri penjualannya masih disumbangkan oleh satu-satunya mobil yang dijualnya di Indonesia, yaitu MPV listrik D9.

Banyak Rival Baru
Memang sepanjang tahun lalu ada banyak kompetitor baru yang berdatangan ke Indonesia untuk berjualan mobil, dan tidak sedikit ada yang menjual mobil listrik. Toyota sendiri baru menjual dua model, yaitu bZ4X dan Urban Cruiser EV, dengan bZ4X yang sudah dirakit lokal sejak akhir tahun lalu. Dengan ini, mobil listrik yang ditawarkannya bisa dijual dengan harga lebih kompetitif, serta menawarkan lebih banyak pilihan bagi konsumennya.

Tapi secara keseluruhan mereka masih menjadi pemimpin pasar mobil di Indonesia tahun lalu dengan dominasi yang sudah tidak bisa diruntuhkan lagi. Jelas ini sudah membuat kompetitornya cukup kesulitan untuk mengejarnya, walau hanya di pasar mobil bensin dan hybrid saja.






