Fakta Menarik dari Laga Juventus Vs Sampdoria

5 fakta menarik dari laga Juventus vs Sampdoria
5 fakta menarik dari laga Juventus vs Sampdoria

RiderTua.com – Fakta menarik dari laga Juventus vs Sampdoria… Si Nyonya Tua membuka musim 2020-21 Serie A dengan kemenangan 3-0 yang spektakuler atas Sampdoria. Musim ini, pasukan Andrea Pirlo itu sedang mengejar gelar Scudetto ke-10 secara berturut-turut.

Fakta Menarik dari Laga Juventus Vs Sampdoria

Dilansir dari Sportskeeda, menjadi tuan rumah, Juventus berhasil menundukkan Sampdoria dengan 3 gol tanpa balas. Pemain baru Dejan Kulusevski, Leonardo Bonucci dan mega bintang Cristiano Ronaldo masing-masing menyumbang 1 gol untuk Bianconeri. Mereka berhasil meraih 3 poin di hari pembukaan musim Serie A.

Bagi Andrea Pirlo ini merupakan pertandingan pertamanya sebagai manajer Juventus. Tampaknya kehadirannya telah memberikan dampak positif, karena sang juara bertahan ini tampak benar-benar berubah. Penampilan mereka di sepanjang pertandingan sangat berbeda dari sebelumnya, ketika masih dimanajeri Maurizio Sarri.

Dan berikut 5 fakta menarik dibalik laga antara Juventus kontra Sampdoria yang digelar di Allianz Stadium tadi malam.

Ronaldo Cetak Gol di Laga Pembuka Musim 

CR7 tidak mencetak gol dalam pertandingan pertama musim sejak 2014. Gol yang dicetak di hari pembukaan ini tercipta, setelah Cristiano Ronaldo berjuang mati-matian. Beberapa kali tendangannya hanya membentur mistar gawang meski menerima beberapa peluang bagus.

Dia nyaris mencetak gol di beberapa kesempatan, tetapi usahanya selalu gagal. Terlalu sering bahkan. Sementara percobaan saat memanfaatkan bola mati, juga tidak membuahkan hasil yang semakin membuatnya kecewa. Namun, Ronaldo bukan orang yang gampang menyerah, bukan?

Ronaldo bertahan sambil terus menyelidiki pertahanan Sampdoria dengan berlari ke dalam kotak penalti. Dia juga mempertontonkan kehebatannya di udara dengan lompatan tinggi, sebelum akhirnya dia mencetak gol ketiga untuk Juventus pada menit ke-88. 

Musim 2019-20 lalu, CR7 mencetak 31 gol, akan menarik untuk melihat berapa banyak gol yang bisa dia kumpulkan musim ini.

5 fakta menarik dari laga Juventus vs Sampdoria

Debut Dejan Kulusevski yang Luar Biasa

Dejan Kulusevski memulai debutnya untuk Juventus dengan cara yang spektakuler. Kulusevski dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Serie A musim 2019-20, karena penampilannya yang luar biasa. Dia berhasil mencetak gol untuk Juventus di pertandingan pertama musim sekaligus debut pertamanya bersama Si Nyonya Tua.

Didatangkan hanya dengan 35 juta Euro dari Parma, pemain asal Swedia itu hanya membutuhkan waktu 13 menit untuk membuat kesan pertama yang mengesankan. Dia memanfaatkan umpan balik Ronaldo dengan sentuhan pertama yang cekatan, sebelum melepaskan bola melengkung ke sudut bawah gawang, untuk gol pertamanya bagi Bianconeri.

Pemain berusia 20 tahun itu tampil positif secara keseluruhan. Dia memberikan penampilan yang menggembirakan dengan semangatnya, ledakan energi yang luar biasa, dan permainan yang terhubung dengan bintang Ronaldo, sesuatu yang hanya akan berkembang di masa depan.

Sampdoria Melempem

Sebenarnya pasukan Claudio Ranieri berhasil menciptakan beberapa peluang bagus, namun tak satunya yang mampu diselesaikan dengan baik oleh ujung tombak mereka.

Sampdoria terlihat lebih energik dan mengancam setelah babak kedua, mereka menguasai bola dengan cepat di sekitar pertahanan Juventus. Federico Bonazzoli berhasil mengarahkan sebuah tendangan melewati mistar gawang, namun sayang usaha itu tak berbuah gol.

Secara total, Sampdoria telah mencoba melepaskan 15 tembakan, tetapi hanya bisa menghasilkan satu tembakan tepat sasaran. Ada satu masalah urgen yang harus cepat diselesaikan yakni kurangnya penyelesaian klinis. Jika itu bisa membaik, Sampdoria akan menjadi tim yang sangat mengancam untuk dilawan.

Hebatnya Emil Audero [Kiper Sampdoria]

Emil Audero sedang dalam performa terbaiknya saat melawan Juventus. Dia melakukan banyak penyelamatan penting di laga ini. Di tengah semua kekacauan yang terjadi di kotak penalti Sampdoria, Emil Audero masih pantas disebut pahlawan karena dia hampir bisa menahan tendangan Ronaldo.

Kiper berusia 23 tahun itu sibuk sepanjang malam tapi tidak pernah salah langkah. Dia berdiri tegak menghadapi serangan Juventus dan membuat lima penyelamatan pada malam itu.

Dia menjadi penghalang bagi Ronaldo, menyelamatkan gawangnya pada banyak kesempatan. Terutama saat dia meninju tendangan bebasnya di babak kedua, dan hal ini semakin membuat frustasi striker Juventus itu. Meski kebobolan 3 gol, Audero harus bangga dengan penampilannya meskipun timnya kalah telak.

5 fakta menarik dari laga Juventus vs Sampdoria

Debut Andrea Pirlo yang Sangat Bagus

Salah satu kritik terbesar Maurizio Sarri di Juventus adalah kurangnya permainan yang mengalir. Tim ini sering kali terlihat sangat kehilangan ide dan kecerdikan, hanya berusaha untuk meraih kemenangan tipis atau mengandalkan momen-momen cemerlang dari Cristiano Ronaldo atau Paulo Dybala.

Meskipun tim berhasil mempertahankan gelar domestik mereka, mereka harus membayar harga mahal di Liga Champions. Setelah gagal melewati babak 16 besar untuk dua musim berturut-turut. Sarri memang sudah sepatutnya dipecat, dan Juventus malah menunjuk Pirlo yang relatif tidak berpengalaman untuk memimpin.

Ada keraguan tentang kemampuan manajer baru untuk membimbing tim. Tetapi setelah kesan pertama yang positif saat melawan Sampdoria, tampaknya Pirlo membawa Juventus ke arah yang benar.

Juventus terlihat sangat segar di bawah manajer baru mereka. Mereka membuat bola bergerak dengan cepat dan menguji Sampdoria ke pangkalnya, menciptakan peluang dengan kecepatan tinggi dan langsung mengeksekusi. Sungguh sebuah permainan sepakbola yang mengalir bebas dan menyegarkan untuk ditonton.

Be the first to comment

Leave a Reply