RiderTua.com – MotoGP mencetak tonggak sejarah baru selama musim 2025. Menurut CEO Dorna Carmelo Ezpeleta, selama balapan musim ini tercatat adanya peningkatan yang sangat signifikan terkait jumlah penonton dalam setiap seri yang diselenggarakan di setiap sirkuit atau negara. Selain itu, dengan 22 seri, musim 2025 merupakan musim terpanjang dalam sejarah termasuk kembalinya GP Hungaria di Balaton Park dan GP Ceko setelah 5 tahun.
“Musim ini benar-benar luar biasa bagi MotoGP, dengan jumlah penonton yang memecahkan rekor dan balapan yang tak terlupakan,” ujar Ezpeleta.
Carmelo Ezpeleta (Dorna): Jumlah Penonton MotoGP Pada 2025 Mencapai 3,6 Juta Ini Adalah Tonggak Sejarah Baru

MotoGP musim 2025 mencatat rekor jumlah penggemar di berbagai seri dengan lebih dari 3,6 juta penonton di seluruh dunia. “Melampaui angka 3,6 juta penggemar yang hadir langsung ke sirkuit adalah tonggak sejarah yang menunjukkan bagaimana MotoGP terus berkembang secara global tanpa meninggalkan akar dan identitasnya,” ujar Carmelo Ezpeleta.
Bos Dorna asal Spanyol itu melanjutkan, “Valencia adalah penutup yang sempurna, setahun setelah banjir dahsyat yang memaksa kami untuk membatalkan balapan, setiap hari para penggemar datang dalam jumlah besar untuk menunjukkan kekuatan komunitas ini.”
GP Thailand sebagai balapan pembuka dihadiri 224.634 penggemar yang menyerbu sirkuit Buriram, dan lebih dari 200.000 penonton hadir untuk menyaksikan secara langsung balapan akhir pekan GP Argentina di Las Termas. Dan GP Amerika dihadiri 125.806 penonton. Tahun depan ketika kepemilikan MotoGP sudah jatuh ke tangan Liberty Media, jumlah penonton di COTA diharapkan jauh lebih meningkat dari tahun ini.

GP Prancis di Le Mans mencatatkan rekor jumlah penonton tertinggi sepanjang masa dengan 311.797 penonton, naik dari 297.471 pada 2024. Ini artinya, Le Mans berhasil 3 kali berturut-turut membukukan rekor penonton MotoGP. GP Belanda di Assen juga mencapai jumlah penonton terbanyak sepanjang masa, dengan 200.104 penggemar.
Kembalinya GP Ceko di Brno ke kalender MotoGP untuk pertama sejak 2020, disambut meriah dengan disaksikan 219.544 penonton. Namun sayangnya, kembalinya GP Hungaria di Balaton Park hanya dihadiri 80.105 penonton sepanjang akhir pekan. Seri penutup di Valencia mencatatkan angka kehadiran 205.319 penonton, meskipun angka ini meningkat berkat tiket yang tersisa dari penyelenggaraan 2024 yang dibatalkan.
Selama beberapa tahun, MotoGP kesulitan menarik minat pengunjung di Inggris. GP Inggris di Silverstone mengalami penurunan dengan hanya dihadiri 99.328 penggemar atau turun dari 117.867 pada 2024. Tetapi perubahan jadwal ke akhir Mei atau menjelang balapan Isle of Man TT hampir pasti berkontribusi pada penurunan jumlah penonton tahun 2025. GP Austria di Red Bull Ring juga mengalami penurunan dari 150.000 penonton pada 2024 menjadi hanya 117.560 musim ini.

Dengan Belanda, Jerman, Ceko, Austria, dan Hungaria yang jadwalnya berdekatan, tampaknya hal ini pada akhirnya berdampak negatif pada angka kehadiran penonton karena para penggemar punya alternatif lain yang lebih menarik dalam jarak yang relatif lebih wajar.
GP Australia hanya mencatatkan 91.245 penggemar pada 2025, naik sedikit dibandingkan tahun lalu dengan 90.685 penonton. Alasannya, karena infrastruktur sirkuit Phillip Island yang relatif buruk dan lokasi yang kurang menguntungkan. Dan GP Indonesia di Mandalika justru menawarkan alternatif yang lebih menarik bagi warga Australia terutama yang tinggal di wilayah utara, dan balapan diselenggarakan dua minggu sebelum GP Australia. Dalam 3 hari, jumlah penonton di Mandalika mencapai 140.324.







Berarti kaum yg, “Aku sudah stop nonton MotoGP sejak Rossi pensiun!” ndak ikut dihitung.