Home MotoGP Gigi Dall’Igna: Ketika Berada di Lintasan Marc Marquez Sangat Sulit Dilawan

    Gigi Dall’Igna: Ketika Berada di Lintasan Marc Marquez Sangat Sulit Dilawan

    Marc Marquez - Pecco Bagnaia - Gigi Dall'Igna
    Marc Marquez - Pecco Bagnaia - Gigi Dall'Igna

    RiderTua.com – Pembaca setia RiderTua, Gigi Dall’Igna adalah orang yang paling berjasa membuat Ducati mendominasi MotoGP dalam 4 tahun terakhir. General manajer Ducati Corse itu pantas berbangga diri. Pada 2022, Francesco Bagnaia berhasil mengakhiri paceklik gelar bagi Ducati dengan memenangkan gelar dunia MotoGP untuk pertama kali dalam 15 tahun (Casey Stoner pada 2007). Kemudian di tahun berikutnya Pecco berhasil mempertahankannya. Jorge Martin dari tim Pramac sukses meraih gelar dunia pada 2024 dan Ducati berhasil mengantarkan Marc Marquez meraih gelar dunia MotoGP nya yang ke-7 pada 2025.

    Di awal musim 2025 ketika Marquez untuk pertama kalinya bergabung di tim pabrikan Ducati, banyak yang memprediksi bahwa dia akan menjadi rival terkuat bagi Pecco. Namun sayangnya, prediksi itu meleset. Pecco gagal mengimbangi performa Marquez yang terlalu kuat. “Kami memiliki pembalap terbaik dalam sejarah Ducati. Tetapi jujur, saya yakin kami dapat mengatasi situasi ini,” ujar Gigi kala itu.

    Gigi Dall’Igna: Ketika Berada di Lintasan Marc Marquez Sangat Sulit Dilawan

    Gigi Dall'Igna - Marc Marquez
    Gigi Dall’Igna – Marc Marquez

    MotoGP musim 2025, merupakan tahun yang penuh ‘gejolak’ untuk Ducati. Di garasi Marc Marquez, penuh dengan kemenangan dan perayaan. Tapi di garasi Pecco, mereka harus menyaksikan penurunan signifikan pada pembalap ‘gacoan’nya itu. Jangankan duel heat to heat melawan Baby Alien, Pecco justru kesulitan dengan motornya dan beberapa kali harus start dari barisan belakang.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Meskipun di trek mereka adalah ‘musuh’ dan ternyata hasil di lintasan juga sangat ‘jomplang’, namun hubungan personal antara Marquez dan Bagnaia sangat baik. Gigi Dall’Igna menyatakan bahwa memiliki Marc sebagai rekan satu tim bermanfaat sekaligus merugikan bagi Pecco Bagnaia. “Pecco senang ada Marc di sisi lain garasi, tetapi memiliki Marc sebagai tetangga tentu tidak mudah karena hasil yang diraihnya selalu sangat bagus,” ujar insinyur asal Italia itu.

    Gigi Dall'Igna - Marc Marquez - Pecco Bagnaia
    Gigi Dall’Igna – Marc Marquez – Pecco Bagnaia

    Ducati dan Dall’Igna sudah melakukan semua yang bisa dilakukan untuk membuat Pecco kembali kuat. Bahkan manajer tim Davide Tardozzi tampak sangat menyesal karena dia tidak lagi tahu harus berbuat apa atau berkata apa kepada Pecco. “Sulit untuk dijelaskan. Jika saya tahu, saya pasti akan sangat senang karena saya bisa melakukan sesuatu untuk menyelesaikan situasi ini atau mengurangi masalahnya,” ungkap Dall’Igna.

    Namun Gigi Dall’Igna tak menampik bahwa bagi tim pabrikan seperti Ducati, hasil adalah segalanya. “Kami ada di sini untuk mendapatkan hasil. Jika hasilnya tidak datang, itu masalah baginya, masalah bagi timnya, dan juga masalah bagi saya. Itu masalah bagi semua orang, tetapi satu-satunya hal yang dapat kita lakukan adalah bekerja keras untuk bangkit secepat mungkin. Jika saya bisa, saya akan mencoba membantunya kembali ke performa terbaiknya dan saya tahu Pecco juga merasakan hal yang sama,” tegas insinyur berusia 59 tahun itu.

    Gigi DallIgna - Marc Marquez
    Gigi DallIgna – Marc Marquez

    Tak dinyana, tak diduga, dan tidak sesuai prediksi BMKG, rival utama Marc Marquez justru adalah adiknya sendiri Alex Marquez. Tapi Marc terlalu kuat untuk dikalahkan. “Sungguh luar biasa ketika dia berada di lintasan dengan motornya, sangat sulit untuk melawannya. Simple saja, dia hanya ingin menang. Marc tiba di GP Jepang dengan peluang besar untuk menjadi juara dunia, dan dia berhasil meraihnya disana. Setelah 7 tahun, dia kembali meraih juara dunia. Pada akhirnya, bagi saya ini adalah pelajaran hidup. Karena dia sudah mengorbankan banyak hal uang, tim pabrikan, popularitas, dan semua itu untuk kembali meraih gelar dunia,” pungkas Dall’Igna.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini