RiderTua.com – Halo Bro-Sis pembaca RiderTua di mana pun kalian berada, setelah tahun lalu sempat ingin ‘bercerai’, kini ketegangan antara Jorge Martin dan Aprilia mereda total (sudah lupa tuh…), mereka kini bersiap untuk musim MotoGP 2026 yang lebih berkualitas dengan harapan tinggi…gelar dunia MotoGP 2026..!!
Banyak orang yang tidak percaya ketika dulu ada berita bahwa Jorge Martin akan meninggalkan Aprilia pada akhir 2025.. Yang membuat orang bertanya-tanya adalah dia yang baru sekali balapan kok sudah minta pindah aja? Masa adaptasi pada umumnya butuh semusim penuh, sementara Martin hanya satu kali balapan dengan RS-GP25 dan memutuskan untuk pergi?
Pace Fatta! Jorge Martin dan Aprilia Bidik Musim MotoGP Terbaik

Salah satu alasannya adalah dia memanfaatkan klausul yang memungkinkannya untuk pergi jika ia tidak berada di lima besar klasemen MotoGP setelah enam seri pertama, tetapi hal itu tidak terpikirkan mengingat ia hanya berkompetisi di satu seri, yaitu di Qatar, yang berakhir dengan cedera ketiganya hanya dalam beberapa bulan kemudian…
Keputusan Martin itu sempat membuat media dan penggemar kaget, bahkan tim Aprilia sendiri sangat terkejut. Massimo Rivola, dalam sebuah film dokumenter yang dirilis situs resmi MotoGP, menjelaskan reaksinya. Ia awalnya mengira manajer Martin, Albert Valera, bercanda ketika menjelaskan keputusan tersebut, bahkan mengakui adanya tawaran dari Honda. Kemudian, ia dengan jelas mengatakan kepada pihak Martin bahwa Aprilia tidak akan membiarkannya pergi… panasss…situasinya benar-benar rumit saat itu…
Ada risiko dibawa ke meja hijau dan mungkin manuver Martin ini bisa menimbulkan efek domino…beberapa pabrikan lain akan bergerak setelah posisi yang diambil oleh Martin dan manajernya itu. Tetapi Aprilia bersikukuh untuk memenuhi kontrak yang ada dan mempertahankan investasinya untuk mempertahankan juara MotoGP 2024 itu. Meskipun mengetahui bahwa mereka akan menghadapi proses yang sulit untuk membangun kembali hubungan mereka dengan pembalap, tim asal Noale itu memilih jalan ini daripada menyerah dari keributan itu dan kemudian kecewa serta saling marahan…

Namun sebagai tim yang sudah ‘Dewasa’ suasana garasi Aprilia malah bisa disebut sebagai ‘keluarga’, dan cara mereka menangani kasus Martin menegaskan bahwa ini adalah cara yang tepat. Dalam keluarga dalam arti rumah tangga kita biasa ada perdebatan argumen, perselisihan, dan pertengkaran, tetapi seringkali, pada akhirnya, pihak-pihak tersebut berhasil berdamai dan meredakan ketegangan dan bergerak maju, dan justru lebih kuat dari sebelumnya…
Jorge Martin belum sepenuhnya menyatu dengan motor tim Noale, karena mengalami cedera yang membuatnya absen dari lintasan untuk waktu yang lama, tetapi selama tahun 2025, ia tentu memiliki kesempatan untuk menghargai kerja keras yang dilakukan oleh Massimo Rivola dan semua orang di Aprilia. Meskipun ia mungkin tidak akan pernah mengakuinya, jika ia bisa kembali ke masa lalu, ia mungkin tidak akan mencoba untuk pergi…
Target Juara Dunia MotoGP 2026 Jorge Martin…

Di paruh kedua musim Aprilia terlihat berkembang sangat pesat, pertumbuhan teknis Aprilia terlihat jelas, di mana Marco Bezzecchi secara konsisten berada di antara pembalap teratas setelah beberapa balapan balapan awal musim yang biasa… Pabrikan asal Noale itu meraih posisi kedua di klasemen konstruktor, dan pembalap dari Rimini itu finis di peringkat ketiga dunia.
Fondasi untuk tahun 2026 yang kuat telah diletakkan dan seharusnya menjadi lebih kokoh, baik dengan pekerjaan yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir pada RS-GP baru dan dengan akhirnya dapat mengandalkan Martin. Mengembangkan motor dengan 2 rider cepat dan menyerang dengan dua ujung tombak jelas membuat peluang makin besar.
Bezzecchi adalah pembalap bertalenta dan masih memiliki potensi untuk ditingkatkan.. tahun 2025 tentu telah memberinya dorongan kepercayaan diri untuk masa depan, tetapi Martinator adalah juara dunia dua kali dan, terlebih lagi, memiliki potensi untuk menjadi pembalap utama musim depan.
Jika kondisi fisiknya prima dan bisa menjalani uji coba musim dingin dengan maksimal.. bukan tidak mungkin kita akan melihatnya mampu bertarung untuk posisi teratas di setiap seri musim ini. Targetnya jelas yakni untuk memenangkan balapan dan gelar juara.. Mimpi bisa melakukannya bersama tim Aprilia, mengakhiri dominasi Ducati, masih sangat membara..terutama setelah dia didepak, balas dendam!!.

Presentasi tim Aprilia sendiri akan berlangsung pada hari Kamis, 15 Januari di Milan, dan Jorge pasti hampir pasti akan menegaskan kembali ambisinya untuk gelar dunianya. Pabrikan yang berbasis di Noale ini belum pernah memenangkan kejuaraan dunia MotoGP (kelas premier)..dan jika Martin berhasil melakukannya akan menjadi catatan sejarah..
Betewe: Martinator telah menorehkan rekor unik di MotoGP era Modern dengan juara dunia pertama era 1000cc di tim satelit Pramac Ducati. Setelah semua yang dialaminya di tahun 2025, ia benar-benar haus akan kemenangan, rasa lapar untuk menang kini justru semakin besar… dan aura pembalasan..!!






