Gabriel Magalhaes Resmi Gabung Arsenal

Gabriel Magalhaes resmi gabung Arsenal
Gabriel Magalhaes resmi gabung Arsenal

RiderTua.com – Deal! Gabriel Magalhaes resmi gabung Arsenal… The Gunners sangat terkesan dengan penampilan bek asal Brasil ini selama membela tim Prancis Lille. Pemain 22 tahun itu adalah pemain jebolan akademi yang sama dengan Eden Hazard dan Nicholas Pepe. Pemain muda luar biasa ini mengidolakan seniornya sesama dari Brasil, Neymar.

Deal! Gabriel Magalhaes Resmi Gabung Arsenal

Dilansir dari The Sun (Sport), kini Arsenal berhasil mengamankan jasa Magalhaes dengan biaya transfer mencapai 27 juta poundsterling. Tak mudah bagi The Gunners untuk mendapatkannya. Mereka harus bersaing dengan Chelsea, Manchester United dan beberapa klub elit lain.

Frank Lampard terkesan dengan penampilan Magalhaes, saat The Blues menghadapi Lille di Liga Champions. Dan langsung memasukkannya ke dalam daftar belanja di musim panas ini. 

Seperti Eden Hazard dan Nicolas Pepe, Magalhaes telah mempelajari keahlian bermain sepakbola-nya di akademi terkenal Lille. Namun, aneh bagi seorang bek, dia malah tumbuh sebagai seorang penyerang yang mengidolakan Neymar.

Gabriel Magalhaes resmi gabung Arsenal

Dari Brasil ke Prancis

Gabriel Magalhaes berasal dari Sao Paulo, Brasil. Bek tengah yang terkenal dengan tendangan kaki kiri itu memulai karir mudanya di divisi dua, Avai FC. Dia melakukan debutnya pada usia 18 tahun, dan bermain 21 kali untuk klub sebelum dia tersingkir dengan ketidakjelasan.

Beradaptasi dengan lingkungan barunya, Magalhaes menghabiskan satu tahun bermain dengan tim ‘B’ Lille, sebelum dia dimasukkan ke dalam tim utama.

Namun, hal itu dinilai terlalu dini untuk wonderkid yang menjanjikan ini. Dan dia pun dikirim dengan status pinjaman untuk menemukan penampilan terbaiknya di tempat lain, dan mendapatkan pengalaman bermain yang berharga.

Troyes dan Dinamo Zagreb 

Perpindahannya dari Lille dianggap sebagai jalan terbaik bagi Magalhaes. Tetapi ternyata tidak berjalan seperti harapan. Dia bekerja keras di Troyes klub dari divisi dua Prancis, bermain hanya sekali di tim utama dan 5 kali bersama tim ‘B’.

Kemudian Magalhaes pindah ke Dinamo Zagreb, di mana penampilannya sama sekali tidak mengesankan. Tampaknya, performa Magalhaes telah mengalami penurunan.

Penebusan di Lille

Saat kembali dari masa peminjaman, Magalhaes masih memiliki sisa kontrak di Lille. Dia pun diberi kepercayaan masuk skuat untuk musim 2018/19. Saat bek tim utama, Adama Soumaoro mengalami cedera pada Februari 2019, Lille memberinya kesempatan untuk menggantikannya. Dan dia menerimanya dengan senang hati.

Sejak saat itu, bintang setinggi 6 kaki 4 inci itu terlihat solid dan tenang. Dia selalu menjaga posisinya di jantung pertahanan Lille.  Dia berkata “Saya butuh beberapa saat untuk terbiasa dengan hal-hal di Lille, itu sangat sulit.” 

“Hari ini saya bahagia. Pelatih menunjukkan kepada saya bahwa saya penting bagi tim, saya memiliki tanggung jawab. Lille adalah rumah saya sekarang.”

Gabriel Magalhaes resmi gabung Arsenal

Dilirik Raksasa Liga Premier

Sejumlah raksasa Liga Premier dikabarkan telah tertarik dengan fisik Magalhaes.  Hal yang tak mengherankan memang, dia membuat 24 starter di Ligue 1 dan 6 di Liga Champions musim lalu.

Dia pernah bermain bersama mantan bintang Southampton, Jose Fonte. Dan dia belajar dari pemain asal Portugal yang sarat pengalaman itu. Mungkin dia juga telah mengambil beberapa tip, tentang bagaimana rasanya bermain di Liga Premier.

Sosok yang Mengesankan

Magalhaes bukan hanya ancaman di daerahnya sendiri, tapi dia juga menjadi ancaman di lini tengah lawan. Dia memenangkan 64 persen pertempuran udara, dan ketenangan dalam penguasaan bola sangat luar biasa.

Pemilik Lille, Gerard Lopez terkenal sebagai bos yang sulit untuk diajak tawar-menawar. Dan banderol yang dia patok untuk Magalhaes sebesar 27 juta poundsterling, juga tak dapat diutak atik. Dia ingin mendapatkan biaya transfer yang besar untuk pemain top seperti Eden Hazard dan Nicholas Pepe. Dan dia tidak terkejut dengan kemajuan yang dicapai Magalhaes.

Dia berkata, “Saya tidak heran dengan evolusinya dalam waktu sesingkat itu. Satu-satunya cara untuk menetaskan bakat adalah dengan memberi mereka pertandingan. Gabriel memiliki kesempatan untuk mengikat mereka. Kami lupa bahwa dia adalah kapten Timnas Brasil U19, ketika dia mendarat bersama kami.”

 

Be the first to comment

Leave a Reply