RiderTua.com – Bro-Sis RiderTua lovers, pada pertengahan 2024 lalu, Davide Tardozzi sempat terjebak dalam pertanyaan media soal siapa rekan setim baru Pecco Bagnaia. Dan dia pun membocorkan line-up pembalapnya sebelum pengumuman resmi. Kini, Tardozzi tidak mau membuat kesalahan yang sama. Kala ditanya terkait masa depan Pecco untuk 2027, dia ngeles. Bahkan saat media mendesak dengan mengajukan pertanyaan jebakan, manajer tim Ducati Lenovo itu dengan lihai menghindarinya…
Namun ketika ditanya soal tes Buriram, Mbah Tardozzi dengan antusias menjawab, “Kami cukup puas karena kami telah mengkonfirmasi banyak elemen dan suku cadang yang sebelumnya dipilih para pembalap di Sepang. Di sini kami memvalidasi grip motor dengan komponen-komponen tersebut, dan kami senang dengan hasilnya. Yang menjadi fokus kami adalah aerodinamika, sasis, dan suspensi belakang. Dan kini semuanya sudah dikonfirmasi dan siap digunakan untuk memulai musim.”
Davide Tardozzi: Kami Tidak Ingin Mengatakan Apa Pun Karena Pecco-lah yang Berhak untuk Membuat Pengumuman

Juara bertahan Marc Marquez 3 kali crash di tes Buriram. Bagaimana kondisinya saat ini? “Saya rasa itu tidak berdampak besar. Marc mengalami beberapa crash, tetapi itu tidak memengaruhi performanya. Kita tahu bahwa Marc Marquez akan menjadi salah satu kandidat juara dunia dan pemenang balapan. Tetapi apa pun yang terjadi, siapa pun yang menang di sini belum tentu menjadi juara dunia. Itu sudah pasti. Musim ini sangat panjang dan prioritas utamanya adalah mencetak poin,” jawab Davide Tardozzi.
Tardozzi mengaku sangat senang dengan kebangkitan Pecco Bagnaia. Setelah menjalani musim yang sulit pada 2025, juara dunia 2 kali itu menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya selama tes pramusim. “Secara keseluruhan, pramusim berjalan sangat baik. Kami benar-benar puas. Dan tentu saja, kami sangat senang melihat Pecco kembali ke performa terbaiknya. Sepertinya dia juga akan menjadi salah satu kandidat juara dunia dan pemenang, bahkan di Thailand nanti,” ungkap manajer berusia 66 tahun itu.

Bagaimana dengan masa depan Pecco di tim Ducati Lenovo? Mengingat beberapa hari yang lalu, rider Italia itu mengatakan bahwa sudah membuat keputusan dan akan mengumumkannya kelanjutan karirnya dalam beberapa hari kedepan. “Kita lihat saja. Itu tergantung padanya. Kita harus menunggu. Kami tidak ingin mengatakan apa pun tentang itu, karena Pecco-lah yang berhak untuk membuat pengumuman,” pungkasnya.
Tardozzi tak mau statementnya ditafsirkan macam-macam. Ducati tidak akan bergerak sampai Pecco berbicara sendiri. Di satu sisi, ini menegaskan bahwa perpisahan antara kedua pihak tampaknya sudah pasti terjadi. Tapi di sisi lain, kemungkinan besar belum ada kesepakatan yang diteken terkait siapa yang menjadi calon rekan setim Marc Marquez di tim pabrikan. Sekali lagi, semua butuh waktu.

Dari pernyataan Tardozzi tersebut juga menyiratkan bahwa Ducati tak mau dianggap membuang Pecco yang sudah mempersembahkan 2 gelar dunia untuk mereka, setelah puasa gelar selama 15 tahun. Pembalap Ducati terakhir yang berhasil meraih juara dunia adalah Casey Stoner pada 2007 silam.
BTW, raungan motor MotoGP akan kembali menggelegar di lintasan akhir pekan ini. Para pembalap akan menunjukkan performa terbaiknya musim ini, agar bisa mengamankan tempatnya di MotoGP, mengingat kontrak kebanyakan pembalap habis akhir tahun ini. GP Thailand akan menjadi balapan pembuka musim 2026.








