RiderTua.com – Menjelang Gran Premio Animoca Brands de Aragon, Miguel Oliveira mengatakan, “Sebelum akhir pekan, selalu sulit untuk mengetahui apa yang bisa diperkirakan.” BTW, pada tahun 2015 rider Red Bull KTM itu memenangkan kelas Moto3 di MotorLand, dan finis ke-6 di GP Teruel 2020 merupakan hasil MotoGP terbaiknya sejauh ini. “Saya pikir Aragon adalah sirkuit tempat kami bisa tampil bagus. Balapannya tidak terasa fantastis, tetapi hasil di Aragon dalam beberapa tahun terakhir benar-benar memuaskan. Kami hanya berharap, bahwa kami memulai balapan akhir pekan dengan cara yang benar dan kami mengerti di mana kami bisa membuat motor cepat.” Namun yang perlu diperhatikan di trek ini menurut ‘dokter gigi’ ini adalah ‘Trail Braking’ atau memadukan pengereman dan menikung pada saat yang bersamaan.
Miguel Oliveira: Fokus Pada Trail Braking
Apa yang sangat penting di sirkuit balap sepanjang 5,077 km di MotorLand Aragon itu? “Level grip di trek ini sangat rendah, jadi pertama tentu saja kami harus memastikan ban bekerja. Selain itu juga harus bekerja dalam jangka panjang. Trek di Aragon sangat panjang, kita sering berbelok dan kita membutuhkan feeling yang sangat baik pada bagian depan, karena kita biasanya mengerem dengan posisi membelok. ‘Trail braking’ yaitu mengerem ke tikungan dan berbelok, sangat penting agar kita bisa menjaga kecepatan dengan baik. Itu akan menjadi fokus utama besok,” jelas Oliveira.
Apakah tes Misano berguna untuk persiapan GP Aragon? “Sebagai latihan fisik, ya,” jawab rider asal Portugal itu sambil tersenyum, yang akan meninggalkan tim pabrikan Red Bull-KTM untuk pindah ke RNF-Aprilia pada akhir musim dan oleh karena itu tidak lagi terlibat dalam pengembangan KTM untuk 2023.
Kemudian dia menambahkan, “Itu bukan tes, di mana kami membiarkan motor tetap sama. Kami telah bekerja dan mencoba memahami apakah sedikit mengubah set-up atau hanya mencoba pendekatan yang berbeda akan ada gunanya bagi kami. Kami punya banyak waktu dan juga membuat perubahan kecil pada elektronik. Namun, setelah balapan akhir pekan dan 2 hari tes lagi dengan semua keausan karet di trek, semuanya bekerja dengan sempurna. Itu membuat sangat sulit bagi para insinyur untuk memahami seberapa besar peningkatannya sebenarnya.”
Jadi perbedaan grip akan sangat besar ketika para pembalap MotoGP turun ke trek untuk pertama kalinya di MotorLand pada hari Jumat. “Ya, ada trek yang menawarkan cengkeraman lebih sedikit di lintasan kering dibandingkan Misano saat hujan. Tapi sepeda motor tetaplah sepeda motor, kami datang ke sini dan memastikan itu berfungsi,” tegas Oliveira.
Untuk kejuaraan dunia balap motor, GP Aragon adalah awal dari triple yang menuntut dengan diikuti langsung oleh balapan luar Eropa di Jepang dan Thailand. Sebanyak lima balapan dijadwalkan untuk enam minggu ke depan. “Sempurna. Saya pikir bagian tersulit adalah dari sini pergi ke Jepang karena perbedaan waktu yang besar dan jet lag. Juga di Thailand tentu saja. Kami harus melakoni dua balapan berturut-turut dan perjalanan panjang di belakang kami, dan itu sangat panas dan kelembabannya sangat tinggi,” ungkap rekan setim Brad Binder itu.
Kemudian disusul akhir pekan bebas balapan sebelum dua balapan luar Eropa lagi yakni Australia dan Malaysia. “Saya akan kembali ke Eropa terlebih dulu dan kemudian melakukan perjalanan ke Australia,” pungkas Oliveira mengungkapkan rencananya.