Marc Marquez: Roda Belakang Ngangkat? Yang Ngajari Gaya Balap Itu Honda

RiderTua.com – Sejak balapan pertama MotoGP musim 2022, Marc Marquez mempunyai ekspektasi tinggi untuk tampil lebih baik ketimbang musim lalu. Namun, Honda RC213V terbaru dibuat untuk gaya balap yang berbeda. Itulah sebabnya, sejauh musim ini bergulir pembalap berusia 29 tahun itu belum mampu tampil maksimal. “Motor baru dibuat untuk gaya balap yang berbeda. Saya bisa beradaptasi dengan itu, dan saya sudah melakukannya sejak awal musim ini. Tetapi saya menyadari bahwa saya belum mampu mencapai potensi penuh saya. Kami harus fokus pada apa yang saya inginkan dan apa yang saya butuhkan. Kami harus menemukan arah lain. Sejak awal saya mengatakan, gaya balap saya dirancang untuk titik berat bagian depan motor. Begitulah cara Honda mengajari saya sejak debut MotoGP saya pada 2013, dan begitulah cara saya mengembangkan gaya balap saya,” ungkap Marc Marquez.

Marc Marquez: Yang Ngajari Gaya Balap Ekstrem Itu Honda

Sementara itu, Pol Espargaro juga memaparkan karakter utama Honda RC213V terbaru. “Yang paling saya suka adalah kontak dengan roda belakang di aspal, terutama saat masuk tikungan tanpa engine brake untuk mendapatkan speed di tikungan cepat. Sebelumnya kami punya masalah yang sangat besar di bagian belakang karena ban tidak pernah mengalami kontak 100 persen, yang sangat berbahaya dan menghabiskan banyak waktu per lap,” tegas adik Aleix Espargaro (Aprilia) beberapa minggu lalu.

Rider berusia 30 tahun itu menambahkan, “Itu berbahaya. Karena dalam kondisi dingin dan suhu rendah, hal-hal yang tidak diinginkan bisa terjadi. Seperti yang menimpa saya di Valencia 2021 atau buruk lagi juga terjadi pada Marc. Yang paling penting adalah kami melaju lebih cepat. Tetapi keselamatan juga sangat penting dan kami berhasil membuat kemajuan di sana.”

Dalam sebuah wawancara, Marc Marquez mengungkapkan tentang pekerjaan yang mereka lakukan di tes pra-musim dan karakter motornya. “Tentu saja, tes di bulan Februari sangat bagus, tetapi kondisinya sangat berbeda. Cuaca di Sepang dan Mandalika sangat panas dan trek memiliki grip. Kita bisa melihat potensi nyata ketika kita balapan di Eropa. Kami memasuki balapan GP Eropa, dan trek di Portugal adalah tantangan pertama buat kami. Dari situlah rangkaian masalah ini berasal,” lanjut rider juara dunia MotoGP 6 kali itu.

“Ya, di Portimao kami kembali bermasalah. Saya pikir motornya masih punya potensi, tetapi kami masih perlu bekerja lebih keras dan tidak mencoba meniru semua pembalap Honda. Sejak awal tahun kami semua menggunakan kurang lebih set-up yang sama,” keluh Marquez.

Kakak Alex Marquez (LCR) itu melanjutkan, “Motor baru dibuat untuk gaya yang berbeda. Saya bisa beradaptasi dengan itu. Sejak awal musim saya sudah melakukannya, tetapi saya sadari bahwa saya tidak mencapai potensi penuh saya. Kami harus fokus pada apa yang saya inginkan dan apa yang saya butuhkan. Kami harus menemukan arah lain.”

Jadi bukan suatu kebetulan, kita melihat Marc Marquez bekerja dengan sangat baik dengan bagian depan Honda dengan roda belakang melayang di udara. “Sejak awal saya mengatakannya, gaya balap saya dirancang untuk bagian depan motor (titik beratnya). Begitulah cara Honda mengajari saya sejak debut MotoGP saya pada 2013 dan begitulah cara saya mengembangkan gaya membalap saya,” pungkas Marc.

Related Articles

4 COMMENTS

  1. Kalau berani freestyle dahh beibbz…. Kebanyakan rider MotoGP juga gitu atuh neng……. wkwkwkwkwk bikin mbit ketawa baca judulnya sobz

  2. Mamstabbz Marc Marquez idola kawula muda Indonesia masa kini dan masa depan euiyy cakk

  3. Mamstabbz Marc Marquez idola kawula muda Indonesia masa kini dan masa depan euiyy cakk

Leave a Reply to Wadj Djjall Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page