Hilang Tak Bercari, Yamaha Tak Pedulikan Jonas Folger Lagi, Audisi 3 Rider Berbaju Hitam!

RiderTua.com – Pembalap MotoGP asal Jerman Jonas Folger ditolak oleh Yamaha. Meskipun sudah ada pembicaraan secara lisan sebelumnya dengan pihak Yamaha. Jonas Folger berharap untuk terus memainkan peran sebagai tes rider MotoGP di Yamaha, mencari kemungkinan kembalinya sebagai pembalap penuh waktu di kelas utama. Hilang tak bercari, Yamaha tak pedulikan Jonas Folger lagi, audisi 3 rider berbaju hitam!

Hilang Tak Bercari, Yamaha Tak Pedulikan Jonas Folger Lagi

Folger memastikan bahwa dia telah menolak tawaran untuk berlaga di Moto2 dan Kejuaraan Dunia Superbike tahun 2020. Sebagai gantinya dia berharap ada pembicaraan lanjutan dengan Yamaha. Pembicaraan sudah hampir mendekati nyata, sampai satu minggu yang lalu Folger mendengar strategi yang berbeda dari pabrikan Jepang itu.

Akibat Penyakit Kronis Jonas Folger Berhenti Membalap

Kaget dengan Keputusan Yamaha

“Berita buruk ini mengejutkan saya. Saya memiliki perjanjian lisan bahwa Yamaha ingin melanjutkan dengan saya dan bahkan memperluas proyek ini. Kami sudah berbicara tentang seperti apa rencana tes dan misi lainnya. Tapi kemudian tiba-tiba muncul penolakan, meskipun saya berjanji bahwa saya harus segera menerima kontrak. Saya diberitahu bahwa telah diputuskan untuk membiarkan program tes dijalankan secara eksklusif oleh pembalap Jepang lagi.” kata Folger.

Dengan keputusan ini artinya Folger akan menganggur untuk waktu yang lama. Kekecewaan yang mendalam baginya, karena dia sudah berharap sepenuhnya pada proyek ini dan membatalkan semua pilihan lain untuk tahun depan ( Moto2 dan WSBK). Tidak ada banyak pilihan yang masuk akal di akhir ini buat Folger.

Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing, tidak setuju dengan pernyataan yang dibuat oleh Folger. “Tidak pernah ada komitmen pasti untuk 2020.”

Audisi 3 Rider Berbaju Hitam

Meskipun demikian, dua minggu yang lalu Folger masih termasuk di antara para kandidat tes rider Yamaha. Johann Zarco mengesampingkan Yamaha dan memilih Honda. Apakah dia masih menjadi pesaing, setelah ada berita kepastian masa depan Lorenzo? tidak bisa diperkirakan. Kemudian ada tes rider Aprilia saat ini Bradley Smith yang tertarik pada pekerjaan di Yamaha sebagai pembalap uji. Smith mengendarai M1 selama empat tahun di Tech3-Yamaha hingga akhir 2016. Ketiga orang tadi pernah memakai baju balap hitam Yamaha di tim Tech3..

Kolaborasi antara Folger dan Yamaha tidak pernah berjalan mulus. Pembalap Jerman itu kecewa karena dia memiliki sedikit kesempatan untuk membalap lagi. Cita-nya untuk misi wildcard pupus. Dia tidak pernah memiliki misi sebagai pembalap di lintasan sesuai harapannya. Padahal kemampuannya geber Yamaha M1 termasuk paling cemerlang, datanya pernah dipakai tim pabrikan (Rossi dan Vinales) dalam balapan seri Sachsenring Jerman 2018.. Kenapa Yamaha menolaknya? Apakah Yamaha masih berharap dengan Johann Zarco?

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Iker Lecuona: Super-Rookie Jelmaan Casey Stoner dan Anti-Marquez, Waspadalah !
  2. Respon Kritikan Pedas Crutchlow: Masa Depan Honda adalah Zarco Bukan Cal Crutchlow !
  3. 3 Alasan Kenapa Yamaha ‘Semakin di Depan’, Nomor 3 Keajaiban !
  4. Hari Ini Dani Pedrosa Raih Kemenangan ke-23 di Tim Movistar Honda
  5. Di Usia 40 Tahun Raih Rekor ‘Best Race Lap’ MotoGP Sepang 2019

Be the first to comment

Leave a Reply