RiderTua.com – Akankah Luca Marini meninggalkan VR46? Adik Valentino Rossi itu menutup musim keduanya bersama Honda MotoGP di posisi ke-13 klasemen akhir…. Sayangnya ia mengalami cedera saat tes dengan motor superbike Suzuka, yang memaksanya absen di tiga balapan. Tanpa insiden itu, ia seharusnya memiliki kesempatan untuk membuktikan diri sebagai pebalap Honda terbaik di musim 2025, setelah finis dengan hanya terpaut enam poin di belakang Johann Zarco…
Luca Marini Tak Mau Pisah dari VR46, Meski Masa Depannya Bersama Honda Kian Kuat
Pembalap asal Tavullia itu pantas dapat apresiasi sebagai pembalap MotoGP dengan jumlah crash paling sedikit di antara semua pebalap. Jarang crash bukan hanya karena gaya balapnya, tetapi juga evolusi RC213V, terutama di bagian depan. Ia menutup musim ini dengan hanya tiga crash, hanya kalah dari pembalap wildcard dan pembalap pengganti.
“Aku punya feel yang sangat baik dengan motornya.. Setiap kali aku memaksa motor hingga batas maksimal, dan ketika aku mulai kehilangan grip ban depan, aku berhasil nyelametin.. Honda ngasih feel yang mantap di area itu. Jauh lebih baik dibanding dulu,” jelas Marini.

Hasil terbaiknya di MotoGP 2025 adalah finis di posisi ke-5 di Hungaria dan Indonesia. Jalan menuju podium masih terasa panjang, tetapi adik Valentino Rossi ini belum menyerah.
“Kalian nggak melihat aku kesorot kamera TV karena aku masih terlalu jauh di belakang, tetapi aku sering banget hampir jatoh. Tapi seperti yang kubilang… motor ini ramah di area ini, terutama bagian depan, dan aku jarang crash.. namun jika aku melakukan kesalahan besar, maka masih bisa terjatuh… Tapi kami sudah membuat langkah besar di area ini, dan sekarang motornya jauh lebih mudah dan lebih intuitif untuk dikendarai, bahkan di bagian belakangnya…”

Pembalap dengan Kecelakaan Tersedikit
Marini mengalami sembilan kalai crash di musim perdananya di MotoGP pada tahun 2021 bersama tim VR46 Ducati, kemudian tujuh kali pada tahun 2022, dan enam belas kali pada tahun 2023 dengan tim VR46 Ducati. Ia hanya mengalami empat kecelakaan di musim debutnya bersama Honda pada tahun 2024 dan 2025 tiga kali…
Ia masih punya satu tahun kontrak tersisa untuk terus berkembang bersama Honda dan berusaha memenangkan balapan…. Baginya target itu terasa lebih realistis setelah kemajuan signifikan yang dicapai oleh RC213V, yang telah naik podium beberapa kali musim ini dan bahkan meraih kemenangan di Le Mans bersama Zarco. Kemenangan itu mungkin lebih terasa seperti ‘keberuntungan sekali lewat’ dibanding kemenangan solid, tapi sekarang keadaannya mulai berubah….

Marini dan Hubungan dengan Akademi
Hal yang tidak berubah adalah keinginan Luca untuk tetap bersama Honda ke depannya… Tapii…. apakah itu juga berarti harus memutuskan hubaungan dengan Akademi VR46? Pembalap HRC itu langsung menepisnya…”Bukan seperti itu…. Setiap ada kesempatan aku bisa menghabiskan waktu bersama mereka,” ujarnya dalam sebuah wawancara…
“Memang benar kalau di tim pabrikan, kegiatannya lebih banyak dan banyak event meeting dibanding tim satelit, jadi lebih sulit menemukan waktu bareng bersama anak-anak dari Akademi. Sekarang ‘Bez’ juga ada di tim pabrikan, begitu pula Pecco Bagnaia. Jadi kumpul bareng memang makin susah, tapi hubungan kami tetap sama seperti biasaa…..






