RiderTua.com – Bahkan dengan kehadiran model Zenix, Kijang Innova Reborn masih bertahan di Indonesia karena peminat mobil diesel masih cukup tinggi. Namun kembarannya di India harus dihentikan produksinya mulai tahun depan, tapi ini bukan karena peminatnya yang berkurang.
Innova Crysta Diesel Bakal Berhenti Diproduksi
Di India, Kijang Innova Reborn lebih dikenal sebagai Crysta, dan dari tampilannya keduanya tidak jauh berbeda satu sama lain. Terlebih dari mesin diesel yang diusungnya, dan kedua medium MPV ini sama-sama laris terjual di negaranya masing-masing. Bahkan Toyota mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan dari model Reborn, bahkan hampir melampaui penjualan Innova Zenix.

Namun Toyota tidak bisa mempertahankannya lebih lama lagi di India menyusul dengan adanya regulasi penurunan emisi karbon yang lebih ketat disana. Dalam Corporate Average Fuel Economy (CAFE) fase ketiga, kendaraan besar bermesin diesel murni bakal lebih sulit untuk lolos regulasi. Tentunya Innova Crysta menjadi salah satu diantaranya yang terdampak oleh regulasi tersebut, karena modelnya tidak menawarkan varian ramah lingkungan serta memakai rangka ladder frame.
Tapi hal sebaliknya akan memberi keuntungan bagi Innova Hycross alias Innova Zenix, dimana modelnya memakai platform monokok dan menawarkan varian hybrid. Memang dalam CAFE tersebut, mobil ramah lingkungan seperti Hycross bisa diuntungkan karena tidak menghasilkan banyak emisi. Apalagi dengan modelnya yang tetap mendapat banyak peminat oleh konsumen di India.

Kapan Dihentikan?
Meski Toyota tidak menyebut kapan Innova Crysta akan dihentikan produksinya disana, kemungkinan penghentiannya akan dilakukan sekitar kuartal kedua tahun 2027. Jelas ini hanya berdampak pada modelnya di India, sementara di Indonesia Innova Reborn masih tetap dijual seperti biasa. Bahkan Toyota tidak ingin menghentikan penjualan medium MPV unggulannya begitu saja kalau permintaan di pasarnya masih cukup tinggi.

Sejauh ini, penjualan Zenix dan Reborn masih cukup bagus di pasarnya masing-masing. Keduanya bisa saling mengisi pasar medium MPV dengan menawarkan dua model berbeda.
| Spesifikasi Kijang Innova Diesel 2026 | |
|---|---|
| Mesin & Performa | |
| Mesin | 2GD-FTV 4 Silinder In-line, 16 Katup DOHC dengan VNT Intercooler |
| Kapasitas Mesin | 2.393 cc |
| Tenaga Maksimum | 147 hp (149 ps) pada 3.400 rpm |
| Torsi Maksimum | 342 Nm (Manual) / 360 Nm (Otomatis) pada 1.200 – 2.600 rpm |
| Transmisi | Manual 5 percepatan / Otomatis 6 percepatan dengan Sport Sequential Switchmatic |
| Sistem Penggerak | Penggerak roda belakang (2WD) |
| Mode Berkendara | ECO & Power |
| Dimensi & Sasis | |
| Panjang Keseluruhan | 4.735 mm |
| Lebar Keseluruhan | 1.830 mm |
| Tinggi Keseluruhan | 1.795 mm |
| Jarak Poros Roda | 2.750 mm |
| Suspensi Depan | Double Wishbone dengan pegas koil & stabilisator |
| Suspensi Belakang | 4 Link dengan pegas koil & lateral road |
| Rem Depan | Cakram berventilasi |
| Rem Belakang | Drum |
| Fitur | |
| Konektivitas | Sistem telematika T Intouch (tergantung varian) |
| Keselamatan | ABS, airbag, beberapa varian ADAS |
| Kenyamanan | Tempat duduk 7 penumpang, opsi kapten seat varian G ke atas |
| Bahan Bakar | Diesel (Solar), tangki 55 liter, konsumsi ±18 km/liter di jalan raya |





