Bagnaia: Saat Rossi di Ducati, Motor Desmo Tidak Kompetitif

0

RiderTua.com – Francesco Bagnaia berujar bahwa saat Valentino Rossi berada di Ducati (2011-2012), motor Desmosedici tidak kompetitif. Sebagai pembalap Ducati selama 2 tahun di Pramac tentunya pernyataan ini menarik. Dalam sebuah wawancara Pecco Bagnaia berbicara tentang perbandingan antara dirinya dan Valentino Rossi saat berada di Ducati. Namun meskipun motor Ducati dahulu lebih sulit, peringkat Rossi jauh lebih baik dari Bagnaia saat di Ducati sekarang.

Bagnaia: Saat Rossi di Ducati, Motor Desmo Tidak Kompetitif

Bagnaia: Saat Rossi di Ducati, Motor Desmo Tidak Kompetitif
Bagnaia: Saat Rossi di Ducati, Motor Desmo Tidak Kompetitif

Beda dengan Rossi yang langsung ke tim pabrikan, Pecco Bagnaia butuh dua tahun untuk bergabung dengan tim resmi MotoGP. Selain itu, dia merupakan pembalap pertama dari akademi VR46 milik Valentino Rossi yang menempati kursi di tim resmi (Morbidelli di Marc VDS Honda dan Yamaha Petronas). 

Bagnaia yang Dewasa

Sementara itu, Ducati sangat senang dengan penandatanganan Bagnaia ke tim resmi. “Dia jauh lebih tua dari usianya dan tidak perlu memberitahunya dua kali,” kata Davide Tardozzi.

Bagnaia: Saat Rossi di Ducati, Motor Desmo Tidak Kompetitif
Bagnaia: Saat Rossi di Ducati, Motor Desmo Tidak Kompetitif

Bagnaia ingin memberikan pendapatnya tentang apa yang terjadi di garasi Yamaha. “Morbidelli pantas menjadi pembalap tim resmi Yamaha, tapi mereka merekrut Quartararo lebih awal.”… Dia juga memberikan pendapatnya tentang perbandingan dengan Rossi yang berada di Ducati lebih dari sepuluh tahun lalu.

“Saya pikir Ducati saat ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan yang dipakai Rossi dan semua orang Ducati juga telah berubah pada level struktural. Ini adalah proyek yang sama sekali berbeda. Ada banyak pembalap yang tidak bisa mengendarai motor itu ( di masa lalu), termasuk Dovi di awal proyek, sebelum memulai proyek baru dan hasilnya pun bagus.”

Menurut Bagnaia itulah alasan mengapa Rossi tidak cocok dengan motornya. “Itu sebabnya tidak berjalan baik (bagi Rossi), karena ketika dia kembali ke Yamaha dia segera menang lagi. Itu adalah situasi yang sangat sulit baginya. Sejujurnya, tidak mungkin untuk membandingkan diri saya dengannya, karena motor yang kami miliki saat ini adalah motor paling kompetitif di grid dan, tanpa diragukan lagi, ketika dia di Ducati ternyata tidak. Tidak mungkin membuat perbandingan di antara kita, karena perbedaan situasi masing-masing”.

Leave a Reply