RiderTua.com – Sahabat pembaca RiderTua, Marc Marquez menanggapi rumor Pedro Acosta yang pindah ke Ducati untuk tahun 2027.. Pembalap Spanyol itu tidak pernah meminta Ducati mengatur siapa rekan setimnya sebagai bagian dari kontrak atau kesepakatan pribadinya… Jadi posisi Marc bukan mendukung Acosta secara aktif, juga tidak menolak Acosta.. Dia tidak ikut campur keputusan tim untuk menerima siapa pun yang dipilih Ducati sebagai rekan setimnya.. itu urusan Ducati. Dia fokus ke pemulihan, performa motor dan proyek MotoGP Ducati..
▶Daftar Isi
Marc Marquez Tegaskan Sikap soal Rumor Pedro Acosta ke Ducati 2027
Saat peluncuran tim kemarin, Marc Marquez menegaskan bahwa rasa laparnya akan kemenangan tetap, tak berkurang dan tahun ini adalah tentang mempertahankan gelarnya. “Saya selalu mengatakan hal yang sama, tidak ada obsesi, tetapi soal target.. Tahun ini saya ingin berjuang untuk gelar juara lagi. Saya merasa kami punya tanggung jawab dan tekanan untuk melakukannya,” katanya..

Hal yang membuat semua penasaran adalah masalah tanda tangan kontraknya. Bursa transfer pembalap bergerak semakin cepat, dan keberlangsungannya setelah 2026 menjadi topik terpanas saat ini. Sebulan yang lalu, situasinya sudah cukup meyakinkan, dan harunya masalah kontrak ini tidak jadi hambatan. Marc sendiri mengkonfirmasinya dengan senyum saat itu.. “Ya, ini sudah jalan 9 dari 10. Kami sedikit lebih dekat (dengan tanda tangan kontrak).”

Marc Marquez: Beberapa Pembalap Sudah Membuat Keputusan Kontrak Sebelum Balapan Pertama dan Saya Salah Satunya
Tahun lalu Marquez dipromosikan ke tim pabrikan Ducati Lenovo menjadi rekan setim…
Kapan Kontrak di tanda tangani?
Pembalap asal Catalunya itu paham bahwa di MotoGP, siapa yang lambat akan tertinggal, dan bukan hanya di lintasan, tapi masalah kontrakn juga butuh kecepatan. Aktivitas di balik meja negosiasi sangat sibuk dan ia memilih menyelesaikan urusan masa depan secepat mungkin agar bisa fokus balapan.
Menurut perhitungannya, drama besar bursa pembalap akan segera terselesaikan… “Saya pikir sebelum balapan pertama, dua atau tiga nama yang paling dicari di pasar ini ini sudah akan diketahui…”
Pedro Acosta, Who…?
Soal nama-nama yang menonjol, ada Pedro Acosta yang santer dikaitkan dengan peluang mengenakan seragam merah Ducati pada 2027.. Banyak yang berspekulasi tentang apakah Marc Marquez menginginkan Acosta sebagai rekan setimnya?… Marquez langsung membantah rumor tersebut, dengan menyatakan bahwa ia tidak pernah mem-veto siapa pun…

“Tidak pernah, tidak pernah. Dan saya ulangi lagi karena semuanya sudah dibicarakan. Saya belum menetapkan syarat apa pun untuk rekan setim saya. Saya fokus pada proyek saya, masa depan saya, apa yang saya butuhkan untuk bahagia. Motivasi saya tetap sama. Hal terpenting dan tersulit dalam karier saya sudah saya lakukan yaitu kembali menang lagi.”

Paul Trevathan (Kepala Kru Pedro Acosta): Kini Dia Bisa Mengendalikan Diri Tidak Lagi Gas Pol Tanpa Perhitungan
"Saya sangat bangga padanya di balapan Sepang, karena dia mampu mengelola ban…
“Tapi Anda tidak boleh mengatur proyek siapa pun. Untuk saat ini, rekan setim saya adalah Pecco, saya sangat menghormatinya, dan saya tidak akan membahas siapa yang bisa atau tidak bisa menjadi rekan setim saya…”
Musim dingin ini juga dimanfaatkan Marc dengan sebaik-baiknya untuk kembali membenahi kondisi fisiknya. Pramusim berjalan dengan berbagai momen dan Marc harus belajar mendengarkan tubuhnya. Ia bukan lagi anak muda yang akan langsung naik motor seolah-olah tidak terjadi apa-apa setelah cedera.
“Dua minggu lalu saya sempat mengalami penurunan seperti yang dialami orang saat menjalani masa rehabilitasi, saat kita mulai memaksa sedikit lebih keras… lalu tubuh memberi sinyal untuk berhenti,” katanya. Sekarang waktunya bersabar dan tahu kapan harus mengendur….

Marc Lebih Dewasa Selama Penyembuhan..
Kedewasaan itu terasa jelas. Bahkan orang-orang terdekatnya ikut terkejut dengan cara Marc menghadapi pemulihan kali ini. Jose Luis Martinez baru-baru ini mengatakan kepadanya bahwa ini pertama kalinya dia melihat Marc berkembang dengan tenang selama masa pemulihan. Sebelumnya, dia ingin mengalahkan semua orang sejak hari pertama latihan. Sekarang ia memilih melangkah ‘pelan-pelan’ dan mengakui bahwa ‘usia membantu saya lebih bisa mengendalikan diri’…”
Mengenai para rivalnya, Marc tidak menganggap enteng siapa pun. Dia tahu bahwa apa yang terjadi tahun lalu tidak harus terulang. Pecco Bagnaia, Bezzecchi, saudaranya Alex, dan Acosta sendiri semuanya ada dalam daftar.
Namun di MotoGP, semuanya berubah sangat cepat, bahkan dari satu balapan ke balapan berikutnya, seperti yang kita lihat di tur Asia musim lalu. Itulah mengapa dia lebih memilih untuk berhati-hati siapa rival terkuatnya tahun ini… “Kita akan mengamati Pedro Acosta, Bezzecchi, Pecco, Alex… menurut saya mereka inilah nama-namanya…”


Pengalaman Jorge Lorenzo Bisa Memberi Maverick Vinales Tambahan 0,1 Detik!
Sementara sejak turun di kejuaraan balap dunia tahun 2011 (Moto3/125cc) Vinales memiliki…
Apakah Maverick Vinales Menjadi Ancaman Tahun Ini?
Saat ditanya tentang kolaborasi latihan yang cukup unik antara Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo. Marc melihatnya sebagai ‘eksperimen’ yang menarik dan menunggu untuk melihat bagaimana hasilnya.
“Kita lihat saja bagaimana eksperimen ini berjalan. Saya sebenarnya ingin memasukkan Vinales juga dalam daftar yang harus diwaspadai, tetapi nanti kepanjangan. Ini menarik… saya telah melihat mereka berlatih, mereka sangat antusias. Hasilnya berbicara sendiri ketika menyangkut pasangan seperti ini. Mereka benar-benar berusaha keras,” katanya, sambil menegaskan bahwa pada akhirnya hasil di lintasan yang berbicara..
Sekarang saatnya bagi semua pembalap untuk bersiap-siap menuju tes perdana di Sepang-Malaysia. Target Marc di Sepang adalah terus meningkatkan sisi teknis dan memaksimalkan kebugaran fisiknya. Dia mengakui bahwa seminggu yang lalu tubuhnya masih terasa agak kaku, tetapi sensasinya terus membaik.. “Sekarang saya sudah mengenal timnya, saya sudah mengenal motornya,” pungkasnya.

Cedera Belum Tuntas, Jorge Martin Diragukan Tampil di Tes Sepang MotoGP
Mimpi buruk Jorge Martin dimulai saat tes pramusim di Sirkuit Internasional Sepang…






