RiderTua.com – Bro sekalian.. Bursa pembalap MotoGP mulai bergerak pelan tapi pasti, dan salah satu skenario yang mulai ramai dibicarakan adalah potensi “tukar posisi” antara Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio. Menariknya, kontrak keduanya sama-sama berakhir pada 2026, membuka celah manuver yang cukup besar. Opsi mendatangkan Acosta ke VR46 pun dinilai lebih realistis ketimbang menggusur Franco Morbidelli, yang notabene merupakan bagian dari akademi Valentino Rossi sekaligus figur penting di struktur tim. Dengan kondisi ini, Di Giannantonio bisa jadi nama yang paling rawan tersingkir jika VR46 benar-benar ingin menyegarkan line-up mereka….
Pedro Acosta Sudah Tanda Tangan Kontrak Ducati?
Bicara tentang bursa pembalap MotoGP tak bisa dilepaskan dari nama Marc Marquez, meskipun berikutnya tetap ada nama-nama yang menarik seperti Acosta, Pecco, Martin dan seterusnya.. Betewe, Marc Marquez menghadapi musim dingin yang fokus pada pemulihan penuh lengan kanannya… Tujuannya adalah untuk berada dalam kondisi terbaiknya untuk tes musim dingin MotoGP dan mempertahankan gelar juara dunianya. Bulan-bulan ke depan akan jadi periode krusial yang memanaskan bursa pembalap, dan banyak hal bakal bergantung pada keputusan pembalap Cervera itu…

Juara dunia sembilan kali ini ingin menambah koleksi prestasinya, setelah membuktikan bahwa ia masih layak disebut nomor satu… “Bertarung untuk memperebutkan gelar dunia adalah tujuan saya,” kata Marc Marquez.. Dan itulah mengapa ia menggambarkan musim depan sebagai “musim 2026 yang menarik, dan bukan hanya di lintasan (tapi juga tentang bursa pembalap).” Ungkapan Marc ini bisa saja membuat pabrikan Borgo Panigale merinding, atau mungkin cuma tekanan halus untuk menaikkan nilai tawarnya….
Yang jelass adalah ia akan mencoba meraih gelar juara dunia ke-10 dengan Desmosedici. “Pada akhirnya, saya di Ducati, saya memiliki motor terbaik, dan saya berada di tim terbaik..” lanjutnya.
Namun, pembalap Spanyol itu sedikit lebih khawatir tentang musim “tidak biasa” yang menurut beberapa orang sudah dimulai… Musim ini sangat unik dan tidak bisa dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya karena regulasi baru.. Siapa yang akan mendominasi masih tanda tanya karena semua mulkai dari NOL.. Ini juga akan menentukan pilihan motor dan pembalap.. Pembalap jelas akan merapat ke tim dengan motor terbaik, sebaliknya tim akan mencari pembalap terbaik…

Dan meskipun itu tidak berpengaruh besar pada Marc, bukan berarti dia tidak memikirkannya… “Ini akan menjadi bursa pembalap paling kompleks sepanjang karier MotoGP saya, karena sejauh ini aturannya belum berubah, hanya ban atau detail kecil lainnya.”
Ducati hampir pasti akan menggelontorkan dana besar demi mengamankan sang superstar Cervera itu.. Namun musim 2027 tetap menjadi tanda tanya bagi semua orang.. memilih sekarang seperti lompat ke jurang gelap… “Saat ini sulit untuk mengetahui motor mana yang terbaik atau proyek mana yang terbaik untukmu,” tegas Marc Marquez.
Meski begitu harus diakui bahwa Ducati mungkin telah mulai mengerjakan prototipe MotoGP 2027 sebelum tim lain. Tidak ada yang bisa menjanjikan motor terbaik.. sekali lagi, pembalap asal Cervera itu selalu menyarankan: “Anda harus mengikuti insting Anda.”

Acosta ke VR46..?
Pasar pembalap, menurut beberapa orang, sudah dimulai.
- Pedro Acosta dilaporkan telah menandatangani kontrak dengan tim satelit Ducati…
- Sementara Fabio Quartararo tampaknya lelah melanjutkan kariernya di Yamaha dan mencari tantangan baru.
- Honda mencoba membawa Jorge Martin ke tim beberapa bulan lalu, tetapi kontrak tersebut tidak dapat diselesaikan setahun lebih awal.
- Kelanjutan karier Fabio Di Giannantonio di VR46 masih diragukan, karena ia bukan bagian dari Akademi Valentino Rossi.
- Hal yang sama berlaku untuk Alex Rins, yang selalu berada di bayang-bayang dalam kariernya setelah Suzuki.
- Terakhir, masih harus dilihat apakah kerja sama antara Ducati dan Pecco Bagnaia akan berlanjut, sementara Aprilia hanya menjadi penonton…
Beberapa minggu menjelang dimulainya Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 akan penuh dengan kejutan dan perubahan…!!

Semua ini pada akhirnya kembali ke efek domino yang dipicu Marc Marquez. Pernyataan sang juara dunia tentang masa depan, ketidakpastian regulasi 2027, hingga arah pengembangan pabrikan membuat bursa pembalap jadi salah satu yang paling rumit dalam beberapa tahun terakhir. Dari Ducati yang harus memikirkan ulang strategi jangka panjang, Honda dan Yamaha yang mengintip peluang, sampai nama-nama seperti Acosta, Quartararo, dan Pecco Bagnaia yang ikut menghangatkan situasi, MotoGP jelas sedang berada di fase transisi besarr… Dan seperti biasa, sebelum lampu hijau musim 2026 menyala, drama di balik layar kemungkinan justru akan lebih dulu mencuri perhatian…!!






