RiderTua.com – Di pasar India, TVS Apache RTR 160 4V dan Bajaj Pulsar NS160 sama-sama merupakan naked bike 160cc yang ditujukan untuk penggunaan harian sekaligus berkendara dengan karakter sporty. Menawarkan bodi agresif, transmisi manual lima percepatan, roda 17 inci, serta mesin satu silinder dengan pendinginan berbasis oli.
Apache RTR 160 4V membawa desain yang lebih ramping dan berorientasi racing, sedangkan Pulsar NS160 mempertahankan gaya streetfighter yang lebih berotot dengan tangki besar dan posisi berkendara sedikit lebih maju. Keduanya juga menggunakan suspensi depan upside-down pada varian yang lebih tinggi dan rem cakram depan-belakang dengan ABS dua kanal.
▶Daftar Isi
TVS Apache RTR 160 4V: Sporty dengan Teknologi Lebih Lengkap

TVS Apache RTR 160 4V menggunakan mesin 1 silinder 159,7cc SOHC 4-klep pendingin oli dengan injeksi Bosch. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 17,3 hp pada 9.250 rpm dan torsi 14,73 Nm pada 7.500 rpm (Sport Mode), kemudian disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan dengan assist & slipper clutch. Karakter mesinnya dikembangkan dengan orientasi racing, tetapi tetap memiliki mode Urban dan Rain untuk penggunaan yang lebih santai.
Desain Apache RTR 160 4V mempertahankan karakter racing dari keluarga RTR melalui lampu depan projector LED dengan DRL berbentuk khas, tangki berprofil tajam, shroud agresif, dan knalpot bergaya bullpup. Tinggi joknya 800 mm, dimensi 2.035 x 819 x 1.050 mm (P x L x T) dengan wheelbase 1.357 mm. Bentuk bodi dan posisi setangnya dibuat untuk memberikan nuansa sporty tanpa terlalu mengorbankan penggunaan harian.

Pada varian USD menggunakan garpu upside-down 37 mm dan monoshock belakang, dengan ground clearance 180 mm. Bobot 143-146 kg, sementara tangki 12 liter. Roda 17 inci memakai ban 90/90 depan dan 130/70 belakang, sedangkan pengereman menggunakan cakram 270 mm di depan dan 240 mm di belakang.
Varian tertinggi dapat traction control, 3 riding mode Sport, Urban dan Rain, SmartXonnect dengan navigasi Google Maps serta call alerts, port USB Type-C, dan panel layar TFT 5 inci. TVS mencantumkan harga Apache RTR 160 4V di kisaran 119.890 – 141.440 rupee atau sekitar Rp 22,3 – 26,4 jutaan (tergantung varian).
Bajaj Pulsar NS160: Berotot dengan Sasis Sporty

Bajaj Pulsar NS160 menggunakan mesin 1 silinder 160,3cc 4-klep FI pendingin oli dengan twin-spark plug. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 16,7 hp pada 9.000 rpm dan torsi 14,6 Nm pada 7.250 rpm, kemudian disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan. Karakter mesinnya dipadukan dengan posisi berkendara forward-biased yang menjadi ciri khas keluarga Pulsar NS.
Desain NS160 menonjolkan karakter streetfighter melalui tangki berotot, shroud besar, lampu LED dengan DRL, dan buritan yang meruncing. Dimensi 2.017 x 804 x 1.060 mm (P x L x T), wheelbase 1.372 mm, dan tinggi jok 805 mm. Dibanding Apache, tampilannya terasa lebih padat dan kekar, sementara ergonominya dibuat untuk memberikan posisi berkendara yang lebih aktif.

NS160 memakai perimeter frame dengan garpu upside-down 37 mm depan serta monoshock Nitrox belakang. Bobotnya 152 kg, ground clearance 170 mm, dan tangki 12 liter. Roda 17 inci dibalut ban 100/80 depan dan 130/70 belakang, sedangkan rem cakram 300 mm depan dan 230 mm belakang sudah dilengkapi ABS 2-Channel.
Perlengkapan NS160 mencakup lampu LED, panel digital dengan Bluetooth, navigasi turn-by-turn, indikator posisi gigi dan jarak tempuh, USB charging, serta mode ABS Road, Rain dan Off-Road pada versi yang dilengkapi fitur tersebut. Bajaj Auto saat ini mencantumkan harga mulai 126.301 – 134.685 rupee atau sekitar Rp 23,5 – 25,1 jutaan.
| Aspek | TVS Apache RTR 160 4V | Bajaj Pulsar NS160 |
|---|---|---|
| Mesin | 1 silinder 159,7cc SOHC 4-klep injeksi Bosch pendingin oli | 1 silinder 160,3cc 4-klep FI twin-spark plug pendingin oli |
| Transmisi | Manual 5-percepatan | Manual 5-percepatan |
| Tenaga | 17,3 hp @ 9.250 rpm (Sport Mode) | 16,7 hp @ 9.000 rpm |
| Torsi | 14,73 Nm @ 7.500 rpm (Sport Mode) | 14,6 Nm @ 7.250 rpm |
| Suspensi Depan | Upside-down 37 mm (varian USD) | Upside-down 37 mm |
| Suspensi Belakang | Monoshock | Monoshock Nitrox |
| Velg & Ban | 17 inci, ban 90/90 depan & 130/70 belakang | 17 inci, ban 100/80 depan & 130/70 belakang |
| Rem | Cakram 270 mm depan & Cakram 240 mm belakang | Cakram 300 mm depan & Cakram 230 mm belakang |
| Bobot | 143–146 kg | 152 kg |
| Tangki | 12 liter | 12 liter |
| Wheelbase | 1.357 mm | 1.372 mm |
| Tinggi Jok | 800 mm | 805 mm |
| Ground Clearance | 180 mm | 170 mm |
| Dimensi | 2.035 x 819 x 1.050 mm (P x L x T) | 2.017 x 804 x 1.060 mm (P x L x T) |
| Fitur | Projector LED dengan DRL, panel TFT 5 inci, SmartXonnect, navigasi Google Maps, call alerts, USB Type-C, 3 riding mode (Sport/Urban/Rain), traction control, ABS 2-Channel, Assist & Slipper Clutch, Electronic Throttle Control | Lampu LED dengan DRL, panel digital Bluetooth, navigasi turn-by-turn, indikator posisi gigi dan jarak tempuh, USB charging, mode ABS Road/Rain/Off-Road pada versi tertentu, ABS 2-Channel |
| Harga | 119.890–141.440 rupee (sekitar Rp 22,3–26,4 jutaan) | 126.301–134.685 rupee (sekitar Rp 23,5–25,1 jutaan) |












