Home MotoGP Pedro Acosta: 2 Pembalap Ini Berjasa Menjadikan Saya pembalap Seperti Sekarang Ini

    Pedro Acosta: 2 Pembalap Ini Berjasa Menjadikan Saya pembalap Seperti Sekarang Ini

    Pedro Acosta
    Pedro Acosta

    RiderTua.com –  Bro sekalian… Pedro Acosta ‘Si Hiu Mazarrón’ ini kembali mencuri perhatian di MotoGP setelah menjalani musim keduanya di kelas premier bersama tim pabrikan KTM…. Pembalap asal Spanyol itu dikenal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan sejak naik dari kelas menegah Moto2, dan performanya sejauh ini menunjukkan bahwa status tersebut bukan sekadar label…

    Pedro Acosta memuji rekan setimnya di tim resmi KTM MotoGP, Brad Binder, karena telah membantunya… “Dia yang membentuk saya menjadi pembalap seperti sekarang ini..” mengacu setelah tahun keduanya di kelas utama…

    Pembalap Spanyol ini telah berulang kali menarik perhatian sejak naik ke MotoGP tahun lalu bersama KTM… Sejak debutnya di MotoGP, Acosta tampil konsisten dan agresif. Meskipun begitu dalam dua musim berlaga, ia sudah mengoleksi 10 podium balapan utama, yang kurang adalah kemenangan, yang hingga akhir musim ini masih belum berhasil diraihnya…

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Daftar Isi

    Pedro Acosta dan Sosok Penting di Balik Perkembangannya di MotoGP

    Namun demikian, kontribusinya bagi KTM sangat terasa… terutama di musim yang berjalan pasang-surut bagi pabrikan Austria tersebut. Di musim yang penuh masalah bagi KTM, Acosta paling bersinar untuk pabrikan Austria tersebut… setelah menyelesaikan musim di peringkat 4 dunia..dia pantas menjadi ujung tombak dan pembalap masa depan pabrikan Austria itu.. Faktanya dia unggul 152 poin dari rekan setimnya Brad Binder…!!

    Binder sendiri sudah bisa dibilang sebagai sosok senior di kubu KTM. Pembalap asal Afrika Selatan itu mencatatkan rekor penting bagi KTM pada musim 2020, Dialah yang mempersembahkan kemenangan pertama untuk KTM di kelas MotoGP… Meski tahun 2025 inni berjalan cukup berat baginyaa… peran Binder di dalam tim masih terasa cukup besar, terutama dalam membantu pembelajaran Acosta..

    Pedro Acosta - Brad Binder
    Pedro Acosta – Brad Binder

    Dalam proses adaptasinya di MotoGP, Acosta banyak menyerap pelajaran dari lingkungan KTM yang sebenarnya sudah sangat familiar baginya sejak masih berlaga di Moto3. Keterikatan jangka panjang dengan proyek KTM membuatnya lebih cepat menyatu dengan motor, tim, dan cara kerja di kelas premier.

    Pengalaman Binder yang lebih lama, apalagi saat dia tampil lebih cepat pada musim sebelumnya, menjadi salah satu faktor penting yang membentuk gaya balap dan mental Acosta seperti sekarang ini…. Peran Binder adalah memberi contoh nyata bagi junironya itu bagiamana menghadapi tekanan, membaca balapan, dan bertahan di kelas para raja yang tak kenal ampun ini bro…. “Brad Binder banyak mengajari saya tahun lalu karena dia lebih cepat dari saya… Ini membantu menjadikan saya pembalap seperti sekarang ini,” tambahnya..

    Selain Brad Binder, Acosta juga mendapat ‘wejangan’ dari Dani Pedrosa. Kehadiran Pedrosa sebagai test rider KTM memberikan perspektif berbeda dalam memahami balapan…. “Saya mendapat inspirasi dari Daniel Pedrosa,” katanya.

    Dani Pedrosa - Pedro Acosta
    Dani Pedrosa – Pedro Acosta

    Dengan pengalaman segudangnya, termasuk sebagai salah satu pembalap yang mencicipi balapan era mesin dua-tak, Dani sering terlihat membimbing Acosta ….. “Dia punya banyak pengalaman, Dia adalah salah satu pembalap terakhir yang mengendarai motor dua tak… Jadi saya pikir dia memungkinkan saya untuk melihat balapan secara berbeda… Kami sering berbicara,” ujar pembalap Spanyol itu, dimana komunikasi yang intens antara dia dan Pedrosa menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran tersebut… Mirip guru & murid lah broo… Wong selisih umur mereka adalah 18 tahun, 7 bulan, dan 26 hari..hehe (mode hitung umur sampai njlimet)..Atau dengan kata lain, Dani Pedrosa atau hampir 19 tahun lebih tua dari Pedro Acosta..!!

    Tahun 2025 ini menjadi tahun pertama Acosta memperkuat tim resmi KTM setelah sebelumnya di tim satelit Tech3. Tapii.. perpindahan tersebut tak membawa perubahan besar dalam gaya balapanya.. karena tahun sebelumnya ia sudah memakai motor yang sama dengan pembalap pabrikan… Fokus Acosta tetap sama, yakni berkembang secara bertahap tanpa mengubah jati diri balapnya secara drastis…!

    Fokus utama Acosta justru terletak pada penguatan mental, terutama dalam menghadapi situasi sulit selama balapan. Upaya untuk naik satu level, baik dari sisi konsistensi maupun ketenangan, menjadi target utama sepanjang musim. “Tahun lalu, saya sudah memiliki spek motor yang sama dengan tim pabrikan,” ujarnya…

    Dari hasil yang diraih, langkah tersebut dinilai berhasil dan menjadi fondasi penting untuk perjalanan Acosta di MotoGP ke depan… “Saya melatih mentalitas saya selama musim berjalan untuk meningkatkan performa di saat-saat sulit. Saya perlu melangkah maju, dan saya pikir kami telah mencapainya,” pungkasnya..

    Red Bull KTM - Pedro Acosta - Brad Binder - Enea Bastianini - Maverick Vinales-2
    Red Bull KTM – Pedro Acosta – Brad Binder – Enea Bastianini – Maverick Vinales

    Acosta dan Proses Menjadi Pembalap Utuh

    Perjalanan Pedro Acosta di MotoGP sejauh ini menunjukkan bahwa bakat besar saja tidak cukup tanpa proses belajar yang tepat…. Lingkungan KTM, sosok Brad Binder, hingga peran Dani Pedrosa menjadi bagian penting dalam membentuknya sebagai pembalap yang lebih matang, bukan hanya cepat..!

    Tanpa banyak drama, Acosta memilih menyerap pengalaman, memperbaiki mental, dan menyiapkan langkah berikutnya dengan tenang… Jika proses ini terus berlanjut, bukan tak mungkin kemenangan pertama hanyalah soal waktu..dan MotoGP akan segera melihat versi terbaik dari Pedro Acosta…gasss…!!

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini