RiderTua.com – Alexia Putellas, pemain timnas Spanyol sekaligus pemain Barcelona FC itu menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan Marc Marquez tahun ini sungguh luar biasa. Juara dunia 9 kali itu kembali menjadi juara dunia setelah dibekap cedera parah yang membutuhkan 4 kali operasi.
Putellas sangat mengagumi ketahanan pembalap berusia 32 tahun itu. “Saya punya kesempatan untuk mengalaminya dari dalam. Memang benar bahwa kita dapat merasakan adrenalin itu bahkan sebagai penonton, tetapi ketika berada di paddock bahkan rasanya lebih kuat,” ujarnya.
Alexia Putellas: Marc Marquez Sangat Menginspirasi
Alexia Putellas menambahkan, “Yang paling diingat adalah momen-momen yang sangat berat, rasa sakit secara fisik, dan pergumulan mental yang kita alami selama proses cedera itu. Kita tidak dapat melakukan apa yang paling kita cintai dan apa yang telah kita lakukan sepanjang hidup. Dan yang terpenting, juga orang-orang yang selalu ada di samping kita. Meskipun mereka tidak mengalaminya dan tidak merasakan rasa sakit itu, mereka juga menderita dalam bentuk lain.”

Putellas menjelaskan apa arti kebangkitan Marquez baginya. “Sangat menginspirasi bahwa mungkin ada momen ketika kita sudah merasa jauh tertinggal, atau bahkan lingkungan industri seakan-akan memberi sinyal bahwa kita tidak akan pernah keluar dari kesulitan itu, kita tetap teguh. Selangkah demi selangkah kita kembali bersaing dan akhirnya menang seperti yang dia lakukan, dengan selisih yang sangat besar,” imbuh pemain sepakbola putri berusia 31 tahun itu.
Putellas menambahkan, “Jika 3 tahun lalu kita bertanya kepada seseorang, mereka mungkin tidak akan percaya kepada kita, namun dia tetap bertahan dan terus ada di sana. Bahkan jika kita sedang mengalami masa sulit karena cedera atau sakit lainnya, kita tidak boleh menyerah karena pada akhirnya lihat apa yang berhasil kita capai.”

“Itulah ketidakpastian dalam olahraga. Tidak peduli seberapa profesional kita dan seberapa besar keinginan kita untuk mengendalikan segalanya, selalu ada hal-hal di luar kendali kita, terutama dalam olahraga yang dia geluti. Dalam olahraga saya, kesalahan sekecil apa pun mungkin akan membuat kita kebobolan gol, tetapi kita masih memiliki kesempatan untuk mencetak gol lagi atau menang. Tetapi dalam kasusnya, dalam olahraga ini, kesalahan sangat merugikan,” imbuhnya.
“Tapi dia memenangkan Kejuaraan Dunia musim ini. Dan sekarang dia kembali mengalami cedera yang jelas menganggunya. Tapi saya harap rasa sakitnya sedikit berkurang setelah menjadi juara dunia. Atlet juga termotivasi oleh tantangan. Dan secara mental, saya rasa dia juga berpikir ‘belum pernah ada yang melakukan ini sebelumnya dan saya akan menjadi yang pertama’. Dan itulah ‘bahan bakar’nya saat itu, untuk kembali kuat. Dan sekarang, dia akhirnya bisa merasa tenang,” pungkas Alexia Putellas.







