RiderTua.com – Salam satu aspal buat pembaca setia RiderTua sekalian. Debut Miguel Oliveira dengan BMW di Superbike tidak berjalan baik. Rider asal Portugal itu hanya menempati posisi ke-10 dalam time sheet gabungan pada hari Jumat di WSBK Phillip Island. Dia tertinggal 1,193 detik dari pembalap tercepat Nicolo Bulega (Aruba.it Ducati).
“Hari yang sangat biasa, tidak baik atau buruk. Saya cukup dekat dengan 5 besar, tetapi sulit untuk menemukan ritme. Dengan ban belakang medium, saya tidak punya grip mulai dari awal hingga akhir. Kami kesulitan menemukan sedikit traksi untuk keluar dari tikungan. Jelas sekali suhu panas berpengaruh, tetapi saya sama sekali tidak punya potensi untuk melaju cepat. Rasanya sangat aneh dan bikin frustrasi. Mungkin itu karena bannya atau kondisi lintasannya. Kami harus mencari tahu sebelum hari Sabtu,” jelas Oliveira.
Miguel Oliveira: Sangat Aneh dan Bikin Frustrasi, Mungkin Karena Ban atau Kondisi Lintasan

Pindah dari MotoGP ke Superbike, jelas motornya sangat berbeda. Yang satu motor prototipe, sedangkan yang satu berbasis motor produksi. Jadi, tidak ada ekspektasi tinggi untuk debut Miguel Oliveira di WSBK pada balapan pembuka musim di Phillip Island. Apalagi, WSBK digelar di akhir musim panas sementara di MotoGP biasanya pada musim semi yang cuacanya jauh lebih dingin dan sering berubah-ubah.
“Selama ini saya belum pernah butuh kaos atau celana pendek saat berada di sini,” ujar Oliveira sambil tertawa.
Oliveira dan rekan setimnya Danilo Petrucci sama-sama belum punya pengalaman dengan M1000RR dan untuk sementara akan sangat bergantung pada bimbingan dan arahan para insinyur BMW. “Hal positifnya adalah Danilo dan saya memberikan komentar yang sama tentang keterbatasannya. Dia merasakan keausan ban lebih cepat daripada saya, dan kecepatan saya mungkin sekitar 0,4 detik lebih baik darinya. Tapi saya harus gas pol hingga batas maksimal untuk mencapai itu,” ungkap Oliveira.

Rider berusia 30 tahun itu menambahkan, “Umpan balik kami jelas. Soal apa yang harus kami lakukan, saya tidak begitu yakin tentang itu. Tapi saya yakin, tim akan menemukan solusi. Kami sedikit mengubah elektronik dan sekarang motor sedikit lebih stabil. Namun di Phillip Island, semuanya bisa berubah dengan sangat cepat karena suhu dan angin sangat berpengaruh.”
BTW, di MotoGP sesi FP2 berfungsi sebagai sesi pra-kualifikasi, dan hasilnya akan menentukan siapa yang langsung masuk ke Q2 dan siapa yang harus melalui Q1. Tapi di Superbike, dua sesi pada hari Jumat adalah sesi free practice atau sesi latihan bebas yang sebenarnya. “Formatnya berbeda, tapi saya menyukainya. Ini hari kerja seperti biasa,” pungkas Miguel Oliveira sambil tersenyum.






