RiderTua.com – RiderTua readers di rumah maupun di mana saja, kehadiran J5 EV sudah membuat banyak konsumen tertarik dengan SUV listrik ini. Bagaimana tidak, hingga kini sudah ada 12 ribu unit yang dipesan konsumen, dan karena inilah antrian pesanannya cukup panjang.
J5 EV Populer di Pasarnya Sejak Dirilis Tahun Lalu
Kehadiran J5 EV memulai babak baru bagi Jaecoo di Indonesia, karena model ini menjadi mobil listrik pertamanya disini. Sebelumnya mereka menghadirkan J7 dan J8 SHS yang sama-sama berupa mobil PHEV dan mendapat sambutan baik dari pasarnya. Namun dengan dirilisnya J5 EV, modelnya disambut sangat baik, sampai-sampai pemesanannya melebihi angka 10 ribu unit.

Tentu ini menjadi hasil yang bagus, tapi ini sepertinya menimbulkan masalah baru, dimana angka pemesanannya yang sangat tinggi menimbulkan antrian pesanan yang cukup panjang. Ini ternyata di luar dugaan Jaecoo, dan mereka meminta maaf kepada konsumen yang harus menunggu lama sampai unitnya didatangkan ke rumah. Padahal J5 EV sudah dirakit lokal, tapi mereka tidak menyangka kalau mobil barunya ini langsung diserbu banyak konsumen sejak pertama kali dirilis.

Pengiriman Jaecoo J5 EV Baru Bisa Dimulai Bulan Ini, Kenapa?
J5 EV Hanya Dibanderol Rp 250 Jutaan Sebagai mobil listrik pertama dari…
Beberapa waktu lalu, mereka memastikan kalau konsumen masih bisa mendapatkan keringanan harga J5 EV setelah insentifnya tidak berlaku lagi sejak awal tahun ini. Melalui program Price Lock Insurance, konsumen yang sudah memesan dan membeli mobil hingga tanggal 31 Desember 2025 masih bisa mendapatkan keringanan harga dari insentif.

Masih Banyak yang Harus Dikirim
Sebelumnya sudah ada 3 ribu unit J5 EV yang dikirim ke konsumen Indonesia, artinya kalau total pemesanan yang didapat mencapai 12 ribu unit, masih ada 9 ribu unit yang belum dikirim. Mungkin ini terdengar cukup merepotkan, tapi merek asal China ini tidak dibuat pusing karenanya, justru mereka berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi permintaan di pasarnya. Jelas mereka tidak ingin menyia-yiakan kesempatan ini setelah sukses meluncurkan mobil BEV pertamanya disini.

Sementara itu, J7 dan J8 SHS masih mendapat banyak pesanan dari konsumen, terlebih setelah penjualannya mampu menyumbang kenaikan drastis bagi pasar PHEV di Indonesia.

‘Jaecoo J7’ Kena Recall di China, Indonesia?
Mungkin kedengarannya sepele, tapi jelas kalau dibiarkan begitu saja bisa membahayakan. Sebab…






