RiderTua.com – Langsung aja ya Bro, ada berita hangat buat pembaca RiderTua. Pedro Acosta terlihat menahan diri untuk tidak mengejar waktu tercepat selama hari pertama tes Buriram, meski melahap total 76 lap. Hal ini bisa dilihat dari catatan waktunya yang tidak meningkat. Pada akhirnya dia hanya menempati posisi ke-14 tertinggal 0,588 detik dari waktu tercepat yang dicetak Alex Marquez (Gresini Ducati). Padahal di sesi pagi hari, rider Red Bull KTM itu berada di posisi ke-6 tertinggal 0,27 detik di belakang pembalap tercepat Pecco Bagnaia (Ducati)..
Namun sebagai perbandingan, pada tes Buriram tahun lalu Acosta mencatatkan waktu 1:29.9 menit dan menempatkannya di posisi ke-4. Tapi tahun ini, catatan waktunya meningkat menjadi 1:29.8 menit tapi hanya mampu berada di posisi ke-14. Ini artinya, tingkat persaingan di MotoGP pada musim 2026 semakin ketat. Selain itu, tahun lalu rider asal Murcia Spanyol itu tampil agresif dalam tes, tapi kali ini dia terlihat lebih kalem.
Pedro Acosta: Kami Sudah Meningkat, Tapi untuk Meraih Kemenangan Masih Harus Meningkatkan Performa Secara Signifikan

Pedro Acosta menjelaskan, “Sepertinya hari ini tidak banyak pembalap yang benar-benar fokus pada pace dalam banyak lap. Saya sendiri tidak melakukan hal lain selain itu. Kami memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan 2025. Kami melakukan banyak hal supaya tidak lagi mengalami masalah keausan ban saat balapan. Simulasi sprint di hari pertama berjalan cukup baik, saya cukup senang. Dalam 2 hingga 3 lap pertama kami kekurangan grip penuh, tetapi setelah itu bannya bertahan cukup lama. Dengan itu, kami bisa selangkah lebih maju dibanding tahun lalu.”
Namun Acosta juga mengkofirmasi bahwa masih ada kelemahan yang harus diperbaiki. “Saya belum tahu di mana posisi kami dalam satu lap kualifikasi, dan hal itu ingin saya pahami selama pengetesan ini. Kami berencana melakukan simulasi balapan penuh untuk tes hari kedua, dan jika memungkinkan juga melakukan time attack. Akan sangat bagus jika saya bisa sedikit mengukur kemampuan diri di lintasan melawan pembalap lain,” jelas juara dunia Moto3 2021 dan juara dunia Moto2 2023 itu.

Acosta menambahkan, “Menurut saya Ducati tidak hanya masih dominan, tetapi mungkin sedikit lebih unggul dari yang lain. Dan Aprilia sudah benar-benar bangkit. Mereka melanjutkan performa apik dari akhir tahun lalu dengan beberapa pembalapnya. Tentu saja kami juga meningkat, tetapi kenyataannya untuk meraih kemenangan kami masih harus meningkatkan performa secara signifikan.”
Usai tes Buriram akan dilanjutkan balapan pembuka musim di trek yang sama pada 27 Februari hingga 1 Maret mendatang.









