Mourinho Tidak Kehilangan Kualitasnya

Mourinho Tidak Kehilangan Kualitasnya
Mourinho Tidak Kehilangan Kualitasnya

RiderTua.com – Bola – Ricardo Carvalho meyakini jika Jose Mourinho suatu saat akan kembali ke posisinya sebagai salah satu pelatih sepakbola terbaik di dunia. Carvalho juga menegaskan bahwa Mourinho tidak kehilangan kualitasnya meski bersama Tottenham Hotspur dia belum meraih apa-apa.

Mourinho Tidak Kehilangan Kualitasnya

Dilansir dari Marca, lebih lanjut mantan pemain bek tengah itu mengatakan bahwa Mourinho harus menerima kekuatan yang dimiliki para pemain sepakbola saat ini.

Surat kabar L’Equipe pernah menyatakan jika manager Tottenham itu telah kehilangan daya magisnya, namun Carvalho tidak setuju dengan pernyataan itu.

Kepada Daily Mail, dia berkata “Kurasa dia tidak kehilangan kualitasnya. Saya pikir sepak bola sekarang sangat berbeda. Para pemain telah berubah dan mereka memiliki kekuatan yang lebih besar.”

“Para pemain mengubah cara mereka bertindak dan Mourinho sekarang harus menerima apa adanya. Kadang-kadang, masalah datang dari cara para pemain tidak menerima siapa dia.”

“Dia seperti itu karena dia ingin berprestasi dan ingin memenangkan trofi. Anda harus menerima cara kerja Mourinho.”

“Jadi, saya pikir dia tahu caranya sendiri dan dia sukses setiap tahun. Saya pikir ini merupakan masalah waktu dan kemudian dia akan mendapatkan hasil.”

Mourinho Tidak Kehilangan Kualitasnya
Mourinho Tidak Kehilangan Kualitasnya

Karakter Mourinho

Jose Mourinho adalah manager yang dikenal punya karakter dengan gaya  bicara blak-blakan, bahkan sering menimbulkan kontroversi. Dia bukan tipe orang yang selalu berhati-hati dalam berkomentar. Kata-katanya sering kali bikin panas kuping yang mendengar.

Dia tak pernah segan mengkritik para pemainnya meski di hadapan publik. Jelas, tak semua pemain mau menerima kritikan pedas yang disampaikannya secara terbuka seperti itu. Ini tentu merupakan hal yang memalukan bagi pemain.

Namun Mourinho memberi alasan kenapa hal itu dia lakukan. Dia mengatakan jika menggunakan sisi psikologis untuk melecut semangat pemainnya. Dimana hal tersebut juga dia lakukan saat memberikan tekanan terhadap lawan. Satu di antaranya dengan melontarkan kritikan secara terang-terangan. 

Bahkan taktik ini sudah menjadi ciri khasnya sebagai pelatih handal. Taktik ini dia pakai saat melatih Porto, Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, Manchester United, dan juga di Tottenham Hotspur. Bahkan, dia pernah mengakui strateginya itu secara terbuka pada 2014. 

“Semua yang saya katakan dan lakukan adalah permainan pikiran (perang urat syaraf). Satu-satunya yang bukan mind games adalah hasil di lapangan,” kata Mourinho. 

Mourinho Tidak Kehilangan Kualitasnya
Mourinho Tidak Kehilangan Kualitasnya

Ricardo Carvalho 

Pemain ini adalah salah satu pemain yang menerima kritikan pedas dari sang manager. Penampilan Carvalho sempat membuat Mourinho kecewa. Pelatih asal Portugal itu berkata, 

“Ricardo Carvalho sepertinya punya masalah dalam memahami sesuatu. Mungkin dia harus menjalani tes IQ, atau pergi ke rumah sakit mental atau sesuatu yang lain.”

Setelah kejadian itu, Carvalho harus dipinggirkan pada laga pertama musim 2005-06. Tapi kemudian dia berusaha bekerja keras untuk kembali ke skuat utama Jose Mourinho.

Anehnya Carvalho malah terus mengikuti Mourinho saat dia memutuskan untuk pindah ke Real Madrid. Dia tercatat telah bekerja sama dengan sang pelatih di tiga klub berbeda, yaitu Chelsea, Real Madrid, dan Porto. 

Be the first to comment

Leave a Reply