Luca Marini : Semua Motor Kompetitif!

RiderTua.com – Luca Marini berujar bahwa ke-24 motor semuanya kompetitif… Adik Valentino Rossi itu menyelesaikan tes Mandalika pada hari Sabtu sebagai pembalap tercepat dengan catatan waktu 1: 31.289 menit (memecahkan rekor lap tercepat yang ditorehkan pembalap superbike Toprak Razgatlioglu). Dengan catatan waktu terbaiknya itu, Luca Marini bertahan di posisi 3 besar hingga akhir tes MotoGP di Mandalika. Namun rider Mooney VR46 itu enggan membuat prediksi untuk musim mendatang karena semakin sengitnya pertarungan antar pembalap. “Saya mengendarai race simulation dengan ban belakang medium, tapi saya tahu banyak pembalap lain mencobanya dengan ban soft juga. Kami tidak tahu ban apa yang akan dibawa Michelin untuk balapan akhir pekan, tapi saya merasa cukup nyaman dengan ban mediumnya,” kata pebalap Ducati dari Mooney VR46 Racing Team.

Luca Marini : 24 Motor Semuanya Kompetitif

Marini melakoni simulasi balapan bersama rekan setimnya sekaligus rookie MotoGP Marco Bezzecchi. “Saya memulai simulasi balapan di belakang ‘Bez’ dan hanya berpikir untuk menyalipnya secepat mungkin. Itu benar-benar sulit dengan suhu panas di slipstream. Ban depan saya panas seperti lahar. Juga sulit untuk mengerem di belakang pembalap lain karena kita kehilangan banyak downforce. Untuk menyalip di trek ini juga sulit karena jalur dengan abrasi karet sangat sempit. Jika kita meninggalkan racing line dan masuk ke tanah, tidak mungkin menghentikan motor karena sangat-sangat berbahaya,” ujar rider asal Italia itu.

“Feeling keseluruhan selama simulasi balapan baik-baik saja. Secara fisik saya agak lelah karena panas sekali. Tidak mudah untuk menyelesaikannya, tetapi saya mendapat umpan balik yang baik dari ban dan motor. Jadi saya cukup senang dengan pekerjaan yang kami lakukan hari ini.”

Honda sangat Kuat

Jika poin Kejuaraan Dunia sudah dicetak hari ini, menurut Luca di mana posisinya? “Saya belum melihat kecepatan pembalap lain, tapi pembalap Honda sepertinya sangat kuat. Saya cukup kompetitif, seperti Ducati lainnya. Quartararo mungkin salah satu yang tercepat tetapi sulit untuk mengatakannya saat ini,” jawab Luca Marini.

“Kita tidak tahu ban mana yang digunakan pembalap lain atau berapa liter bensin yang ada di dalam tangkinya. Itu juga membuat perbedaan seberapa terlambat kita mencapai trek. Lebih mudah di pagi hari, kondisi paling buruk terjadi pada pukul 2 siang. Saya cukup senang dengan potensi saya. Kami pasti masih harus bekerja pada elektronik karena kami belum siap untuk jarak balapan penuh,” ungkap pembalap berusia 24 tahun itu.

“Saya pikir saya dalam posisi yang baik untuk kualifikasi, saya bisa melaju ke Q2 setiap saat, itu akan menjadi target saat ini. Kami harus menunggu dan melihat seperti apa jarak balapan. Semua pembalap adalah pekerja hebat dan fantastis yang telah meningkat pesat sejak hari pertama.”

“Itu tidak akan mudah. ​​Pasti musim yang sulit bagi semua rider karena hampir setiap pembalap memiliki motor pabrikan. Setiap rider memiliki motor yang fantastis tahun ini. Dari yang pertama hingga terakhir, setiap pembalap dapat mencapai hasil yang baik tahun ini. Dari sudut pandang saya, tidak ada lagi perbedaan antara motor dan para produsen,” pungkas putra Mama Stefania itu.

Related Articles

1 COMMENT

Leave a Reply to Anonymous Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page