RiderTua.com – Nama Alpina mungkin terdengar cukup asing bagi sebagian orang, walau sebenarnya mereka pernah menjual sejumlah mobil. Tapi mereka dikenal sebagai produsen mobil berperforma tinggi untuk dipasok ke perusahaan induknya.
Merek Mobil Ini akan Kembali Hadir di Pasarnya
Sebelum dipegang oleh BMW, Alpina sebenarnya merupakan perusahaan mobil yang menggarap sejumlah mobil untuk merek tersebut. Bahkan semua model yang dihadirkannya merupakan mobil dengan performa tinggi, dan biasanya model yang digarap oleh perusahaan ini punya nama Alpina pada bagian depan mobil. Jadi tidak hanya performanya yang membuatnya berbeda dari mobil lainnya yang dijual sejauh ini.

Namun entah mengapa nama Alpina perlahan mulai dilupakan oleh konsumen global, meski sebenarnya mereka tetap eksis di pasarnya. Tapi kini BMW menyelamatkannya dan resmi menjadi bagian dari grupnya mulai awal tahun ini, meski sebenarnya mereka berdiri sendiri. Meskipun begitu, mereka tetap akan menghadirkan mobil berperforma tinggi bagi merek ternama asal Jerman tersebut.
Alpina kini menjadi merek ekskusifnya, dan tentunya merek ini ditempatkan cukup berbeda dari divisi BMW M. Meski sama-sama menghadirkan mobil berperforma tinggi, divisi M lebih mengutamakan performa ekstrem dan karakter berkendara yang agresif. Sementara Alpina lebih mengutamakan kenyamanan dalam berkendara tapi tetap memberikan performa tinggi bagi penggunanya.

Tetap Kembangkan Mobil Baru?
Tentunya Alpina masih tetap akan mengembangkan mobil baru, entah apakah mereka tetap menghadirkan model dalam B-Series atau tidak. Tapi setidaknya ini menjadi babak baru dalam menghadapi perkembangan pasar roda empat saat ini yang bisa berubah begitu cepat. Walau mereka tahu persaingan di pasarnya berjalan semakin ketat dengan banyaknya kompetitor baru jika dibandingkan dengan terakhir mereka menghadirkan produknya.

Meskipun punya karakter berbeda, baik divisi M maupun Alpina bisa menjadi kunci untuk memperkuat kedudukan merek asal Jerman ini di pasar mobil berperforma tinggi. Dengan ini, mereka bisa lebih tahan banting dalam menghadapi kompetitor di pasarnya tersebut.






