Fakta Menarik Kemenangan 3-1 Man City Vs Wolves

Fakta menarik kemenangan 3-1 Man City vs Wolves
Fakta menarik kemenangan 3-1 Man City vs Wolves

RiderTua.com – Fakta menarik kemenangan 3-1 Man City vs Wolves… The Citizens memenangkan laga tandang pertama Liga Premier musim 2020-21, atas Wolverhampton Wanderers. Gol-gol yang dicetak Kevin de Bruyne, Phil Foden dan Gabriel Jesus memberi Manchester City keunggulan penting di pertandingan pembukaan mereka musim ini.

Fakta Menarik dari Laga Kemenangan 3-1 Man City Vs Wolves

Dilansir dari Sportskeeda, Manchester City mengalahkan Wolverhampton Wanderers 3-1 di Molineux pada Senin malam (21/9/20), untuk membuka musim Liga Premier dengan mengantongi 3 poin.

Wolves sebenarnya memiliki peluang di babak kedua, tetapi mereka tidak dapat memanfaatkannya. Sampai sundulan Raul Jimenez berhasil menjebol gawang Ederson pada menit ke-78.

Dan berikut fakta menarik dari pertandingan tersebut.

Guardiola Berhati-hati dalam Memilih Tim

Pada hari pembukaan, Pep Guardiola tampaknya mengambil keputusan yang agak berhati-hati. Dia menempatkan dua gelandang bertahan. Fernandinho dan Rodri mengambil posisi di lini tengah, ditempatkan di depan pasangan bek tengah Nathan Ake dan John Stones.

Formasi ini membuat pasukan City kuat di lini tengah, dan memungkinkan mereka mengendalikan bola dengan cara yang disukai Guardiola.
Rodri dan Fernandinho bertugas memastikan dengan baik Joao Moutinho maupun Ruben Neves tidak memiliki waktu untuk menguasai bola di babak pertama.

Karena skuad City terkenal tajam dalam menekan, dan sangat efektif dalam membalikkan penguasaan bola. Itu berarti, de Bruyne bisa mengambil alih penguasaan bola di posisi yang lebih tinggi, dan mengatur City untuk mengancam Patricio.

Sekarang pertanyaannya, apakah kombinasi di lini tengah ini terus bertahan? Karena mereka harus bersaing dengan Ilkay Gundogan yang akan kembali dari pemulihan sakit yang dideritanya.

Fakta menarik kemenangan 3-1 Man City vs Wolves

Sayap Kanan Wolves Perlu Diperbaiki

Dengan hengkangnya Matt Doherty ke Tottenham Hotspur di musim panas ini, Nuno memilih Adama Traore di posisi bek sayap kanan, tapi ternyata itu tidak berhasil bagi Wolves.

Terutama di babak pertama, area antara Adama dan bek tengah sisi kanan Willy Boly terus menjadi sumber peluang bagi City. Sterling berhasil menempatkan dirinya di antara keduanya, dan sukses menimbulkan banyak masalah di area itu.

Ini adalah fakta bahwa Traore sebenarnya bukan seorang bek. Di laga ini dia sedang menjalani posisi yang asing baginya, sehingga hal ini sangat merugikan dia dan tim.

Dengan kedatangan Nelson Semedo dari Barcelona, ​​keseimbangan Wolves akan segera pulih bagi. Karena itu akan memungkinkan bagi mereka untuk menurunkan Traore ke lapangan, sambil memastikan bahwa mereka memiliki bek sayap terbaik.

Man City Menurun di Babak Kedua

Setelah tampil impresif di pertandingan babak pertama, City malah menerima tekanan dari Wolves setelah istirahat turun minum. Bahkan sebelum Jimenez mencetak gol balasan, sebagai tuan rumah setidaknya mereka bisa kembali ke level yang sama.

Setidaknya ada 3 peluang bagus untuk Wolves, tetapi Daniel Podence, Neves dan Jimenez semuanya gagal mengecoh penjaga gawang Ederson. Semua tekanan Wolves itu, hanya menargetkan Benjamin Mendy, yang berperan sebagai bek kiri untuk City.

Boith Traore dan Pedro Neto terlalu sulit untuk ditangani oleh pemain asal Prancis itu. Wolves pasti menyesal, mereka menciptakan peluang tetapi gagal memanfaatkannya.
Faktanya, terlepas dari semua peluang yang mereka miliki, Wolves tidak satupun melepaskan tembakan tepat sasaran, selain dari gol yang dicetak oleh Jimenez.

Fakta menarik kemenangan 3-1 Man City vs Wolves

Man City mendominasi di Babak Pertama

Selama 45 menit pertama pertandingan, City memainkan sepak bola yang hebat, dan tidak tersentuh. Tetapi untuk tim yang memainkan pertandingan kompetitif pertama mereka musim ini, City terlihat sangat tajam, dan melakukan operan bola dengan mudah.

Traore dan Boly harus benar-benar menemukan kenyamanan dengan Sterling di area itu. Mereka diberi hadiah penalti karena kecerobohan Saiss, tetapi keunggulan itu sangat pantas City dapatkan.

Gol kedua dibuat dengan indah dari sayap kiri, saat De Bruyne mengarahkan tendangan ke Sterling, dan Patricio bergegas keluar untuk menutup sudut. Pemain sayap itu memainkan cut-back yang cerdas yang memberi Phil Foden gawang kosong untuk dibobol.

Pemain Kunci akan Segera Kembali

Aymeric Laporte dan Ilkay Gundogan absen dari skuad di matchday itu, sedangkan Riyad Mahrez hanya duduk di bangku cadangan. Ketiganya telah didiagnosis terkena wabah, sementara Mahrez telah pulih dari wabah tersebut.

Bernardo Silva dan Sergio Aguero juga cedera, sementara City juga menunggu kembalinya Oleksandr Zinchenko, untuk memperkuat opsi Guardiola di posisi bek kiri.

Dengan kembalinya para pemain tersebut, City hanya akan menjadi lebih kuat. Itulah sebabnya game-game awal ini menjadi tantangan bagi mereka. Mereka telah memulai musim dengan luar biasa. Melakoni pertandingan tandang yang sulit di Molineux, yang terkadang butuh keberuntungan.

Be the first to comment

Leave a Reply