RiderTua.com – Dengan pabrik mobilnya yang selesai dibangun, mereka bisa memulai produksi mobilnya setelah berjualan di Indonesia. Biasanya mobil yang dirakit lokal bakal dibanderol lebih murah, dan belum dipastikan apakah ini juga berlaku untuk produk dari merek asal Vietnam tersebut.
▶Daftar Isi
Produksi Mobil Listriknya Bakal Memenuhi Permintaan di Pasar Dalam Negeri
VinFast baru berjualan mobil di Indonesia selama setahun, tapi mereka sudah melakukan pembangunan pabriknya 17 bulan lalu. Kini pabrik mobilnya baru selesai bulan ini, dan mereka siap memproduksinya untuk memenuhi permintaan di pasar dalam negeri. Termasuk kemungkinan untuk mengekspornya ke luar negeri, mengingat mereka ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil setir kanannya.

Dengan mobilnya yang sudah dirakit lokal, mereka tidak perlu lagi mengimpor mobil dari kampung halamannya, dan mereka bisa memenuhi permintaan lebih cepat lagi. Tapi kalau modelnya diproduksi disini, biasanya harganya bisa diturunkan, meski terkadang penurunan harganya tidak begitu signifikan. Contohnya Toyota bZ4X rakitan lokal yang dibanderol Rp 800 jutaan, sementara harga model CBU dari Jepang dibanderol Rp 1 miliar.
Jelas penurunan harga ini tergantung dari berapa banyak komponen lokal yang dipakai pada mobil. VinFast memastikan kalau mereka akan mengikuti aturan yang berlaku terutama dalam memenuhi TKDN 40 persen untuk mobil listrik rakitan lokal. Dengan ini, mobil bisa mendapatkan insentif, itupun kalau insentifnya berlanjut sampai tahun depan.

Penjualan Tanpa Insentif Mobil Listrik
Mulai tahun 2026, insentif mobil listrik tidak akan diberlakukan lagi dengan alasan sudah banyak produsen yang memproduksi mobil disini. Tapi dengan kondisi pasar yang masih belum kondusif, sebenarnya insentif ini tidak perlu ditiadakan, tentunya sampai kondisi pasarnya benar-benar membaik. Kalaupun itu sudah tidak bisa dihindari, setidaknya VinFast sudah memproduksi mobil listriknya.

Nampaknya model yang sudah dijualnya punya peluang untuk dirakit lokal. Termasuk Limo Green, calon MPV listrik yang akan dirilis awal tahun depan, dan model ini akan menjadi lawan baru bagi BYD M6 hingga Aletra L8 EV.






