RiderTua.com – Setelah tahun 2025 berlalu, hasil penjualan di pasar roda empat di Indonesia masih belum diumumkan, tapi seperti yang diperkirakan, hasilnya bakal tidak sebagus tahun sebelumnya. Bahkan hasil ini bisa menjadi yang terendah dalam 5 tahun terakhir, dengan kurang dari 800 ribu unit yang terjual.
Penjualan di Pasar Mobil Hanya Mencapai 710 Ribu Unit
Memang sudah tidak bisa diragukan lagi kalau hasil penjualan mobil di Indonesia sudah tidak bisa diselamatkan lagi meski dengan sejumlah upaya yang diberikan. Dari pemberian diskon pembelian mobil, pameran otomotif, sampai merilis model baru masih belum cukup untuk meningkatkan penjualannya. Total hanya ada 710.084 unit yang terjual secara wholesales, dan 739.977 unit secara retail hingga November 2025, dimana penjualan retail-nya turun 8,4 persen dari tahun lalu.

Walau ini merupakan total penjualan hingga bulan November, sudah jelas terlihat ada perbedaan cukup besar dari hasil penjualan mobil di tahun sebelumnya. Gaikindo juga sudah memperkirakan kalau penjualan tahun lalu tidak bisa melebihi angka 800 ribu unit, dengan kenaikannya yang tidak begitu signifikan. Dan inilah yang menjadi alasan mengapa mereka harus merevisi target penjualan tahun 2025.
Kondisi ekonomi yang tidak kondusif menjadi penyebab utama penurunan penjualan mobil, dan ini membuat konsumen menunda membeli mobil. Meskipun dengan digelarnya pameran otomotif dan banyak model anyar yang dirilis, itu saja belum cukup untuk meningkatkan penjualannya. Seakan itu menjadi sesuatu yang tidak mungkin untuk dilakukan akibat kondisi pasar yang belum membaik.

Merek Terlaris
Tentunya Toyota yang menjadi merek mobil terlaris di Indonesia kalau melihat dari performa penjualannya selama ini. Kijang Innova masih menjadi mobil terlarisnya, terutama Innova Zenix dan Reborn yang diunggulkannya di segmen medium MPV. Walau demikian, penjualannya mulai dibuntuti oleh BYD Atto 1, dengan hasil penjualan di bulan Oktober dan November sudah mengungguli Kijang Innova.

Jelas mereka tidak bisa lengah begitu saja, apalagi dengan kondisi pasar roda empat yang masih belum memulih sepenuhnya.






