RiderTua.com – Pembaca setia RiderTua, Apakah ini petunjuk bahwa Marc Marquez akan pakai nomor 1 tahun depan? bukan nomor 93? ada kisah menarik di balik motor yang diujinya di Sirkuit Aspar…
Akhirnya Marc Marquez kembali ‘mengaspal’ di lintasan balap… Juara dunia bertahan MotoGP itu telah menyelesaikan latihannya di lintasan balap setelah melewati masa sulit akibat masalah bahu.. Seperti kita ketahui cedera terakhir Marc terjadi saat GP Indonesia di Mandalika Oktober lalu, ketika terjadi kontak dengan Marco Bezzecchi dan memaksanya langsung naik meja operasi.
Marc Marquez Pakai Nomor 1 Tahun Depan?
Proses pemulihan pembalap asal Cervera ini berjalan tanpa hambatan (mungkin sudah pengalaman dengan cedera berat sebelumnya tahun saat di Honda). Semuanya dilakukan secara bertahap dan terukur atu dikatakan dengan cermat. Latihan pertama, dengan sepeda gunungnya, kemudian di lintasan tanah dengan motocross Ducati, dan sekarang saat yang paling menentukan adalah merasakan panasnya lintasan aspal lagi.

Lokasi latihan yang dipilih adalah Sirkuit Aspar di Valencia. Di sana Marc terlihat menunggangi Ducati Panigale V2. Sensasi berkendaranya tampaknya telah kembali dengan segera, seperti yang dia bagikan sendiri lewat media sosialnya dengan pesan singkat namun jelas: “Kembali ke motor dan perlahan menemukan feeling saya.”
Marc tidak sendirian di sana, ada Michele Pirro, tes rider utama Ducati, ikut bersamanya. Meskipun musim dingin sedang terasa dinginnya, kondisi trek masih memungkinkan untuk melakukan beberapa pekerjaan. Seperti yang Pirro sendiri katakan… “Memang dingin, tetapi lintasannya dalam kondisi baik. Dibandingkan dengan Italia, ini sudah jauh lebih baik….”

Pakai Motor Michele Pirro
Ada detail menarik yang terlihat saat latihan.. Dimana Marc tidak puas hanya dengan menaiki motornya sendiri. Pada satu momen, ia menaiki Panigale V2 milik Pirro, yang memakai nomor 1, untuk menguji pengaturannya dan membandingkannya dengan miliknya sendiri. Ia mencari perbedaan kecil jika ada, nuansa halus, serta hal teknis yang sudah menjadi ciri khas cara kerjanya.
Mengenai pilihan motor, Pirro memiliki alasan yang sangat logis kenapa mereka menggunakan mesin V2 daripada mesin 1000cc di lintasan ini. Ia mengatakan, “Dengan mesin 1000cc kecepatannya bisa sangat tinggi, dan jika terjadi sesuatu, tidak ada cukup ruang untuk keluar dari lintasan (area run-off). Mesin V2 adalah kompromi terbaik antara performa dan keselamatan,” ujarnya..

Dan tampaknya pilihan itu berhasil, karena Pirro melihat bahwa ritme Marc berjalan cukup bagus… “Marc telah banyak berlatih dengan melakukan banyak lap, semuanya berjalan dengan baik. Kami juga sempat melakukan beberapa putaran bersama dan dia sangat menikmati sesi ini…”
Sayangnya, hari itu juga diwarnai kabar buruk. Fermin Aldeguer, yang juga berlatih di sana, mengalami kecelakaan di pagi hari. Dengan aspal yang masih sangat dingin, pembalap asal Murcia itu terjatuh, dan kabar buruknya dia mengalami patah tulang paha…. Pirro menanggapi insiden tersebut… “Kronologinya belum sepenuhnya jelas, tetapi itu adalah kecelakaan yang cukup parah. Kami berharap dia bisa segera pulih secepatnya…”
Sementara suasana di sirkuit Valencia hari itu sangat meriah dan benar-benar seperti minggu balapan MotoGP. Selain mereka, ada Jorge Lorenzo, yang saat ini menjadi pelatih pribadi Maverick Vinales.. Dan Vinales memanfaatkan kesempatan untuk berlatih. Banyak nama besar berkumpul di satu hari ‘biasa’ (bukan event resmi)….
Dan cerita itu belum selesai dimana aksi mereka berlanjut hari Jumat, dan Alex Marquez bergabung ke lintasan bersama kakaknya. Gresini masih harus mengkonfirmasi berapa lama Aldeguer akan absen, tetapi waktu terus berjalan. Tes Sepang dimulai pada 3 Februari, dan waktu kurang dari satu bulan. Pirro, sendiri, telah memperingatkan bahwa mereka masih bekerja keras… “Kami terus bekerja di sini. Motor Marc hampir siap, dan besok akan terlihat benar-benar luar biasa..”






