Sebulan Lalu Orang Ini Bicara dengan Marquez, Meninggal akibat Corona, Apa Pesan Terakhirnya?

Selain meninggalnay Tomas Diaz-Valdes, Berita duka lainnya juga datang dari dunia balap Spanyol. Mela Chcoles, ayah Óscar Haro, direktur olahraga LCR Honda, juga meninggal karena virus corona.

RiderTua.com – Berita duka ini sangat mengejutkan juara dunia Marc Marquez. Tomas Diaz-Valdes meninggal kemarin (20/03) pada usia 78 tahun di rumah sakit Madrid karena komplikasi kesehatan yang disebabkan oleh penyebaran virus corona. Dia adalah “guru balap” dari legenda Spanyol, Angel Nieto. Dimana hingga akhir hayatnya Tomas Diaz-Valdes Heras adalah seorang jurnalis olahraga motor dari surat kabar berbahasa Spanyol, AS.com. Sebulan lalu orang ini bicara dengan Marquez, meninggal akibat Corona, apa pesan terakhirnya?

Sebulan Lalu Orang Ini Bicara dengan Marquez, Meninggal akibat Corona, Apa Pesan Terakhirnya?

Tomas Diaz-Valdes

Apa Pesannya?

Kenapa meninggalnya orang ini begitu mengejutkan Marc Marquez?.. Tak lain dia sangat mengenal sosok Tomas. Dia juga baru sebulan yang lalu berbicara dengannya di kampus Repsol.. Dan ingat pesan terakhirnya Marquez mengatakan:

“R.I.P Tomás Díaz karena coronavirus. Saya tidak akan pernah melupakan pembicaraan terakhir kami di kampus Repsol sebulan yang lalu. Saya ingat ungkapan yang Anda katakan kepada saya seolah-olah itu kemarin ‘Nikmati hasrat Anda dan buat kami menikmati‘. Jadi saya akan melakukan (pesan-nya). Beristirahatlah dengan tenang!! ” kata Marquez..

Pada 1960-an, Tomas Diaz-Valdes Heras, berkompetisi sebagai pembalap amatir ketika masih muda. Kemudian mulai membantu Angel Nieto yang saat itu belum dikenal. Dimana saat itu dia muncul di dealer Derbi de Vallecas. Sejak saat itulah, Nieto mengikuti jejaknya, Diaz-Valdes menempatkan mekaniknya untuk mengikuti Nieto setiap saat..

Dunia Balap Spanyol Berduka

Berita duka lainnya juga datang dari dunia balap Spanyol. Mela Chcoles, ayah Óscar Haro, direktur olahraga LCR Honda, juga meninggal karena virus corona. Selain itu pembalap Ducati asal Spanyol, Tito Rabat juga kehilangan kakek-neneknya. Seperti dilansir Motorsport.com, Pada hari Selasa, kakeknya, Rosendo Rabat meninggal pada usia 90 tahun, akibat penyakit yang lama. Dan hari Jumat neneknya, Rosa Sabater meninggal di Barcelona.

Update situasi yang sedang dialami Spanyol akibat COVID-19, hingga kemarin penyakit ini telah menewaskan 1.043 orang Spanyol, selain menginfeksi lebih dari 20.000 orang.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP 10):

  1. Selamat Jalan Indy Munoz, Pembalap Cantik Ini Meninggal dalam Kecelakaan Tragis
  2. Kenapa Rossi Sebut Baju Balap Honda-nya Ini Aneh?
  3. ‘Luka Lama’ Rossi dan Marquez di 2015 Diungkit Mantan Bos Honda Ini
  4. Ketika Senjata Eksotis Ducati ‘Desmodromic Valve Control’ Dibungkam!
  5. Livio Suppo: Honda Tidak Sopan Terhadap Alex Marquez dan Pedrosa Terlihat Aneh di KTM
  6. Diiringi Tangis Haru, Lahirnya Pahlawan Baru Jepang di MotoGP Qatar: Tetsuta Nagashima!
  7. Starting Grid MotoGP Qatar 2020 [Jika Tidak Dibatalkan]
  8. Jangan Pernah Anggap Remeh, Valentino Rossi Masih Bisa Podium di MotoGP 2020
  9. Superbike Vs MotoGP, Jonathan Rea Marah, Dorna Sebut WSBK Hanyalah Divisi Kedua!
  10. Pede Banget Samakan dengan Yamaha, Zarco Berujar Ducati Berpotesi Naik Podium

Be the first to comment

Leave a Reply