[GP MISANO] HRC Salah strategi ..? Lorenzo Tak terbendung Rossi Podium..

Tanda tanda tidak bagus mulai terjadi. Saat awal terlihat dani mengalami kendala harus didorong motornya..dan penggantian motor membuat dia harus start dari belakang..dan itu awal bencana…dibarisan belakang banyak motor lambat..rentan kesenggol dan terhambat laju motornya… mungkin karena Dani merasa startnya bagus sehingga terlihat begitu yakin bisa mengejar dari belakang…

Namun nasib mengatakan lain…dani diseruduk dari belakang oleh rider lain dan harus absen kali ini…. dan Lorenzo pun melaju tak terbendung..karena memang rival tangguh cuma dani… Rossipun kali ini fantastis dengan racikan motor barunya sabet podium dua setelah melaju konsisten dibelakang lorenzo..dan Bautista menjejak podium pertamanya dengan RCV…

Posisi/ Name /Team/Gap First
1/LORENZO /Yamaha Factory Racing/Lap 27
2/ROSSI /Ducati Team/+4.398
3/BAUTISTA /San Carlo Honda Gresini/+6.055
4/DOVIZIOSO /Monster Yamaha Tech 3/+6.058
5/SPIES /Yamaha Factory Racing/+7.543
6/BRADL /LCR Honda MotoGP/+13.272
7/HAYDEN /Ducati Team/+40.907
8/REA /Repsol Honda Team/+43.162
9/DE PUNIET /Power Electronics Aspar/+1:09.627
10/PIRRO /San Carlo Honda Gresini/+1:13.605
11/EDWARDS /NGM Mobile Forward Racing/+1:16.695
12/HERNANDEZ /Avintia Blusens/+1:19.073
13/ELLISON /Paul Bird Motorsport/+1:19.408

Related Articles

29 COMMENTS

  1. Yang lucu dari balapan itu di seragam balapnya alvaro bautista ternyata ada stiker namanya dan lepas sampe ‘klewer2’
    coba kalo lepas kena helmnya bradl, apa nda bingung tuh

  2. Masao Furusawa memang ajib dah!!!
    Setelah ke Italia atas undangan Preziosi dan berdiskusi mengenai caranya mengembangkan motor (yang ternyata sangat berbeda dibandingkan Preziosi!) di bulan July 2012 lalu, Desmosedici versi terupdate yang dipakai Rossi di seri Misano barusan langsung bertaji dan finish runner up!
    Walaupun Pedrosa DNF, fakta bahwa Rossi hanya tertinggal 4.398 detik dari Lorenzo adalah indikasi nyata membaiknya performa Desmosedici.

    Salah satu hal menarik mengenai pendekatan Furusawa:
    Preziosi & teknisi Ducati selalu mengukur dan merancang suspensi dengan mengacu ke tingkat kekakuannya.
    Pendekatan Furusawa berbeda, beliau melakukan pendekatan melalui frekuensi ayunan suspensi.
    Pendekatan paling populer sejak Furusawa mengembangkan M1 yang gw masih ingat adalah bagaimana dia memandang chassis sebagai bagian dari suspensi.
    Terutama saat motor dalam posisi miring di tikungan, menurutnya peranan chassis dalam meredam getaran lebih signifikan daripada per & shockbreaker.
    Kalau tidak salah Furusawa memperkenalkan istilah “turn-flex” untuk teknik perancangan chassisnya.

    Lebih lengkapnya apa saja yang Furusawa lakukan dan diskusikan dengan crew Ducati selama kunjungannya ke Italia bisa di baca di link ini: http://www.motomatters.com/interview/2012/08/21/masao_furusawa_interview_on_visiting_ita.html

    Sayangnya Rossi keburu memutuskan kembali ke Yamaha.
    Seandainya tetap di Ducati, tahun depan akan ada perang segitiga pabrikan.

  3. Salut sama tim Yamaha!
    Saat lihat Pedrosa terjatuh di seruduk Barbera, crew pit tim Yamaha ramai-ramai mengangkat tangan dengan ekspresi kecewa.
    Benar-benar tim dengan sportifitas tinggi dan memiliki spirit untuk bersaing secara fair!

  4. selamat buat hohehoheho,anda tetep lebih beruntung selain anda memang hebat,tetep jos buat bautista,layak dapat kontrak baru dari gresini,seharusnya klo bisa bradl yg naik motor stoner n rea cukup naik motor bradl,mungkin bral bisa kasih perlawanan ma hohe,minimal di separuh balapn,rea naik motor satelit pun mungkin juga tetep lumayan,n buat rosi jos sayang taundepan dah balik kandang,

  5. lorenso kalo uda di depan ma, di depen mulu kagak bakalan tersusul. Bikin suasana balapan jadi monoton alias gak seruuuu… 🙂
    Mungkin akan beda di tahun depan dengan pindahnya rosi ke yamaha, setidaknya ada yang menggantikan stoner untuk bisa melawan si biru ini. 🙂

Leave a Reply to paedhimas Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page