Data Statistik di Balik Kesuksesan Real Madrid Menjadi Juara Laliga Musim Ini

Real Madrid masih menyimpan harta karun mereka

RiderTua.com – Bola – Karim Benzema menjadi pahlawan bagi Los Blancos di laga kemenangan 2-1 atas Villareal pada Kamis 16/7/20 (Jumat dini hari WIB). Dengan kemenangan ini, pasukan Zinedine Zidane pun dinobatkan sebagai juara Laliga musim 2019/20. Dan inilah data statistik di balik kesuksesan Real Madrid menjadi Juara Laliga musim ini yang berhasil dirangkum.

Baca juga: Simalakama, Niat Hengkang dari Real Madrid, Bale Diikat Rp 1,6 Triliun!

Data Statistik di Balik Kesuksesan Real Madrid Menjadi Juara Laliga Musim Ini

Berdasarkan data statistik yang dilaporkan OPTA, Sportskeeda mencatat jika sebelum kompetisi terhenti pada Maret 2020 lantaran berkecamuknya wabah di seluruh dunia, Madrid masih membuntuti di belakang Barcelona dengan terpaut 2 angka.

Namun sejak restart, skuat racikan Zidane ini tampil mengesankan dalam 10 pertandingan terakhir mereka. Dan di pekan ke-37, mereka berhasil mengamankan gelar Laliga musim ini. 

Data Statistik di Balik Kesuksesan Real Madrid Menjadi Juara Laliga Musim Ini

Gelar Laliga ke-34 Kali

Real Madrid mengklaim jika gelar Juara Laliga yang berhasil mereka rengkuh musim ini adalah gelar ke-34. Dimana hal ini setara dengan tingkat keberhasilan 38 persen dalam sejarah 89 tahun Laliga.

Madrid telah memenangkan Laliga 8 kali lebih banyak dibanding tim manapun. Sementara Barcelona hanya 26 kali dan Atletico Madrid hanya 24 kali.

Sejarah Kepelatihan

Zinedine Zidane kini telah membawa Madrid meraih 11 tropi bersama klub. Dia akan menyamai catatan Miguez Munoz sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah mereka. Pelatih asal Prancis itu telah bergabung dengan Fabio Capello (1996-97 dan 2006-07) dan Luis Molowny (1977-78, 1978-79, dan 1985-86) sebagai bos Madrid yang memenangkan gelar LaLiga.

Mendominasi Clasico dan Derbi

Hebatnya, Madrid terhindar dari kekalahan dan tidak kebobolan gol dalam dua pertandingan LaLiga melawan Barcelona musim ini.  Ini pertama kali mereka melakukannya sejak musim 1974/75 di bawah kepelatihan manager Milan Mijanic.

Mereka juga tidak terkalahkan saat melawan Atletico Madrid dan mengklaim sepasang shutouts. Hal ini menjadikannya musim LaLiga pertama di mana mereka tidak kebobolan gol di baik El Clasico atau El Derbi.

Data Statistik di Balik Kesuksesan Real Madrid Menjadi Juara Laliga Musim Ini

Kekuatan Tim

Pertahanan yang kuat telah menopang keberhasilan Madrid musim ini. Mereka berada di ambang mencetak rekor klub, untuk rekor kebobolan gol paling sedikit dalam 38 pertandingan LaLiga musim ini. Catatan terbaik mereka sebelumnya adalah 26 laga pada musim 1987/88.

Mereka juga membutuhkan satu clean sheet lagi untuk mencatat 20 clean sheet dalam satu musim untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Itu bukan satu-satunya pencapaian mengesankan bagi penjaga gawang, Thibaut Courtois. Sebelumnya Francisco Buyo (musim 1977/78) telah melakukan 18 clean sheet dan menjadi yang terbanyak oleh kiper Madrid dalam satu musim.

Kiper asal Belgia itu telah menyelamatkan 26 tembakan tepat sasaran dari luar area di LaLiga musim ini. Setidaknya sejak 2003/04, tidak ada tim yang ada menyelesaikan musim tanpa kebobolan gol dari luar kotak seperti mereka.

Rekor Gol

Madrid telah menurunkan 26 pemain musim ini dan 21 di antaranya telah mencetak gol paling banyak dalam satu musim LaLiga di abad ke-21. Kapten tim sekaligus bek tengah Sergio Ramos, telah mencetak 10 gol, 6 diantaranya dari titik penalti.

Dan jika dia mencetak gol lagi, otomatis akan mencetak rekor gol terbaik yang dicetak oleh pemain bek sejak pergantian abad milenium. Karim Benzema juga meningkatkan permainannya sejak kembalinya Zidane ke Santiago Bernabeu. Dia telah melampaui 20 gol di musim ini untuk pertama kalinya.

Be the first to comment

Leave a Reply