RiderTua.com – Dari beberapa model EQ yang dijualnya, EQB masih bertahan hingga kini sebagai salah satu SUV listrik yang dijualnya. Namun baru-baru ini modelnya ditarik di AS setelah ditemukan potensi korsleting yang bisa memicu kebakaran pada mobil.
EQB Kena Recall Akibat Potensi Korsleting
Masalah pada SUV dari Mercedes-Benz ini memang cukup mengkhawatirkan, sebab potensi korsleting ini muncul akibat baterai yang diisi dayanya dalam waktu lama. Kalau diisi hingga lebih dari 80 persen, panas yang muncul bisa berlebihan dan memunculkan peringatan pada panel instrumen mobil. Ini bisa terjadi ketika mobil dikendarai di jalan, bahkan ketika mobil dalam keadaan diparkir sekalipun.

Ada 169 unit EQB tahun 2022-2023 yang kena recall mobil di Amerika Serikat, terdiri dari 100 unit EQB 300 4MATIC, 48 unit EQB 350 4MATIC, dan 21 unit EQB 250. Tentunya model tahun setelahnya sudah dilengkapi dengan baterai yang dipasang cukup kuat, sehingga masalah thermal pada baterai bisa dihindari. Sebelum modelnya diperbaiki, Mercedes-Benz menyarankan pemilik untuk tidak mengisi baterainya hingga 80 persen.
Kalau masalahnya terletak pada baterainya, seharusnya ini bisa disiasati dengan mengganti baterainya saja, tapi untuk EQB bakal dilakukan pembaruan pada perangkat lunaknya. Nampaknya masalah thermal ini lebih mengarah pada software yang dipakai, bukan pada baterai mobil itu sendiri. Sehingga pemilik mobil hanya perlu mendatangi pusat layanan purnajual untuk melakukan pembaruan ini.

Bukan Recall Pertama?
Ternyata ini bukan pertama kalinya Mercedes-Benz melakukan recall mobil listriknya akibat masalah pada baterainya. Sekitar awal tahun 2025, mereka mengumumkan recall mobil serupa di AS dengan masalah serupa, tapi melibatkan hingga 7 ribu unit SUV listriknya, tidak hanya EQB saja. Pencegahannya juga serupa, yaitu tidak boleh mengisi dayanya hingga lebih dari 80 persen sampai dilakukan pembaruan pada software-nya.

Jelas recall mobil listrik ini tidak akan menyebar ke negara lainnya, termasuk di Indonesia, dimana EQB juga dijual disini. Sejauh ini, baru beberapa model EQ yang dijual di Indonesia, dan sebagian besar masih didatangkan langsung dari Jerman.






