Mengenakan Jersey Real Madrid Menjadi Beban Tersendiri Bagi Eden Hazard

RiderTua.com – Bola – Fabio Capello percaya bahwa mengenakan jersey Real Madrid menjadi beban tersendiri bagi Eden Hazard. Hal ini terbukti, musim debutnya di Santiago Bernabeu tak berjalan semestinya.

Baca juga: Data Statistik di Balik Kesuksesan Real Madrid Menjadi Juara Laliga Musim Ini

Mengenakan Jersey Real Madrid Menjadi Beban Tersendiri Bagi Eden Hazard

Dilansir dari Sportskeeda, mantan pemain sayap Chelsea itu memutuskan untuk pindah ke Spanyol dan bergabung dengan Real Madrid menjelang musim 2019/20 lalu. Waktu itu, biaya transfer pemain asal Belgia ini mencapai 100 juta euro.

Iker Casillas Dulu Dibuang Real Madrid Tapi Kini Dipungut Lagi

Namun sayang, cedera merusak musim debutnya di Spanyol. Dia hanya memainkan 14 pertandingan di awal musim dari 16 penampilan Madrid di Laliga. Pemain 29 tahun itu hanya mencetak 1 gol dan 3 assist saja musim ini.

Torehan ini tentu mengecewakan. Dimana saat masih membela Chelsea, dia berhasil membukukan 16 gol dan 15 assist dalam 37 pertandingan di Liga Premier.

Mantan pelatih Real Madrid, Fabio Capello kepada Marca mengatakan “Tentu saja, tidak sama ketika dia di Chelsea. Dia telah dibekap cedera untuk waktu yang lama, dia belum bisa beradaptasi.”

“Saya selalu menganggapnya sebagai pemain hebat. Tapi mari kita perjelas, mengenakan jersey Real Madrid sangat berat dan Hazard telah tenggelam tahun ini. Jelas bahwa musim depan akan jauh lebih baik.”

Musim yang Berat

Hazard sendiri mengakui hal itu. Dia berkata “Musim ini terburuk dalam karir saya”. Meskipun Madrid telah berhasil meraih gelar juara Laliga musim ini.

Kesuksesan Madrid itu sebagian besar karena permainan juos pemain depan Karim Benzema. Pemain asal Prancis ini berada di urutan kedua, di belakang Lionel Messi, dalam perhitungan Pichichi (top scorer) setelah mencetak 21 gol untuk Laliga musim ini.

Kepemimpinan Benzema atas serangan Madrid sangat berharga. Mengingat Hazard bukan satu-satunya penyerang yang berjuang untuk mendapatkan performa terbaiknya.

Striker lainnya juga ikut berkontribusi untuk penghitungan gol. Termasuk Gareth Bale, Rodrygo, Vinicius Junior dan Luka Jovic. Mereka mampu menyarangkan 9 gol.

Capello tak segan memberi pujian untuk Benzema. Menurutnya, dia adalah seorang striker yang ‘sensasional’. Penyerang asal Perancis itu bergabung dengan Madrid pada 2009 dari Lyon. Dan menjelang usia 30, dia semakin tokcer.

Lebih lanjut Capello berkata, “Benzema telah menjadi patokan bagi Real Madrid. Tidak diragukan lagi, dia yang terbaik. Dia telah mengambil tanggung jawab yang tidak dia miliki, ketika masih bersama Cristiano Ronaldo. Bagi saya, ini adalah musim terbaik sejak dia tiba dari Lyon.”

Be the first to comment

Leave a Reply