Fakta Dibalik Kekalahan 1-3 MU dari Crystal Palace

Fakta dibalik kekalahan 1-3 MU dari Crystal Palace
Fakta dibalik kekalahan 1-3 MU dari Crystal Palace

RiderTua.com – Fakta dibalik kekalahan 1-3 MU dari Crystal Palace… Mengejutkan, Manchester United memulai musim Liga Premier 2020-21 dengan kekalahan telak di tangan Crystal Palace. Parahnya lagi, kekalahan ini terjadi di kandang sendiri, di Old Trafford.

Fakta Dibalik Kekalahan 1-3 MU dari Crystal Palace

Dilansir dari Sportskeeda, tim tamu langsung tampil menggebrak. Sang tuan rumah berhasil dibikin keteteran. Dan hasilnya, di menit ke-7 Crystal Palace sukses membuka keunggulan berkat gol yang dicetak Andros Townsend. 

Di menit ke-74 Wilfried Zaha mencetak gol lewat tendangan penalti. Dan 6 menit kemudian, striker rekrutan baru MU Donny van de Beek berhasil membalas dengan 1 gol. Namun di menit ke-85, kembali Wilfried Zaha menjebol gawang David de Gea. Pertandingan bubar dengan kekalahan 1-3 Setan Merah dari Crystal Palace.

Dan berikut beberapa fakta dibalik kekalahan The Red Devils dari Crystal Palace:

David de Gea Tetap Kiper Utama MU

Kiper asal Spanyol itu banyak mendapat sorotan pada musim lalu. Hal ini terjadi setelah De Gea kerap bikin blunder yang sangat merugikan tim. Kembalinya Dean Henderson dari masa pinjamannya di Sheffield United, membuat posisi De Gea di starting IX semakin terancam.

Beberapa penampilan De Gea bersama Timnas Spanyol sangat meyakinkan selama jeda internasional. Hal ini tampaknya membuat De Gea mendapatkan kepercayaan kembali dari manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer setidaknya untuk awal musim baru.

Penjaga gawang 29 tahun itu telah melakukan beberapa penyelamatan cerdas, termasuk tendangan penalti. Namun dia masih kebobolan 3 gol. Ke depannya, De Gea harus memperbaiki kesalahan dari penampilannya, jika dia ingin mempertahankan tempatnya di lineup awal Manchester United.

Fakta dibalik kekalahan 1-3 MU dari Crystal Palace

Crystal Palace Terlihat Lebih Terorganisir

Crystal Palace memasuki musim baru dengan hampir seluruh pemainnya dibekap cedera. Tentu hal ini mengacaukan performa terbaiknya, meski mampu mengalahkan Southampton 1-0 di pertandingan pembukaan Liga Premier.

Kemenangan melawan MU ini membuktikan bahwa, kemenangan pada hari pembukaan mereka bukanlah kebetulan. Palace kelihatannya mengulangi trik yang digunakan saat melawan Southampton, untuk mengalahkan Manchester United. Yakni dengan menampilkan permainan yang tegas.

Seperti saat melawan Southampton, Palace membiarkan lawan untuk mendominasi bagian besar dari penguasaan bola. Sementara mereka lebih fokus untuk menjaga permainan, dan membuat lawan frustasi dengan pertahanan mereka yang solid, terutama setelah mereka memimpin pertandingan.

Penampilan Palace terlihat lebih mengesankan. Meski faktanya, mereka kehilangan pemain seperti Gary Cahill, Scott Dann, James Tomkins dan Patrick van Aanholt karena cedera. Sehingga menurunkan performa di lini belakang, yang hampir tidak pernah bermain bersama sebelumnya.

Man United Tampil Loyo di Pembukaan Musim

Manchester United dan Manchester City absen dari pertandingan putaran pertama di musim baru Liga Premier, setelah mereka diberikan cuti tambahan menyusul eksploitasi di kompetisi Eropa musim lalu.

Meski demikian, kurangnya persiapan pramusim terlihat jelas di jajaran skuad Man United. Tim terlihat sangat ceroboh dalam penguasaan bola dan terlihat jauh dari kecepatan sejak awal. Mereka banyak kehilangan penguasaan bola, dan para pemain kerap melakukan kesalahan tekel. Sementara lawan mereka terlihat dalam ritme yang jauh lebih baik.

Man United berharap untuk bisa menemukan kembali performa terbaiknya dengan cepat, karena pertandingan sangat padat musim ini.

Fakta dibalik kekalahan 1-3 MU dari Crystal Palace

MU Sangat Butuh Penyegaran Skuad

Ole Gunnar Solskjaer pasti akan memperkuat skuadnya setelah penampilan yang mengecewakan. Meskipun wabah berdampak pada pendapatan klub sepak bola di seluruh dunia [klub Liga Premier khususnya], namun hal ini telah menunjukkan bahwa masih banyak pundi-pundi kolektif yang disimpannya.

Klub seperti Chelsea, dan baru-baru ini Liverpool, telah membuat kesepakatan pemain baru ke skuad mereka. Tetapi Setan Merah malah tidak aktif di pasar transfer.

Musim panas ini, pemain asal Belanda Donny van de Beek menjadi satu-satunya pemain tambahan di skuad MU. Yang tampaknya fisiknya sudah terkuras menjelang akhir musim lalu.

Tampil ceroboh saat melawan Crystal Palace, semakin mempertinggi kebutuhan akan perombakan skuad yang lebih besar di tubuh MU. Dimana hal ini berisiko pemain mengalami kelelahan bahkan di awal musim ini, jika mereka gagal mendapatkan lebih banyak pemain baru.

Debut Donny van de Beek yang Mengesankan

Satu-satunya hal positif yang bisa diambil dari penampilan menyedihkan MU di laga pembuka ini adalah, penampilan luar biasa yang ditunjukkan pemain baru Donny van de Beek. Dia bangkit dari bangku cadangan untuk menggantikan Paul Pogba di babak kedua. 

Mantan gelandang Ajax itu tak butuh waktu lama untuk beradaptasi dan langsung terlibat dalam gerakan passing The Red Devils di dalam dan sekitar area penalti Crystal Palace.

Van de Beek kemudian menutup debutnya dengan gol yang luar biasa. Performa menjanjikan dari pemain asal Belanda itu membuat Solskjaer semakin kesulitan untuk mencari cara bagaimana menurunkannya, sementara Paul Pogba dan Bruno Fernandes berada di lapangan pada saat yang sama.

Be the first to comment

Leave a Reply