RiderTua.com – Emilio Alzamora, mantan pembalap (125cc) merupakan ‘penemu’ bakat luar biasa Marc Marquez sekaligus menjadi manajer sejak The Baby Alien berkompetisi di Kejuaraan Dunia. Kini dia menjabat sebagai kepala divisi motorsport di SeventyTwo Agency. Dengan segudang pengalamannya, Alzamora bekerja keras untuk menemukan dan mengembangkan talenta-telenta hebat berikutnya dengan target mengantarkan mereka menjadi the next Marc.
“Ya, targetnya jelas yakni untuk mencapai puncak tertinggi. Kami ingin memberikan struktur dan sumber daya kepada para rider muda ini untuk maju melalui semua tahap pengembangan. Mulai Moto3, Moto2, dan semoga suatu hari nanti berkompetisi di MotoGP. Target kami adalah menemukan juara dunia MotoGP berikutnya,” jelas Alzamora.
Emilio Alzamora: Pembalap Muda Generasi Saat Ini Jauh Lebih Siap Ketimbang Generasi Marc Marquez

Di bawah kepemimpinan Alzamora, agensi ini menerapkan pendampingan kepada para pembalap secara menyeluruh. Fokusnya bukan lagi hasil di lintasan, tapi juga perencanaan karir secara utuh. Pengembangan olahraga dan teknik berjalan beriringan dengan latihan secara profesional, perencanaan balapan yang strategis, serta manajemen atau pengelolaan kontrak dan sponsor.
Selain itu pihak agensi juga membantu citra dan ‘merek’ pribadi pembalap, mengurus semua yang ada hubungannya dengan media dan publik, serta menangani semua komunikasi secara profesional. Tak hanya itu, agensi juga memberikan konsultasi masalah keuangan dan persiapan sejak dini untuk kehidupan pembalap setelah pensiun. Semua ini menjadi pondasi yang bertujuan memberi stabilitas dan ketenangan, agar para pembalap hanya fokus pada perkembangan diri dan prestasi.

Alzamora melihat perubahan signifikan jika dibandingkan antara rider-rider muda generasi saat ini dengan generasi era Marc. “Generasi telah berubah secara dramatis. Rider-rider berusia 13 atau 14 tahun saat ini, jauh lebih siap daripada generasi Marquez atau Alex Rins. Level latihan khususnya, telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Mereka sudah berlatih di lintasan besar dengan motor 600cc dan pada level yang sangat tinggi,” ungkap pria asal Spanyol itu.
Namun seiring dengan kemajuan zaman, tuntutan di luar lintasan juga meningkat. “Saat ini kita hidup di era teknologi, sehingga kami harus memberikan perhatian khusus untuk menanamkan nilai-nilai seperti dedikasi, pengorbanan, dan kemampuan untuk menentukan prioritas agar para pembalap mencapai tujuan mereka. Karena bakat dan teknik saja tidak cukup untuk menembus level tertinggi di dunia,” tegas Alzamora.

Melalui SeventyTwo, Alzamora menciptakan lingkungan profesional yang dirancang untuk mencapai keseimbangan ini. Pengalaman dari era Marquez dipadukan dengan struktur modern dan jaringan internasional. Pencarian ‘The Next Juara Dunia MotoGP’ terus berjalan, dengan seorang ‘arsitek’ yang sudah mengetahui jalan menuju puncak.
Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) dan Guido Pini (Leopard Racing) merupakan 2 pembalap muda yang berhasil mencapai Kejuaraan Dunia Moto3 dengan dukungan SeventyTwo Motorsports.






