RiderTua.com – Selamat bergabung kembali di obrolan hangat khas RiderTua, Bro sekalian, Veloz HEV masih mendapat banyak peminat meski sudah hampir dua bulan diluncurkan di Indonesia. Bahkan modelnya sudah dipesan hingga 4 ribu unit selama periode tersebut, dan angkanya akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Kehadiran Veloz HEV di Segmen LMPV
Toyota menghadirkan Veloz HEV sebagai jawabannya untuk menghadirkan mobil ramah lingkungan di segmen low MPV di Indonesia. Meskipun bukan Avanza yang mendapatkan varian hybrid, modelnya tetap disambut baik oleh konsumen dan menjadi sorotan di pameran GJAW 2025. Terakhir mereka sudah mengirimkan hingga 400 unit Veloz HEV ke konsumen yang sudah memesan.

Namun ternyata pemesanannya sudah mencapai 4 ribu unit setelah hampir dua bulan diluncurkan di pasarnya. Jelas ini menjadi hasil yang cukup memuaskan bagi merek asal Jepang tersebut, sebab Veloz HEV masih terbilang baru, tapi modelnya sudah mengantongi banyak pesanan dari konsumen. Walaupun di tengah kondisi pasar roda empat yang tidak menentu sepanjang tahun lalu, modelnya masih mendapat banyak peminat.
Sebelumnya harga pre-booking Veloz HEV yang mencapai Rp 299 juta hanya berlaku sampai akhir tahun lalu. Namun Toyota memperpanjangnya sampai akhir bulan ini mengingat permintaan di pasarnya masih cukup tinggi, terlebih dengan jumlah pemesanan yang mencapai ribuan unit. Mereka akan terus memberikan yang terbaik bagi konsumen yang ingin memesan mobil LMPV hybrid ini.

Bakal Lebih Laris Dari Avanza?
Melihat dari banyaknya pesanan yang didapatnya, mungkin ada yang bertanya apakah Veloz HEV bisa mengungguli kembarannya sendiri, yaitu Avanza. Walau itu cukup sulit untuk terjadi karena Avanza memimpin segmen LMPV di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan dengan persaingan ketat dari rivalnya seperti Mitsubishi Xpander, modelnya masih bisa bertahan di posisi teratas hingga sekarang.

Sejauh ini baik Avanza maupun Veloz sudah menjadi andalannya di segmen low MPV. Walau Veloz terkadang tidak bisa bertahan di peringkat tiga besar dengan banyaknya kompetitor di pasarnya, termasuk melawan kembarannya dari Daihatsu, Xenia.






