Home MotoGP Maverick Vinales: Harus Agresif Sekaligus Presisi

    Maverick Vinales: Harus Agresif Sekaligus Presisi

    Maverick Vinales 2026
    Maverick Vinales

    RiderTua.com – Halo para penikmat MotoGP di RiderTua, bagi Maverick Vinales, musim 2025 tidak berjalan seperti yang diharapkannya. Dalam beberapa balapan pertama, secara bertahap rider Tech3 KTM itu beradaptasi dengan RC16 sekaligus menyesuaikan gaya balapnya. Namun pada seri ke-4 di Qatar, Vinales langsung gacor dengan finis ke-2 di belakang Marc Marquez (Ducati). Sayangnya, dia harus menerima penalti 16 detik karena tekanan ban depannya tidak sesuai aturan yang membuatnya turun ke posisi ke-14. Dan pada seri-seri berikutnya, rider berusia 30 tahun itu beberapa kali finis di 5 besar.

    Performa kuat Vinales harus terhenti karena cedera bahu usai crash di Silverstone (GP Inggris) pada bulan Juli. Dia beberapa kali mencoba untuk comeback. Namun saat balapan di Mandalika, rasa sakitnya mengalahkan tekadnya dan harus mundur usai menjalani kualifikasi. Kemudian dia memutuskan untuk full absen di GP Australia, Malaysia, dan Portugal. Dia kembali ke lintasan balap saat seri pamungkas di Valencia dan juga saat tes pasca-musim di tempat yang sama.

    Maverick Vinales: Harus Agresif Sekaligus Presisi

    Maverick Vinales mengatakan, “Banyak hal yang terjadi tahun lalu, terutama karena saya masih baru di KTM. Saya harus mempelajari banyak hal dalam waktu yang sangat singkat. Sayangnya, kami tidak dapat mengumpulkan cukup pengalaman selama fase persiapan untuk menjadi cepat dan kompetitif.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Maverick Vinales
    BACA JUGA:

    Pit Beirer (KTM): Maverick Vinales Menyelamatkan Kami, Di Saat yang Lain Bilang Motornya Buruk Dia Selalu Yakin Motor Kami Mampu Meraih Podium

    "Maverick menyelamatkan kami. Para pembalap mulai berpikir bahwa motornya buruk dan kami…

    “Setelah 2 atau 3 balapan, saya mulai memahami motornya. Setelah itu, dengan sangat cepat saya menjadi kompetitif. Saya ingat, Qatar adalah balapan pertama di mana saya bisa gas pol hingga batasnya. Tahun ini saya ingin bersaing untuk finis teratas dan meraih kemenangan, terutama setelah mendapat pengalaman dari tahun lalu,” imbuhnya.

    Maverick Vinales
    Maverick Vinales

    Seberapa besar pengalaman tahun lalu mengubahnya? “Saya ingin comeback secepat mungkin. Tetapi saya menggunakan semua waktu yang tidak bisa saya gunakan untuk berlatih dengan cara yang berbeda, untuk siap menghadapi tantangan. Secara mental, saya jauh lebih kuat sekarang. Karena jatuh dari puncak kesuksesan bersama KTM ke masa yang mungkin merupakan masa terburuk dalam hidup saya, benar-benar berat,” jawab Papa Nina itu.

    Vinales menambahkan, “Tetapi ketika comeback, kita merasa lebih kuat. Rencana saya dengan KTM adalah kembali secepat mungkin. Tetapi ketika saya mencoba comeback di Austria misalnya, ternyata itu terlalu cepat. Tetapi saya harus mencoba. Ketika saya mencoba comeback untuk kedua kalinya, kami sadar risikonya tidak sepadan. Saya sangat berterima kasih kepada KTM, karena menganjurkan saya untuk tidak buru-buru naik motor dan fokus pada pemulihan saya.”

    Maverick Vinales - Manuel Cazeaux
    Maverick Vinales – Manuel Cazeaux

    Akhir tahun lalu, Vinales memutuskan menggaet legenda MotoGP Jorge Lorenzo sebagai pelatih performanya. Selama pramusim, dia berlatih keras dan mendapat bimbingan dan arahan langsung dari Chicho Lorenzo (ayah Jorge Lorenzo) yang diketahui juga punya sekolah balap.

    Vinales mengatakan, “Tim pribadi saya untuk musim 2026 sedikit berubah, terutama dalam hal metode latihan. Dulu saya banyak melakukan latihan kardio dan persiapan secara fisik, tetapi saya tidak pernah fokus pada teknis mengendarai motor. Itulah mengapa, saya mendatangkan Jorge Lorenzo untuk melatih saya di bagian tersebut. Hasilnya, pendekatan saya terhadap latihan pramusim benar-benar berubah.”

    “Kami mengerjakan semua detail teknis motor, tujuannya agar saya bisa berkendara dengan halus tetapi tetap agresif. Yang paling penting saya harus presisi, karena itu sangat penting untuk motor kami. Ini adalah motor yang menuntut pembalap harus agresif sekaligus presisi. Itu kombinasi yang sangat sulit, karena begitu kita berkendara secara agresif, ketepatan akan terganggu.”

    Maverick Vinales
    Maverick Vinales

    “Sangat mengesankan melihat betapa berbedanya persiapan pramusim saya bersama Jorge, dibandingkan sebelumnya. Ada satu titik dimana kita merasa sudah mencapai puncak, lalu kita harus mengubah sesuatu untuk maju. Saya rasa, inilah langkah maju yang saya ambil sekarang,” pungkas Vinales.

    Maverick Vinales
    BACA JUGA:

    Pengalaman Jorge Lorenzo Bisa Memberi Maverick Vinales Tambahan 0,1 Detik!

    Sementara sejak turun di kejuaraan balap dunia tahun 2011 (Moto3/125cc) Vinales memiliki…

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini