RiderTua.com – Bos balap Ducati Gigi Dall’Igna adalah insinyur jenius di balik Desmosedici, yang dipandang sebagai pionir di bidang aerodinamika. Masa kepemimpinannya selama 10 tahun telah membawa pabrikan asal Borgo Panigale itu ke puncak olahraga ini. Dan GP24 diperkirakan akan membuat kemajuan lebih jauh dengan aeronya, di mana terobosan baru aero ini akan debut pada tes Sepang. Siap-siap tim lawan memprotes temuan Ducati, karena terlalu canggih, seperti yang sudah-sudah kan begono.. 😁Ketika diminta untuk menunjukkan dengan tepat area di MotoGP modern yang masih memiliki banyak hal untuk perbaikan, Dall’Igna menegaskan bahwa bidang keahliannya masih memiliki potensi yang belum dimanfaatkan.
Gigi Dall’Igna : Aerodinamika Masih Merupakan Ilmu Baru yang Diterapkan Pada Motor
Aerodinamika Ducati – Aero WingletInsinyur asal Italia itu mengungkapkan, “Dalam beberapa hal, aerodinamika masih merupakan ilmu baru yang baru-baru ini diterapkan pada motor. Ada beberapa ide inovatif, bukan hanya ide kami namun secara umum, yang dapat membuat motor semakin maju.”Perkembangan Ducati akan mengalami perubahan yang menarik tahun ini karena adanya aturan konsesi yang baru. Sebagai tim yang mendominasi musim lalu (dan kemungkinan besar akan kembali menjadi yang terdepan ketika musim 2024 dimulai), Jika mengikuti aturan konsesi yang baru, Ducati ‘lebih dilarang’ dibandingkan rivalnya. Namun mereka tetap diuntungkan karena memiliki jumlah motor dua kali lipat dibandingkan KTM, Aprilia, atau Honda.“Namun, peluang pengembangan kita akan lebih sedikit. Karena tes diperlukan untuk mengembangkan sebuah proyek. Pada saat balapan akhir pekan, pada kenyataannya sulit untuk melaksanakan program pengembangan. Pada tahun 2024, tim penguji kami akan lebih sedikit turun ke trek dan ini akan menjadi batasan penting,” jelas Dall’Igna.Dengan masuknya Marc Marquez ke Ducati di tim Gresini, manajemen pembalap dan mengatur strategi di paddock mungkin juga menjadi pekerjaan penting bagi Ducati musim ini.Insinyur berusia 59 tahun itu mengatakan, “Kami akan membiarkan pembalap bebas melakukan yang terbaik yang mereka bisa, sambil tetap mencoba membagikan data yang kami miliki. Saya yakin ini bisa menjadi nilai tambah, tidak hanya bagi para teknisi tapi juga bagi para pembalap.”Tes pascamusim di Valencia menjadi kesempatan pertama bagi Ducati untuk melihat data yang diberikan Marc Marquez. “Seperti semua pembalap, Marquez memiliki poin kuat dan poin yang masih harus ditingkatkan. Hanya ada satu tes, menurut saya Marc bisa melakukan lebih baik, jadi saya akan memberikan jawabannya nanti,” pungkas Gigi Dall’Igna.
RiderTua.com - Jadi varian terbaru, Bajaj Pulsar N160 SS 2026 meluncur di pasar asalnya dengan banyak ubahan di jeroan dan teknologinya, ia menjadi tipe...
RiderTua.com - Kawasaki Z1100 SE dan Honda CB1000 Hornet SP sama-sama merupakan naked bike berperforma tinggi yang menggunakan mesin empat silinder. Kawasaki menawarkan kapasitas...
RiderTua.com - Motor sport naked kelas atas model terbaru Kawasaki Z1100 SE 2026 yang diluncurkan dengan penyesuaian mesin dan ini tipe paling mewahnya. Tentu,...
RiderTua.com - Di pasar China, Honda NS125GU dan Suzuki UY125 sama-sama menyasar pengguna yang membutuhkan skutik 125cc yang ringan, praktis, dan ekonomis untuk mobilitas...
RiderTua.com - Sundiro Honda meluncurkan kembali model skutik praktisnya yang bernama Honda NS125GU 2027 di China dengan harga yang masih terjangkau dan bobot ringan....