Home MotoGP Fabiano Sterlacchini (Aprilia): Selain Mesin, Sasis, Aerodinamika, dan Elektronik, Pemimpin Proyek MotoGP...

    Fabiano Sterlacchini (Aprilia): Selain Mesin, Sasis, Aerodinamika, dan Elektronik, Pemimpin Proyek MotoGP juga Harus Mampu Mengelola Keuangan

    Fabiano Sterlacchini - Aprilia
    Fabiano Sterlacchini - Aprilia

    RiderTua.com – Siapa sangka, tugas Direktur Teknik Aprilia, Fabiano Sterlacchini, jauh lebih rumit daripada sekadar mengatur Mesin atau Aerodinamika. Sterlacchini menegaskan bahwa seorang pemimpin proyek MotoGP juga harus mahir dalam pengelolaan anggaran (budget) dan memastikan efisiensi biaya… Sterlacchini bahkan menyebut daya ingatnya yang kuat adalahΒ  “warisan dari ibunya!”..”memori yang baik itu” sebagai hadiah genetik atau sifat bawaan dari ibunya… yang pandai mengelola keuangan.. Kemampuan tersebut diwujudkan dalam pengelolaan budget dan harga komponen yang ketat di Aprilia…

    Di mana hal ini dilakukanya untuk menawar dan memvalidasi harga setiap komponen.. Tujuannya tak lain agar uang yang ada bisa dialokasikan untuk pengembangan lain, seperti simulasi aerodinamika dll… Ini membuktikan bahwa keberhasilan di MotoGP tak hanya tentang kecepatan, tetapi juga kecerdasan finansial di belakang layar, bro..

    Setelah 18 tahun bekerja di Ducati dan 3 tahun di KTM, pada 2025 Fabiano Sterlacchini bergabung di Aprilia dan menjabat sebagai Direktur Teknis menggantikan Romano Albesiano yang hengkang ke Honda. Di masa kepemimpinan Sterlacchini, RS-GP berubah menjadi paket tangguh yang musim ini menjadi penantang utama bagi Ducati yang mendominasi.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Aprilia total meraih 4 kemenangan (Marco Bezzecchi 3 kali dan Raul Fernandez 1 kali) dan beberapa podium lainnya musim ini. Pembalapnya dari tim pabrikan MarcoBezz berhasil menempati peringkat 3 dalam klasemen pembalap dan pabrikan asal Noale Italia itu sukses menjadi runner-up dalam klasemen konstruktor di bawah Ducati.

    β–ΆDaftar Isi

    Fabiano Sterlacchini (Aprilia): Selain Mesin, Sasis, Aerodinamika, dan Elektronik, Pemimpin Proyek MotoGP juga Harus Mampu Mengelola Keuangan

    Fabiano Sterlacchini
    Fabiano Sterlacchini

    Dalam sebuah proyek MotoGP terdapat 4 area yang sangat penting yaitu mesin, sasis, aerodinamika, dan elektronik. Area mana yang saat ini memiliki prioritas tertinggi di Aprilia? “Menurutku saat ini aerodinamika memainkan peran yang sangat penting. Tetapi bukan karena aerodinamika lebih penting daripada mesin atau sasis, tetapi karena aerodinamika belum dikembangkan lebih lanjut selama bertahun-tahun. Aerodinamika itu penting, tetapi bukan satu-satunya faktor karena sepeda motor itu seperti sebuah orkestra,” ujar Fabiano Sterlacchini.

    Lebih lanjut insinyur asal Italia itu menjelaskan, “Sebagai contoh, saat melibas tikungan pembalap mulai mengerem menggunakan engine brake. Kemudian motor masuk ke tikungan dalam posisi miring dan pembalap harus meluruskannya kembali saat keluar dari tikungan. Lalu tibalah momen akselerasi, yaitu fase transisi atau peralihan antara engine brake dan traksi. Selama fase ini pembalap harus mengontrol penyaluran tenaga, karena dalam fase ini ada semacam ‘sentakan’ tenaga yang harus benar-benar dia kendalikan.”

    Marco Bezzecchi
    Marco Bezzecchi

    “Saat berakselerasi, pembalap harus membuat ban belakang sedikit selip tetapi motor tidak boleh sampai memantul (pumpen) karena hal tersebut bisa menyebabkan hilangnya traksi. Fase selanjutnya adalah ketika roda depan terancam kehilangan kontak dengan aspal (wheelie). Setiap bagian motor seperti mesin, elektronik, sasis, dan aerodinamika terlibat dalam manuver ini. Agar manuver ini bisa dilakukan secepat dan seefektif mungkin, semua area tersebut harus bekerja secara bersamaan,” imbuh Sterlacchini.

    Apakah salah satu pekerjaan Sterlacchini memastikan ‘harmoni’ antara semua area tersebut? “Tepat sekali, itulah intinya yaitu menciptakan harmoni. Pada akhirnya, menurut saya kita tidak bisa menjadi ‘penemu’ dalam pekerjaan ini, dalam balap khususnya. Tapi baiklah, mari kita asumsikan ada ‘penemu’ tetapi begitu punya ide maka kita harus mensimulasikan, memahami, dan mendesain area tersebut. Area itu harus bekerja dengan baik dan materialnya harus benar-benar terpilih sekaligus hemat biaya,” ungkap Sterlacchini.

    Marco Bezzecchi - Jorge Martin - Aprilia
    Marco Bezzecchi – Jorge Martin – Aprilia

    Biaya? “Ya, karena masalah ini seringkali diabaikan. Beberapa orang membayangkan ini tinggal ‘beli, kerjakan, dan selesai’. Padahal tidak seperti itu, karena kita memiliki anggaran terbatas. Saya menggunakan anggaran ini untuk mendapatkan apa yang saya butuhkan. Jika saya membeli sesuatu yang mungkin berharga €1.000 (kira-kira Rp17 jutaan) dan saya membayar €10.000 (sekitar Rp170 jutaan) untuk itu, maka saya telah mengambil €9.000 (kurang lebih Rp150 jutaan) dari kebutuhan yang lain. Dengan €9.000 itu, saya mungkin dapat membeli daya komputasi dan menjalankan simulasi aerodinamika lebih cepat,” jelas Sterlacchini.

    Sterlacchini menambahkan, “Oleh karena itu, kemampuan saya terutama dalam posisi saya sebagai direktur teknik adalahmenetapkan prioritas dan memutuskan bagaimana seluruh sistem di perusahaan harus berfungsi. Selain sasis, elektronik, mesin, dan aerodinamika, ada area lain yang sangat penting yaitu departemen pembelian (purchasing). Sebab terkadang terjadi, misalnya sebuah roda gigi (gear) harganya satu atau dua. Jika purchasing memilih komponen yang harganya dua, maka saya akan mengurangi anggaran untuk kebutuhan lain, misalnya saya akan mengurangi kapasitas komputasi.”

    Apakah Sterlacchini juga harus melakukan pekerjaan ini? “Tidak, itu bukan tanggung jawab saya. Di perusahaan kami, ada orang yang ditunjuk sebagai penghubung bernama Giuseppe Guarino yang bertanggung jawab langsung kepada Massimo Rivola. Tetapi kami bekerja sama sangat erat, berdampingan, karena dia mengelola prosesnya,” jawabnya.

    “Namun untuk memutuskan apakah lebih baik memilih satu supliyer daripada yang lain, dia membutuhkan dukungan teknis. Oleh karena itu, saya beserta semua karyawan yang berada di bawah saya dan semua kepala departemen bersama-sama memutuskan dengan purchasing ke mana arah kami, bagaimana kami akan melanjutkan, dan mencoba memahami bagaimana kami dapat memanfaatkan sumber daya kami sebaik mungkin.”

    Mengingat pengalaman Sterlacchini selama bertahun-tahun di dunia balap, ini artinya dia cukup mumpuni dalam menangani hal ini. “Harus saya akui bahwa daya ingat saya sangat baik dimana hal ini saya warisi dari ibu saya. Jadi, jika ada yang bertanya suku cadang motor apa pun dan menanyakan harganya, saya dapat menjawabnya. Dikombinasikan dengan pengalaman saya sebelumnya, ketika purchasing menerima penawaran, saya dapat langsung mengatakan, ‘menurut saya, itu terlalu mahal di atas harga pasar’. Dan mungkin kita akan mencari pemasok lain,” jawab Sterlacchini.

    Fabiano Sterlacchini
    Fabiano Sterlacchini

    Tak disangka, seorang insinyur yang memimpin proyek MotoGP juga mampu menangani keuangan. “Aspek penting lainnya adalah seluruh logistik yang terlibat. Kita memindahkan banyak material. Misalnya, jika kita memiliki sejumlah besar fairing yang diproduksi untuk memastikan kita memiliki suku cadang jika terjadi lebih banyak kecelakaan dari biasanya, dan kemudian ternyata kita perlu mengajukan persetujuan tipe baru. Apa yang terjadi selanjutnya? Membuang yang sudah kita miliki,” pungkas Fabiano Sterlacchini.

    Ternyata Begono..

    Kalau ditarik garis besarnya, omongan Fabiano Sterlacchini ini kayak membuka mata banyak orang, broo… Ternyata di MotoGP era sekarang, urusan menang kalah nggak melulu soal mesin paling kencang, sasis paling mantap, aero paling ribet, atau elektronik paling pinter. Ada satu peran baru yang diam-diam krusial: Direktur Teknik yang juga harus jago ngatur duit. Setiap euro harus kena sasaran, tiap komponen harus benar-benar worth it. Salah beli part, salah prioritas, bisa langsung kepleset. Jadi ya wajar kalau sekarang MotoGP bukan cuma adu kencang di trek, tapi juga adu otak dan strategi finansial di balik garasi…

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini