RiderTua.com – Bro sekalian pembaca RiderTua, ada cerita menarik hari ini, disebutkan akan ada mobil pikap bermesin plug-in hybrid (PHEV) yang diklaim sebagai yang pertama di dunia. Tapi modelnya akan dihadirkan oleh merek otomotif ternama dari China.
Mobil Pikap Terbaru yang akan Menantang Toyota Hilux
Merek tersebut tidak lain adalah Chery, dan mungkin ini terdengar cukup mengejutkan karena mereka selalu menjual mobil SUV. Apalagi kalau melihat dari mobil pikap yang dijual sejauh ini di pasar global, rival senegaranya, BYD sudah menjualnya lebih dulu melalui Shark 6. Memang modelnya sempat dijual di sejumlah kawasan seperti Amerika hingga Oseania, tapi belum dijual di negara seperti Indonesia.

Tapi ini tidak membuat Chery gentar untuk menghadirkan model serupa, dan mereka sudah menyiapkan model prototype KP31 di Australia. Meski sebagai pikap yang punya desain gagah, ada kesan retro dari lampu utamanya yang berbentuk bulat. Dari siluetnya, mungkin ada yang mengira model ini sebagai Jeep Gladiator, hanya saja dengan desain lebih aerodinamis.
Kemudian logo Chery pada grille depannya dibuat menyala agar terlihat lebih menarik, serta ban BF Goodrich AT yang didesain untuk melahap medan off-road. Seperti Shark 6, KP31 dibekali dengan mesin PHEV, hanya saja tidak memakai mesin bensin biasa, melainkan mesin diesel. Bisa dikatakan mesin diesel plug-in hybrid ini akan menjadi sesuatu yang baru bagi pasar pikap double cabin, karena kompetitornya belum menawarkan varian ini.

Ada Varian Bensin PHEV?
Mesin diesel 2.500 cc turbo yang diusungnya ini dipadu dengan teknologi PHEV, sehingga mobil bisa irit bahan bakar hingga 10 persen. Selain itu, mobil bisa menahan getaran mesin sebesar 30 persen dengan teknologi ramah lingkungannya, dan punya efisiensi termahl hingga 47 persen. Sehingga Chery bisa menghasilkan mobil PHEV diesel yang lebih hemat bahan bakar tapi tetap nyaman dikendarai dimana saja.

Disebutkan versi produksi massalnya akan diluncurkan sekitar kuartal keempat atau Q4 tahun ini di Australia. Mereka juga akan menyediakan varian PHEV bermesin bensin, meski dirilis tahun depan.







