Home MotoGP Terungkap Berapa Gaji Marc Marquez, dan Inilah Alasan Ducati Kesulitan Memperpanjang Kontrak

    Terungkap Berapa Gaji Marc Marquez, dan Inilah Alasan Ducati Kesulitan Memperpanjang Kontrak

    Gigi DallIgna - Marc Marquez
    Gigi DallIgna - Marc Marquez

    RiderTua.com – Bro & Sis sekalian, memperpanjang kontrak Marc Marquez untuk musim MotoGP 2027-2028 merupakan prioritas utama bagi Ducati… tetapi ada alasan mengapa hal itu tidak akan mudah…alias perpanjangan kontrak pembalap Spanyol itu akan rumit…

    Setelah unjuk kekuatan Marc Marquez yang mengesankan di tahun pertamanya bersama tim pabrikan Ducati, pabrikan Italia itu kini menghadapi tugas negosiasi perpanjangan kontrak dengannya, yang ternyata jauh lebih rumit dibanding saat mereka merekrutnya pertama kali.

    Daftar Isi

    Terungkap Berapa Gaji Marc Marquez, dan Inilah Alasan Ducati Kesulitan Memperpanjang Kontrak

    Marc Marquez - Davide Tardozzi, Kontrak Marc Marquez
    Marc Marquez – Davide Tardozzi

    Filosofi perusahaan asal Bologna ini tidak hanya menghadirkan 4 gelar MotoGP terakhir.. tapi juga memastikan bahwa para pembalap terbaik di lintasan rela membuat pengorbanan besar demi mendapatkan satu tempat di antara enam Desmosedici yang tersedia saat ini…

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Contoh yang paling mencolok adalah Marc Marquez… ia rela melepaskan kontraknya di tahun terakhir dengan Honda dimana diperkirakan nilai cuan-nya lebih dari 20 juta euro (sekitar Rp 388,6 Miliar) yang terkait dengannya, demi membalap bisa balapan dengan tim lapis kedua (satelit) Gresini pada tahun 2024.

    Marc Marquez - BMW Award 2025
    Marc Marquez – BMW Award 2025

    Dikatakan dia membalap ‘TANPA GAJI’ pada tahun 2024 demi mendapatkan prototipe yang benar-benar ia inginkan…. Rebutan kursi dengan Jorge Martin untuk promosi ke tim pabrikan kemudian terjadi pada tahun 2025 di mana ini merupakan puncak dari rencana yang telah disusun atau merupakan penyempurnaan rencana yang telah dipikirkan matang (dan cerdik) dalam benak pembalap asal Cervera tersebut.

    Penandatanganan kontrak dengan Ducati, yang diumumkan segera setelah GP Italia tahun lalu, berjalan mulus tanpa hambatan bagi pabrikan Borgo Panigale tersebut.

    Meskipun angka kontrak pastinya belum diketahui… media Motorsport.com Spanyol, mendapat informasi bahwa gaji pokok pertmanya sebagai pembalap tim resmi Ducati Lenovo adalah di kisaran 3 juta euro (Rp 58 Miliar).

    Jumlah tersebut mungkin jauh lebih sedikit dari yang dibayangkan banyak orang… Namun hal ini diimbangi dengan bonus berbasis performa yang sangat tinggi. Sebelas kemenangan sebelum cedera di Mandalika-Indonesia, memberinya lebih dari 2 juta euro (Rp 39 Miliar) dalam bentuk bonus…

    Marc Marquez - Tifosi Ducati
    Marc Marquez – Tifosi Ducati

    Selain itu..ada pembayaran tambahan yang sudah disepakati sekitar 2 juta euro (Rp 39 Miliar) jika Marc memenangkan gelar juara dunia. Jumlah yang sebesar ini sesuai dengan dominasinya di lintasan dan menegaskan posisinya sebagai acuan tak terbantahkan bagi pabrikan maupun seluruh kejuaraan..

    Pecco Bagnaia Nomor Dua..!

    Sementara itu Pecco Bagnaia dalam posisi down.. dihantui keraguan besar, Ducati justru menuruti kemauan Marquez, yang nilai pasarnya kembali mencapai level seperti saat ia mendominasi bersama Honda…alias kembali pantas mendapat gaji tinggi lagi..

    Hal ini memberi Marc posisi tawar yang kuat dalam negosiasi perpanjangan kontrak, posisi yang sebelumnya tidak dia miliki… Motorsport.com Spanyol menyebutkan bahwa pembicaraan awal antara kedua belah pihak berlangsung sebelum dimulainya tur Asia.

    Pecco Bagnaia , Francesco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    Ini terjadi sebelum ia menyegel gelar dunianya di Jepang dan sebelum cederanya di Indonesia. Secara logika sih.. kemudian ada pertemuan lanjutan, kemungkinan di Valencia, di mana kedua pihak melanjutkan upaya mencari kesepakatan…

    Bagaimanapun, masih harus dilihat bagaimana dampak crash di Indonesia yang menyebabkan cedera bahu kanannya… Cedera itu membuatnya absen pada empat seri terakhir musim ini dan dapat memengaruhi keseluruhan proses…

    Jika Marc Marquez yakin ingin bertahan di Ducati setidaknya hingga musim 2028, maka keinginan ini bisa dikatakan ‘bersifat dua arah’ alias saling menguntungkan. Bagi pabrikan Italia tersebut, memperpanjang kontrak Marc adalah prioritas utama. Oleh karena itu, pemilihan rekan setimnya pun menjadi urusan sekunder…alias Pecco Bagnaia di nomor-dua-kan..!!

    Gigi Dall'Igna - Marc Marquez - Pecco Bagnaia
    Gigi Dall’Igna – Marc Marquez – Pecco Bagnaia

    Kapabilitas Finansial Ducati Terbatas….

    Kini masalahnya adalah Ducati tidak memiliki kekuatan keuangan seperti layaknya Honda atau Yamaha, terutama di saat ini ekspor ke dua pasar kunci mereka (AS dan Tiongkok) sedang lemah….

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Selain itu, tarif yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump berdampak negatif. Ditambah lagi, penjualan Audi (pemilik Ducati), menurun sebesar 11,8 persen pada tahun 2024 dibanding 2023.

    Hal ini membuat grup dengan logo ’empat cincin’ tersebut memberlakukan pembatasan pengeluaran untuk tahun ini, yang akan berlangsung hingga tahun 2026 – tahun di mana kontrak untuk periode MotoGP berikutnya (2027-2028) harus diputuskan.

    Dengan latar belakang seperti ini, situasi Ducati sangat berbeda dibandingkan satu setengah tahun yang lalu, ketika Marquez menerima syarat yang diberikan kepadanya tanpa banyak menuntut..

    Ducati MotoGP Riders 2025
    Ducati MotoGP Riders 2025 – Marc Marquez

    Jika rencananya berjalan sesuai harapan dan ia berhasil menang, maka saat untuk menyesuaikan ulang kontraknya akan tiba dengan sendirinya dan saat itu sudah datang. Marquez mendominasi musim 2025…

    “Setiap bagian harus berada pada tempatnya, dan memang sudah seharusnya begitu. Kami akan duduk bersama untuk menyusun situasi sebaik mungkin,” jelas Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati…

    Sulit membayangkan bahwa juara dunia yang baru saja dinobatkan itu tidak akan memperpanjang kontraknya, meskipun masa depannya kemungkinan besar akan langsung menentukan siapa rekan setimnya nanti….

    Alex Marquez - Marc Marquez - Pecco Bagnaia
    Pembalap MotoGP 2026 – Alex Marquez – Marc Marquez – Pecco Bagnaia

    Pecco Bagnaia sudah menyampaikan tujuannya dengan jelas untuk tetap di Ducati. “Niat saya adalah jika memungkinkan, memperpanjang kontrak danmengakhiri karier saya di Ducati,” kata pembalap asal Turin itu pada beberapa balapan terakhir di musim MotoGP terburuknya..

    Agar hal ini bisa terwujud, dua faktor harus terpenuhi, dan keduanya saat ini masih diragukan… Pertama, ia harus bereaksi dan meningkatkan hasil secara signifikan. Kedua, Pecco harus siap menurunkan permintaan gajinya. Jika tidak, deretan pembalap yang ingin merebut motornya akan langsung antri memanjang di sepanjang paddock..ada banyak pembalap yang siap mengisi kursinya… Mungkin Pecco melamar ke Yamaha saja..terjamenn…

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    1 KOMENTAR

    1. Enzo Ferrari pernah bilang, “Kami balapan di hari Minggu. Kami jualan di hari Senin.” Dunia balap ditopang oleh dunia dagang. Nah, dagang itulah kekuatannya motor2 Jepang. Dgn line up produk sejak motor skutik/bebek kelas capung hingga motorsport eksotik mereka (Honda dan Yamaha punya). Andai ndak ditopang Audi, Ducati akan kesulitan uang. Tapi Ducati masih mending dgn jualan yg laku. Yg mlengse jelas KTM. Line up produk jalanan di berbagai merek di grupnya ndak ada yg punya relasi dgn balap MotoGP (misal, MotoGP 1000 cc 4 silinder; motor sport KTM yg paling gede 1300an cc 2 silinder yg bahkan di WSBK pun ndak masuk). Jualannya susah. Hanya terbatas di Eropa. Meski ditopang Bajaj, tapi Bajaj juga kudu jualan merek2nya plus berbagai merek Eropa yg mereka pegang yg semuanya motor eksklusif, bukan motor harian.

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini