RiderTua.com – Ada berbagai macam mobil listrik yang ditawarkan di pasarnya di seluruh dunia. Terutama Tesla yang sudah memimpin pasarnya selama hampir satu dekade, dan mungkin tidak ada yang menyangka kalau dominasinya sudah ditumbangkan oleh kompetitor yang sempat diremehkan sebelumnya.
Tesla Kehilangan Tahta Merek BEV Terlaris
BYD memang diremehkan pada awalnya, karena merupakan produsen mobil asal China yang biasanya dikenal dengan produk berkualitas buruk. Tidak heran kalau mereka diremehkan sekitar 15 tahun lalu, dimana saat itu Nissan masih memimpin pasar BEV dengan Leaf. Sebelum akhirnya posisinya tergeser oleh Tesla yang terus melakukan ekspansi pasarnya selama hampir 10 tahun ke depan.

Salah satu petinggi Tesla sempat menertawakan BYD karena produknya yang tidak menarik, teknologinya tidak begitu canggih, serta kualitasnya yang tidak bagus. Nampaknya ini menjadi motivasinya untuk meningkatkan kualitas produk ramah lingkungannya, dan hampir satu dekade setelahnya mereka bisa mengungguli rivalnya tersebut. Dengan total lebih dari satu juta unit mobil BEV yang terjual di seluruh dunia tahun lalu.
Sementara Tesla sudah terseok-seok dengan hasil penjualannya yang menurun, dan mereka tidak bisa menjual lebih dari 500 ribu unit selama setahun. Persaingan yang berjalan ketat dalam beberapa tahun terakhir sudah membuatnya tidak bisa bertahan lebih lama kalau hanya mengandalkan model yang cukup terbatas. Belum lagi jaringan penjualannya di pasar global tidak seluas kompetitornya, dan mereka belum menyasar pasar entry level.

Sudah Tidak Bisa Diremehkan Lagi
Sebenarnya tidak hanya BYD yang kini tidak diremehkan lagi sebagai merek mobil asal China, karena sejumlah merek dari negara asal yang sama juga mengalaminya. Seperti Chery dan Geely, dimana keduanya pernah diremehkan karena kualitas produknya, sebelum keduanya mulai meningkatkan kualitas pada mobil yang dijualnya. Hasilnya, mereka bisa bersaing di pasar global tidak hanya mengandalkan model BEV saja, tetapi juga model PHEV.

Mungkin tidak ada yang menyangka kalau kini ketiga merek tersebut sudah ada di Indonesia. Sementara Tesla tidak sering terdengar di pasar BEV karena mobilnya yang dijual terbatas.






